MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 04 September 2017 00:26
Tekan Harga di Perbatasan, Bangun Toko Indonesia
Mahalnya harga bahan pokok di perbatasan mendorong pemerintah provinsi untuk memperbanyak toko perbatasan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan. Salah satunya, dengan membangun toko Indonesia yang nantinya menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Seperti disampaikan Hartono, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kaltara, tahun depan toko Indonesia rencananya akan dibangun di 4 titik. Yakni, di Pujungan dan Long Bawan Kabupaten Malinau, serta Krayan dan Lumbis Ogong di Kabupaten Nunukan.

Menurut dia, di perbatasan memang harus ada toko Indonesia. Tujuannya untuk menekan harga barang yang selama ini cukup mahal di perbatasan. Saat ini, kebutuhan pokok masyarakat perbatasan masih bergantung dengan negara tetangga Malaysia. Hal itu dikarenakan akses mendapatkan produk dalam negeri sangat terbatas.

“Kalau ada toko Indonesia harga barang bisa stabil. Masyarakat bisa membeli produk dalam negeri dengan harga sama seperti di kota. Masyarakat juga nanti tidak lagi bergantung pada produk-produk dari negara tetangga,” ujarnya, pekan lalu.

Dia menyebutkan, total anggaran yang digelontorkan untuk 4 toko Indonesia tersebut diperkirakan mencapai Rp 80 miliar. “Tinggal menunggu persetujuan pusat. Kalau soal lahan sudah tidak ada masalah. Kita sudah siapkan,” lanjutnya.

Jika toko Indonesia sudah terbangun, maka pihaknya nanti akan bekerja sama dengan Bulog untuk memasok kebutuhan pokok yang akan di jual di perbatasan. “Kami yang menanggung ongkos angkutnya. Kan ada subsidi ongkos angkut (SOA) barang,” tukasnya.

Seperti diketahui, selama ini warga di perbatasan, terutama di Krayan lebih banyak mengandalkan barang-barang asal Malaysia. Kalaupun ada produk dalam negeri, jumlahnya sangat terbatas. Selain itu, harga kebutuhan pokok maupun lainnya di perbatasan pun sangat tinggi.

Karena itulah Pemprov Kaltara membuat program pembangunan toko Indonesia agar warga di perbatasan pun bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang sama seperti di wilayah perkotaan. (har/fen)


BACA JUGA

Rabu, 13 September 2017 11:46

Eksploitasi Kepiting Berdampak ke Budidaya Soka

TARAKAN – Penangkapan atau eksploitasi kepiting besar-besaran, terutama kepiting bertelur untuk…

Selasa, 12 September 2017 12:06

Pembudidaya Rumput Laut Gelisah

TARAKAN – Sejumlah pembudidaya rumput laut di kawasan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur sedang…

Minggu, 10 September 2017 13:38

Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor…

Sabtu, 09 September 2017 12:24

Pilih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Pasar Induk Tanjung Selor yang berada di Jalan Sengkawit, belum terlihat rapi…

Jumat, 08 September 2017 12:10

Maksimalkan PAD, UPT BPPRD Tarakan Jemput Bola

TARAKAN –  Memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor,…

Jumat, 08 September 2017 11:41

Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan.…

Rabu, 06 September 2017 00:39

Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli…

Rabu, 06 September 2017 00:15

MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa…

Rabu, 06 September 2017 00:12

Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu

TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan…

Senin, 04 September 2017 00:26

Tekan Harga di Perbatasan, Bangun Toko Indonesia

TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan.…

Pengurangan Kuota Tabung Melon Hanya Isu

Tarif Peti Kemas Masih Normal

Harga Normal, Pasar Induk Sepi Pembeli

Ekonomi Kaltara Terbaik di Kalimantan

Kejar PAD, Pajak Konsumen Kembali Diterapkan

Luhut Kaget Progres Investasi di Kaltara, Gubernur Tak Ingin Jemawa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .