MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 06 September 2017 00:12
Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu
KEBUTUHAN: Pemerintah telah menetapkan HET beras per 1 September lalu. Namun pedagang mengaku belum tahu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras yang mulai berlaku 1 September lalu.

HET yang ditetapkan pemerintah pun telah disesuaikan dengan zonasi. Untuk wilayah Jawa, Sumatra Selatan, Bali, Lampung, NTB dan Sulawesi, ditetapkan harga Rp 9.450/kg untuk beras medium dan premium Rp 12.800/kg.

Sementara untuk wilayah lain yang membutuhkan ongkos transportasi, harga tersebut ditambah Rp 500. Misal, di NTT dan Kalimantan, harga beras medium dipatok Rp 9.950/kg dan premium Rp 13.300/kg.

Namun, penetapan HET beras tersebut belum diketahui pedagang di Tanjung selor. Pedagang yang ada di Pasar Induk, misalnya. Yang mengaku membeli beras dalam kemasan 20 kg dengan harga Rp 203 ribu.

Apabila dijuar per kg, maka beras medium dijual sekira Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu. “Paling tinggi saya menjual eceran beras per kilonya kena Rp 13 ribu. Saya belum mengetahui ada penetapan harga eceran tertinggi saat ini,” ujarnya, Selasa (5/9).

Pernyataan senada pun diutarakan Aulia, pedagang lainnya yang menjual beras medium per kg Rp 12 ribu. Sedangkan untuk beras premium dijual Rp 12 ribu per kg. “Belum tahu ada harga eceran tertinggi untuk beras yang sudah ditetapkan. Jadi harga eceran beras dijual bervariasi per kilonya,” tuturnya.

Meskipun HET beras telah ditetapkan, dirinya mengaku biasanya menjual beras per karung. Untuk beras 20 kg, biasanya harga yang dipatok sekira Rp 205 ribu hingga Rp 260 ribu. “Untung menjual beras ukuran 20 kg ini tidak terlalu besar, hanya Rp 5 ribu. Sementara ini belum ada kenaikan harga untuk beras ukuran 20 kg,” sebutnya.

Lain hal Ari yang menjual beras eceran, baik medium maupun premium. Dia mengatakan, untuk beras medium biasanya dijual dengan harga Rp 13 ribu per kg. Beras premium Rp 12 ribu per kg, termasuk yang beras super Rp 14 ribu per kg.

Beras premium yang biasa Ari beli dipatok dengan harga Rp 260 ribu per karung. Ketika harus mengikuti HET masih tidak terlalu terbebani. Yang menjadi beban untuk jenis beras medium, sesuai HET Rp 9.950/kg, sementara per karung ukuran 20 kg dikenakan harga Rp 240 ribu.

“Kami jual eceran Rp 13 ribu per kilo agar kembali modal, meskipun tidak besar keuntungan yang diperoleh. Tapi bila menjual sesuai HET untuk jenis beras medium, masih jauh dari modal awal,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen Disperindagkop Kaltara Septi Yustina, juga mengaku belum tahu adanya penetapan HET beras dari Menteri Perdagangan. “Kami belum terima edaran terkait penetapan HET beras yang terbaru. Bila sudah ada, kami juga upayakan lakukan monitoring harga di pasar,” singkatnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:12

Harus Siapkan Petani Andal dan Peralatan Untuk Kembangkan Beras Krayan

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda Indonesia, memiliki potensi di…

Minggu, 05 November 2017 13:28

BPS Kesulitan Hitung Inflasi

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan kesulitan menghitung pertumbuhan inflasi…

Sabtu, 04 November 2017 12:47

BI Fokus ke Perbatasan

TARAKAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara sudah menyuplai puluhan miliar rupiah ke daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:42

UMK Naik, Pengusaha Hotel Sesuaikan Tarif

TARAKAN – Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan 2018 baru ditetapkan 21 November mendatang. Namun, Dinas…

Sabtu, 04 November 2017 12:40

Tambah Penyertaan Modal Tahun Depan

KEBERADAAN perbankan di Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak keuntungan bagi pemerintah daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:37

Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Geliat perekonomian di Kalimantan Utara diprediksi bakal terus tumbuh di tahun-tahun…

Jumat, 03 November 2017 11:59

Retribusi Jasa Usaha Dibayar Setahun

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Jumat, 03 November 2017 11:41

Elpiji 3 Kg Langka

TANJUNG SELOR – Kelangkaan elpiji 3 kilogram kembali terjadi di Tanjung Selor. Sejumlah warga…

Kamis, 02 November 2017 13:31

UMK Tarakan Diprediksi Naik

TARAKAN – Menyusul telah ditetapkannya upah minimum provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp 2.559.903 atau…

Senin, 30 Oktober 2017 09:41

LPDBK Gelontorkan Rp 50 M

LEMBAGA Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDBK-UMKM) bakal menggelontorkan…

Desa Binai Bakal Jadi Kampung Jagung

UMK Tarakan Dipastikan Naik

Uang Pecahan Kecil Paling Dicari

IKM Wajib Kantongi Sertifikat Halal
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .