MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 06 September 2017 00:15
MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

Gubernur Sarankan Tenaga Kerja Asing Diatur

BAHAS INVESTASI: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

PROKAL.CO, align="left">TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa (5/9), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pun menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri dan dihadiri Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Pada rapat tersebut, dibahas mengenai fokus progres belt and road initiative (BRI) Indonesia – Tiongkok di Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Bali. Dari empat lokasi itu, di Kaltara akan dikembangkan investasi pembangunan sektor perkebunan, hydro power, serta pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, kabupaten Bulungan. Termasuk rencana pembangunan kilang minyak.

Dari paparan yang disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, ada beberapa program di Kaltara yang akan masuk BRI Indonesia - Tiongkok. Di antaranya pusat kegiatan strategis nasional (PKSN) di Nunukan yang meliputi pelayanan lintas batas negara, pertahanan dan keamanan, pariwisata, perkebunan, perikanan dan pertambangan.

Selain itu, rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tarakan yang di dalamnya meliputi pariwisata, kehutanan, perkebunan, dan pertambangan. Termasuk kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Taman Nasional Kayan Mentarang, serta PSN KIPI Tanah Kuning. Dari semua program rencana kerja sama investasi Tiongkok di Kaltara, diperkirakan nilai investasinya sebesar USD 45,98 miliar.

Dikatakan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dari program-program tersebut diutamakan tiga kegiatan prioritas, dengan nilai investasi mencapai USD 26 miliar. Yakni, pembangunan kawasan industri alumina USD 7,0 miliar. Pembangunan PLTA di Sungai Kayan Bulungan dengan investasi USD 17,30 miliar, serta KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi dengan investasi USD 1,68 miliar.

“Kaltara juga masuk tim kerja atau working group II yang diketuai oleh Menteri Perindustrian," ungkap Irianto melalui rilis yang diterima Bulungan Post, kemarin.

Dia juga mengatakan, pada rapat tersebut telah memberikan masukan agar ada skema joint venture antara perusahaan Indonesia dengan RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Skema tersebut, lanjutnya, untuk mendorong transparansi pengembangan ekonomi dan investasi di Indonesia.

"Selain itu, perlu diatur dengan sebaik-baiknya mekanisme penggunaan tenaga kerja asing asal RRT,” ungkapnya.

Untuk diketahui, beberapa menteri yang hadir di rapat koordinasi tersebut yaitu Menteri PPN Bambang Brodjonegoro, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara, Kepala BKPM Thomas T Lembong, serta para pejabat kementrian terkait. (fen)


BACA JUGA

Rabu, 13 September 2017 11:46

Eksploitasi Kepiting Berdampak ke Budidaya Soka

TARAKAN – Penangkapan atau eksploitasi kepiting besar-besaran, terutama kepiting bertelur untuk…

Selasa, 12 September 2017 12:06

Pembudidaya Rumput Laut Gelisah

TARAKAN – Sejumlah pembudidaya rumput laut di kawasan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur sedang…

Minggu, 10 September 2017 13:38

Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor…

Sabtu, 09 September 2017 12:24

Pilih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Pasar Induk Tanjung Selor yang berada di Jalan Sengkawit, belum terlihat rapi…

Jumat, 08 September 2017 12:10

Maksimalkan PAD, UPT BPPRD Tarakan Jemput Bola

TARAKAN –  Memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor,…

Jumat, 08 September 2017 11:41

Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan.…

Rabu, 06 September 2017 00:39

Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli…

Rabu, 06 September 2017 00:15

MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa…

Rabu, 06 September 2017 00:12

Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu

TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan…

Senin, 04 September 2017 00:26

Tekan Harga di Perbatasan, Bangun Toko Indonesia

TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan.…

Pengurangan Kuota Tabung Melon Hanya Isu

Tarif Peti Kemas Masih Normal

Harga Normal, Pasar Induk Sepi Pembeli

Ekonomi Kaltara Terbaik di Kalimantan

Kejar PAD, Pajak Konsumen Kembali Diterapkan

Luhut Kaget Progres Investasi di Kaltara, Gubernur Tak Ingin Jemawa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .