MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 13 Agustus 2017 11:06
Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan
Bambang Wibowo

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diakui Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Bambang Wibowo masih kurang. Misal, alat kesehatan (alkes) yang belum lengkap, serta tenaga medis yang belum mencukupi.

Itu diketahuinya usai mendampingi Menteri Kesehatan Nila Meoloek meninjau kesiapan Rumah Sakit (RS) Paratam di Long Ampung, Kabupaten Malinau, beberapa hari lalu. Namun, dia menegaskan Kementerian Kesehatan telah berkomitemen membangun akses layanan kesehatan, terutama di wilayah perbatasan, terpencil dan kepulauan di Kalimantan Utara. Bentuk komitmen Kemenkes dalam pelayanan kesehatan ini, yakni mengalokasikan dana alokasi khusus (DAK) untuk daerah-daerah di Kaltara.

Seperti Kabupaten Malinau, tahun ini mendapat DAK untuk 5 puskemas masing-masing Rp 13 miliar. “Kami sangat berkomitmen untuk membangun akses layanan kesehatan di daerah perbatasan. Misal, Kabupaten Malinau, itu DAK-nya jauh lebih besar dari kabupaten lain di Kaltara. Itu salah satunya,” ujarnya.

Dana alokasi khusus yang diterima masing-masing daerah, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk melengkapi alkes yang kurang di Rumah Sakit Pratama atau puskesmas. Karena RS Pratama yang dibangun oleh pemerintah daerah biasanya tidak satu paket dengan alkes, termasuk tenaga medisnya. Sehingga menjadi kendala dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Untuk melengkapi alkesnya bisa diusulkan ke Kemenkes atau dengan DAK yang diterima,” sarannya.

Menurut dia, pengadaan alat kesehatan memang harus bersamaan dengan dokternya. Sehingga alat yang tersedia tidak mubazir. “Tapi kalau yang dibangun Kementerian Kesehatan itu sudah satu paket (alkes dan tenaga medis). Seperti yang dibangun di Pulau Sebatik,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek sebelumnya mengatakan, dilihat dari luas wilayah banyak daerah di Kaltara yang sulit terjangkau. Seperti di Sebatik, Kabupaten Nunukan yang belum terjangkau maksimal. Karena itu, untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima, Kemenkes mengajak kementerian terkait lainnya untuk ikut mendukung.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Jadi ada 21 kementerian dan lembaga pemerintah yang kita ajak kerja sama,” kata Nila.

Misal, untuk menuju pusat pelayanan kesehatan perlu didukung akses yang memadai. Selain itu, rumah sakit dan puskesmas juga perlu dilengkapi fasilitas air bersih. “Jadi kita butuh kerja sama Kementerian PU untuk akses dan air bersih,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:55

Pertamina Tunggu SK Pembentukan Pokja

TARAKAN – PT Pertamina EP masih berupaya menyelesaikan persoalan aset yang hingga kini belum tuntas.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:49

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN – Tragedi terbaliknya SB Rejeki Baru Kharisma, Selasa (25/7) lalu, akan ditindaklanjuti…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:46

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

TARAKAN – Sejak dipegang rektor baru, Prof Adri Patton, civitas akademika Universitas Borneo Tarakan…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:53

6 Bayi Lahir di Momen HUT RI

MELAHIRKAN bayi di momen yang bertepatan dengan peringatan HUT RI, mungkin menjadi impian banyak warga.…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:37

Bebas setelah 1,6 Tahun di Lapas

TARAKAN – Rhamadani tak mampu menyembunyikan rasa bahagiannya. Sebab, bertepatan dengan HUT ke-72…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:00

Antisipasi Pemadaman Listrik, RSUD Siapkan 4 Unit Genset

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan tidak khawatir lagi jika terjadi pemadaman listrik.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:56

14 Narapidana Terima Remisi Bebas

PERINGATAN hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi hari yang spesial bagi 14 narapidana di Lapas Tarakan.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:55

Bandar Sabu Dibekuk Polisi

TARAKAN - Zakaria alias Bambang (30), warga RT 3 Beringin Kelurahan Selumit, akhirnya diciduk pihak…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:01

Upah TKBM Segera Dibayar

TARAKAN – Persoalan antara buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Malundung dengan pemilik…

Senin, 14 Agustus 2017 12:56

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

TARAKAN - Seorang pemuda berinisial DD (17), harus berurusan dengan kepolisian. Dia terbukti menjadi…

Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan

Mau Antar Peti, Speedboat Hantam Pohon

Wali Kota Instruksikan Pengusaha Terlibat

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

Cegah Aksi Teror di HUT RI

Sabirin Coba Peruntungan di PDIP

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

Demokrat Siapkan Kader Jadi Wawali

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

Wawali PDKT ke Banteng Moncong Putih
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .