MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 17 Agustus 2017 10:55
Bandar Sabu Dibekuk Polisi
Bandar narkoba: Zakaria alias Bambang berhasil diciduk polisi, Selasa (15/8) malam.

PROKAL.CO, TARAKAN - Zakaria alias Bambang (30), warga RT 3 Beringin Kelurahan Selumit, akhirnya diciduk pihak kepolisian. Pria tersebut merupakan bandar narkoba terbesar yang kerap menjual sabu-sabu ke ke nelayan dan petambak. 

Dia ditangkap di kawasan Beringin, Selasa (15/8), sekira pukul 22.30 Wita. Zakaria alias Bambang, juga diketahui sudah cukup lama menjalankan bisnis sabu, jadi bukan pemain baru dalam peredaran narkoba di Bumi Paguntaka.

Untuk menangkap Bambang, pihak kepolisian juga memerlukan waktu cukup lama, karena Bambang pernah berhasil kabur. Selain itu, juga pernah ditangkap namun tanpa barang bukti.

"Zakaria ini sudah menjadi target,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto, Rabu (16/8).

Lanjut Denny, dari tangan Bambang diperoleh barang bukti 25 bungkus plastik berisi narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 21 gram. Selain itu, juga turut diamankan 1 timbangan digital, alat isap sabu alias bong, dompet tempat dan uang tunai Rp 370.000 yang diduga hasil penjualan narkoba.

"Awalnya petugas mendapatkan bong di kamarnya, lalu 2 bungkus sabu harga Rp 2 juta di kantong pelaku. Sudah ada pemesan, tapi belum datang," ujar Denny. 

Ditambahkan, Bambang menjual sabu seharga Rp 1 juta, Rp 500 ribu hingga harga paling murah Rp 100 ribu. “Ada juga harga pemula Rp 50 ribu. Tapi biasanya untuk uji coba malah dikasih gratis,” terangnya.

"13 bungkus sabu ditemukan di dalam dompet kecil yang disembunyikan di kamarnya, adalagi 10 bungkus sabu ukuran kecil di dalam kotak permen. Penggeledahan disaksikan langsung ketua RT setempat," tambahnya.

Bambang pun terancam Pasal 112 ayat (2) subsider Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Zakaria terancam hukuman 20 tahun penjara," tutupnya.(*/ell/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 15:17

TPA Aki Babu Overload

TARAKAN – Persoalan sampah tak kunjung tuntas. Selain karena program tak dijalankan, persoalan…

Kamis, 19 Juli 2018 02:02

Siapkan Produk Unggulan, Diharapkan Beri Dampak Ekonomi

TARAKAN – Selain mempersiapkan pelaksanaan, produk-produk lokal akan dipamerkan pada Rapat Kerja…

Kamis, 19 Juli 2018 01:59

Proyek MYC Dihambat Anggaran

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan era Sofian Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat masih punya waktu,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:51

Parpol Kesulitan Penuhi Kuota Caleg

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan memastikan telah menerima berkas bakal calon anggota…

Rabu, 18 Juli 2018 14:53

Kotoran Burung “Hiasi” Islamic Center

TARAKAN – Jamaah yang menunaikan ibadah di Masjid Islamic Centre Baitul Izza Tarakan, komplain…

Rabu, 18 Juli 2018 14:38

Ketum PB NU Enggan Jadi Cawapres

KETUA Umum PB Nahdatul Ulama (NU) Said Aqil Siroj, menginjakkan kakinya di Tarakan, Kalimantan Utara,…

Rabu, 18 Juli 2018 14:34

Tiga Ribu Orang Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Listik padam yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat Pemerintah Kota Tarakan khawatir…

Rabu, 18 Juli 2018 14:31

PLN Tak Perkirakan Pemadaman

TARAKAN – Listrik padam selama berjam-jam yang kembali melanda kota Tarakan beberapa hari terakhir,…

Selasa, 17 Juli 2018 15:37

Fasilitas Rusak, Program Sampah Semesta Macet

TARAKAN – Sampah memang menjadi permasalahan yang tidak pernah ada habisnya. Sampai saat ini,…

Selasa, 17 Juli 2018 14:32

Listrik Tarakan Kembali Bermasalah

TARAKAN – Masyarakat Bumi Paguntaka -sebutan Tarakan- kembali harus merasakan pemadaman listrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .