MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:28
Kaltara Hanya Punya 5 Pengawas, Dianggap Tak Sebanding dengan Jumlah Perusahaan
Asnawi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Jumlah pengawas ketenagakerjaan di Kalimantan Utara (Kaltara) masih sangat minim. Akibatnya, pengawasan yang dilakukan terhadap perusahaan dan tenaga kerja di Kaltara belum berjalan maksimal.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Kaltara Asnawi mengatakan, jumlah perusahaan dan luas wilayah Kaltara tidak sebanding dengan jumlah pengawas ketenagakerjaan. Dari sekitar 4.000 perusahaan yang terdata, baik perusahaan kecil maupun besar, hanya ada 5 orang pengawas.

“Sejak beralihnya pengawasan ketenagakerjaan ke provinsi, pengawas yang ada di kabupaten/kota kami tarik. Tapi jumlah perusahaan dan tenaga kerja yang ada tidak sebanding dengan jumlah pengawas,” ujarnya, Kamis (10/8).

Karena minimnya pengawas ketenagakerjaan, otomatis belum semua perusahaan yang ada di Kaltara bisa terpantau. Sehingga pihaknya tidak bisa memastikan apakah semua perusahaan sudah menjalankan Undang-Undang Ketenagkerjaan dan memenuhi kewajibannya terhadap tenaga kerjanya. “Pengawas belum bisa pantau semua. Tapi yang sudah dipantau sekitar 80 persen sudah patuh,” sebutnya.

Menurut dia, jumlah tenaga pengawas di Kaltara termasuk yang paling kecil dari daerah lain. Untuk memaksimalkan pengawasan tenaga kerja di Kaltara, paling tidak dibutukan puluhan tenaga pengawas. Selain itu, juga harus ada UPTD pengawasan ketenagakerjaan di kabupaten/kota.

“Kalau di provinsi lain, tiap daerah ada UPTD pengawasan ketenagakerjaan. Ada koordinator wilayah (korwil). Sementara di Kaltara belum ada, karena cuma ada 5 orang yang mengawasi seluruh perusahaan,” jelasnya.

Ia pun mengakui telah mengajukan formasi untuk tenaga pengawas di Kementerian Ketenagakerjaan. Saat ini, sudah ada tiga orang calon pengawas untuk Kaltara. “Ada formasi dari kementerian. Dari kementerian akan memberikan rekomendasi untuk diangkat di daerah. Tapi mereka harus ikut diklat 3 bulan. Walaupun belum resmi diangkat, kalau ada diklat, mereka boleh ikut, karena mereka memang dipersiapakan jadi pengawas,” ungkapnya.

Ia juga mengaku kementerian membuka keran bagi pegawai di Dinas Tenaga Kerja yang ingin menjadi pengawas ketenagakerjaan. “Kalau ada yang minat, ada aturannya yang membolekan,” tuntasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:55

Pertamina Tunggu SK Pembentukan Pokja

TARAKAN – PT Pertamina EP masih berupaya menyelesaikan persoalan aset yang hingga kini belum tuntas.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:49

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN – Tragedi terbaliknya SB Rejeki Baru Kharisma, Selasa (25/7) lalu, akan ditindaklanjuti…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:46

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

TARAKAN – Sejak dipegang rektor baru, Prof Adri Patton, civitas akademika Universitas Borneo Tarakan…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:53

6 Bayi Lahir di Momen HUT RI

MELAHIRKAN bayi di momen yang bertepatan dengan peringatan HUT RI, mungkin menjadi impian banyak warga.…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:37

Bebas setelah 1,6 Tahun di Lapas

TARAKAN – Rhamadani tak mampu menyembunyikan rasa bahagiannya. Sebab, bertepatan dengan HUT ke-72…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:00

Antisipasi Pemadaman Listrik, RSUD Siapkan 4 Unit Genset

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan tidak khawatir lagi jika terjadi pemadaman listrik.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:56

14 Narapidana Terima Remisi Bebas

PERINGATAN hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi hari yang spesial bagi 14 narapidana di Lapas Tarakan.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:55

Bandar Sabu Dibekuk Polisi

TARAKAN - Zakaria alias Bambang (30), warga RT 3 Beringin Kelurahan Selumit, akhirnya diciduk pihak…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:01

Upah TKBM Segera Dibayar

TARAKAN – Persoalan antara buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Malundung dengan pemilik…

Senin, 14 Agustus 2017 12:56

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

TARAKAN - Seorang pemuda berinisial DD (17), harus berurusan dengan kepolisian. Dia terbukti menjadi…

Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan

Mau Antar Peti, Speedboat Hantam Pohon

Wali Kota Instruksikan Pengusaha Terlibat

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

Cegah Aksi Teror di HUT RI

Sabirin Coba Peruntungan di PDIP

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

Demokrat Siapkan Kader Jadi Wawali

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

Wawali PDKT ke Banteng Moncong Putih
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .