MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 31 Agustus 2017 11:47
Uang PKH Bukan untuk Beli Rokok
BANTUAN PUSAT: Simulasi penggunanaan ATM PKH di gedung serba guna Kantor Wali Kota Tarakan, Rabu (30/8).

PROKAL.CO, TARAKAN – Program Keluarga Harapan (PKH) yang digagas pemerintah melalui Kementerian Sosial, kembali digulirkan tahun ini. Di Tarakan, sejak mendapatkan bantuan mulai 2013, sebanyak 2.258 keluarga telah menerima manfaat dari program tersebut.

Tahun ini, nilai bantuan setiap keluarga mencapai Rp 1.850.000 yang sedianya didistribusikan dalam empat tahap. Untuk tiga tahap awal (Januari–Agustus) dicairkan sekaligus pada bulan ini yang nilainya mencapai Rp 1,5 juta. Sisanya akan diberikan pada November–Desember.

Menteri Sosial menginginkan kepada penerima manfaat agar menggunakan bantuan tersebut sesuai yang diharapkan. Jangan sampai uang digunakan untuk kebutuhan tidak bermanfaat. Apalagi, sampai mengancam kesehatan seperti merokok.

Sebab, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengubah perilaku peserta PKH yang kurang mendukung, juga sebagai upaya peningkataan kesejahteraan, serta memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

“Saran saya untuk para suami, ini pesan Ibu Menteri, bahkan Presiden. Kalau ketahuan uang PKH dipakai beli rokok, beli pulsa, maka kata Presiden akan dicabut,” tegas staf khusus Menteri Sosial Bidang Hubungan dan Kemitraan Sus Eko Zuhri Ernanda, Rabu (30/8).

Menurut Eko, banyak kebutuhan yang bisa dipenuhi dari program ini. Selain dapat dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Iduladha, juga bisa untuk keperluan sekolah. Bahkan bisa ditabung untuk mengantisipasi keperluan mendesak di masa mendatang.

Sehingga, meskipun nilainya terbilang kecil, yang terpenting manfaatnya benar-benar bisa dirasakan keluarga penerima bantuan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Yang menarik, tahun ini pendistribusiannya tidak lagi diserahkan dengan tunai melalui kantor pos seperti sebelumnya. Namun, penyalurannya bersifat nontunai melalui bank yang ditunjuk pemerintah.

Warga penerima manfaat hanya diberikan buku tabungan dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yang bisa digunakan untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan, atau pun menarik uang di ATM. Namun, jika digunakan membeli barang di agen-agen yang sudah ditunjuk, tidak semua barang boleh dibeli.

Ke depan, ATM ini nantinya bersifat sangat istimewa karena bisa dimasuki bantuan sosial program pemerintah lainnya. Seperti bantuan subsidi LPG 3 kilogram atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pengganti Beras Rakyat Sejahtera (Rastra).    

“Dia tidak akan bisa diambil cash dan tidak bisa dibelikan bahan lainnya, hanya bahan pokok itu saja yang ditentukan,” sambung Eko.

Adapun warga yang mendapatkan, kata Eko, ditentukan berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) yang diolah pemerintah daerah setempat, lalu di kirim ke pusat.

Tahun ini, ada sekitar 7 persen atau 6 juta keluarga dari total penduduk Indonesia yang mendapatkannya. Tahun depan, kata Eko, akan ditingkatkan hingga 10 juta keluarga.

Bagi Indra Prianana, salah seorang warga, program ini sangat bermanfaat. Bantuan tersebut akan dimanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Indra memiliki 6 anak. Sementara suaminya hanya bekerja serabutan.

“Rencananya untuk anak-anak, untuk makan kalau beras habis,” kata warga Kelurahan Kampung Empat ini.

Senada Ibu Indra, Laode Fuatna juga merasa terbantu dengan program PKH ini. Rencananya, dana tersebut dimanfaatkan untuk membiayai sekolah anaknya. “Kalau ada sisanya untuk biaya makan juga,” ujar ibu empat anak ini. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:42
BREAKING NEWS

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik

TARAKAN - Warga di Jalan Pulau Banda Kelurahan Kampung Satu, Rabu (13/12) dikagetkan bunyi seperti suara…

Selasa, 12 Desember 2017 12:22

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Hasil akhir penerimaan CPNS Pemprov Kaltara hingga kini belum dilakukan pengumuman.…

Dua Kabupaten Lambat Serahkan LPj Dana Desa

Express Air Berminat Jadi Operator

Syarat Desa Harus Jelas

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .