MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 13 Agustus 2017 11:06
Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan
Bambang Wibowo

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) diakui Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Bambang Wibowo masih kurang. Misal, alat kesehatan (alkes) yang belum lengkap, serta tenaga medis yang belum mencukupi.

Itu diketahuinya usai mendampingi Menteri Kesehatan Nila Meoloek meninjau kesiapan Rumah Sakit (RS) Paratam di Long Ampung, Kabupaten Malinau, beberapa hari lalu. Namun, dia menegaskan Kementerian Kesehatan telah berkomitemen membangun akses layanan kesehatan, terutama di wilayah perbatasan, terpencil dan kepulauan di Kalimantan Utara. Bentuk komitmen Kemenkes dalam pelayanan kesehatan ini, yakni mengalokasikan dana alokasi khusus (DAK) untuk daerah-daerah di Kaltara.

Seperti Kabupaten Malinau, tahun ini mendapat DAK untuk 5 puskemas masing-masing Rp 13 miliar. “Kami sangat berkomitmen untuk membangun akses layanan kesehatan di daerah perbatasan. Misal, Kabupaten Malinau, itu DAK-nya jauh lebih besar dari kabupaten lain di Kaltara. Itu salah satunya,” ujarnya.

Dana alokasi khusus yang diterima masing-masing daerah, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk melengkapi alkes yang kurang di Rumah Sakit Pratama atau puskesmas. Karena RS Pratama yang dibangun oleh pemerintah daerah biasanya tidak satu paket dengan alkes, termasuk tenaga medisnya. Sehingga menjadi kendala dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Untuk melengkapi alkesnya bisa diusulkan ke Kemenkes atau dengan DAK yang diterima,” sarannya.

Menurut dia, pengadaan alat kesehatan memang harus bersamaan dengan dokternya. Sehingga alat yang tersedia tidak mubazir. “Tapi kalau yang dibangun Kementerian Kesehatan itu sudah satu paket (alkes dan tenaga medis). Seperti yang dibangun di Pulau Sebatik,” sebutnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek sebelumnya mengatakan, dilihat dari luas wilayah banyak daerah di Kaltara yang sulit terjangkau. Seperti di Sebatik, Kabupaten Nunukan yang belum terjangkau maksimal. Karena itu, untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima, Kemenkes mengajak kementerian terkait lainnya untuk ikut mendukung.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Jadi ada 21 kementerian dan lembaga pemerintah yang kita ajak kerja sama,” kata Nila.

Misal, untuk menuju pusat pelayanan kesehatan perlu didukung akses yang memadai. Selain itu, rumah sakit dan puskesmas juga perlu dilengkapi fasilitas air bersih. “Jadi kita butuh kerja sama Kementerian PU untuk akses dan air bersih,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:41

Tarakan Dapat Tambahan 5 Ribu Jargas

TARAKAN - Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas)  Kementerian Energi dan Sumber…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:34

Pemkot Tambah Ruang Publik

SATU lagi ruang publik bisa menjadi alternatif warga Tarakan untuk bersantai atau berolahraga. Yakni,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:19

Pelajar Jadi Pecandu Rokok

TARAKAN – Merokok di tempat umum dengan mengenakan pakaian sekolah, seperti sudah menjadi hal…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:42

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah

TARAKAN – Empat unit bus sekolah yang dioperasikan Pemkot Tarakan, masih belum mencukupi. Karena…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:32

Reklamasi Terhambat Hujan

PROYEK reklamasi menambah luas area peti kemas di Pelabuhan Malundung sudah mencapai 70 persen. Manager…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:28

Mahasiswa Tuntut Perbaikan Jalan Gunung Amal

TARAKAN – Kondisi Jalan Gunung Amal, terutama di lokasi tanjakan hingga di depan gereja yang kurang…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:25

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

TARAKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan sempat menunda…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:33

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

TARAKAN – Lapangan tenis outdoor di kompleks sport center kondisinya tidak hanya memprihatinkan.…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:23

Pembangunan Akuarium Dikebut

TARAKAN – Warga atau wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Kawasan Konservasi Mangrove…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:19

Cantumkan Nama Ibu Kandung Hoax

KEPALA Seksi Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Tarakan Ardiansyah menegaskan, registrasi ulang…

Pembangunan Akuarium Dikebut

Waspada Cuaca Buruk

Uji Coba Alat Tangkap Tak Memuaskan

Desak RSUD Mantri Raga Segera Dioperasikan

Tanaman Hidroponik Jadi Buruan

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

Wali Kota Bantah PBI Tak Tepat Sasaran

Program Sejuta Rumah Terus Dikembangkan

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .