MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:14
Jembatan Timbang Dianggap Mendesak
PERLU JEMBATAN TIMBANG: Truk pengangkut buah kelapa sawit terjebak di jalan rusak Trans Kalimantan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aktivitas angkutan barang dan hasil perkebunan kelapa sawit yang melintas di ruas jalan Bulungan-Berau terus meningkat, dan berdampak pada kondisi jalan. Terutama akibat truk bermuatan yang melebihi kualitas jalan.

Karena itu, untuk meminimalisasi kerusakan jalan, diperlukan jembatan timbang sebagai alat ukur tonase kendaraan agar tidak melebihi kapasitas. Terkait hal itu, Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kaltara Aswandi, mengakui ruas jalan nasional sudak mendesak adanya jembatan timbang. Dengan jembatan timbang, beban angkutan bisa diketahui apakah sesuai dengan tonase jalan atau tidak.

“Kondisi jalan di Kaltara rata-rata kelas III dengan kapasitas 8 ton. Tapi karena belum punya jembatan timbang, makanya kita tidak tahu, apakah truk yang menggunakan jalan kelebihan tonase atau tidak,”  ujarnya, Jumat (11/8).

Hanya saja, lanjutnya, pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan membangun jembatan timbang. Provinsi hanya mengusulkan dan memberikan hibah lokasi jika sudah ada penetapan lokasinya. “(Jembatan timbang, Red) Itu kewenangannya di pusat (Kementerian Perhubungan). Tapi kita sudah usulkan,” katanya.

Tahun ini, lanjutnya, pihaknya telah menyusun FS (feasibility study) atau studi kelayakan. Hal ini bertujuan untuk menentukan penetapan lokasi pembangunan jembatan timbang itu. Setelah studi kelayakan, akan diusulkan ke Kementerian Perhubungan. Jika disetujui, pihaknya akan menyusun rencana induk dan DED (detailed engineering design).

“Prosesnya bertahap. Tidak bisa sekaligus. Setelah itu baru pelaksanaan konstruksi,” lanjutnya.

Aswandi menjelaskan, daerah yang diusulkan untuk mendapat jembatan timbang, yakni Bulungan dan Malinau. Sebab, dilihat dari frekuensi kendaraan angkutan serta menghubungkan daerah-daerah lain. Bulungan dinilai sebagai jalur darat yang digunakan oleh kendaraan-kendaraan industri dan perkebunan. Sedangkan di Malinau, untuk mendukung jalur muatan yang ada di Seimenggaris.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya sudah melakukan pengawasan. Hanya saja, belum adanya dasar hukum membuat pengawasan tidak maksimal. Karena itu, pihaknya juga telah menyusun rancangan peraturan daerah yang akan mengatur angkutan kelapa sawit dan batu bara yang melintas di jalan umum.

“Sementara kita susun. Kajiannaya sudah selesai. Mudah-mudahan tahun ini bisa masuk pembahasan raperda,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:34

Diawali Penerbangan Berau-Tarakan

TANJUNG SELOR – Setelah sempat tertunda hampir empat bulan, maskapai penerbangan Xpress Air akhirnya…

Senin, 19 Februari 2018 12:29

Baru Mampu Bayar Biaya Obat

TANJUNG SELOR – Orangtua bayi pasien penderita gizi buruk yang dirawat di RSD dr Soemarno Sosroadtmodjo…

Senin, 19 Februari 2018 12:28

Pemdes Diwanti-wanti Penggunaan Dana Desa

TANJUNG SELOR – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltara Sanusi menekankan agar…

Senin, 19 Februari 2018 12:27

Banjir di Sekatak Berangsur Surut

TANJUNG SELOR – Tak hanya warga dua desa di Kecamatan Tanjung Palas Utara yang terkena dampak…

Senin, 19 Februari 2018 12:14

Optimistis Tetap Lolos Pemilu 2019

TANJUNG SELOR - Dua partai politik (Parpol) yang dinyatakan tidak lolos sebagai peserta pemilu pada…

Minggu, 18 Februari 2018 14:12

Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Mangrove

TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara sebagian besar masih berupa tutupan hutan, termasuk di…

Jumat, 16 Februari 2018 12:57

Kerahkan 35 Personel Pengamanan

TANJUNG SELOR - Polres Bulungan siap memberi pengamanan khusus pada perayaan Imlek, sebagai bentuk mengantisipasi…

Jumat, 16 Februari 2018 12:54

Jaga Keindahan Taman

TANJUNG SELOR – Agar keindahan taman di sepanjang Sungai Kayan tetap terjaga, kebersihan menjadi…

Jumat, 16 Februari 2018 12:50

Tak Mampu Bayar Biaya Berobat

TANJUNG SELOR - Malang nian nasib Kesya, balita berusia setahun yang menjalani perawatan di RSD dr Soemarno…

Kamis, 15 Februari 2018 13:05

Lagi, Pemkab Akan Jual Aset

TANJUNG SELOR - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan menjadwalkan lelang aset…

Sabu Setengah Miliar lewat Kulteka

Bandara Sebatik Tetap Diperjuangkan

Dua Mobil Seruduk Median Jalan

Ratusan Lampion Hiasi Jalan Sudirman

Jalan Tergenang Bikin Kesal

Kasus Penipuan Penjualan Tanah, Oknum PNS Bakal Diberhentikan

Tak Mampu Bayar Biaya Berobat

Lagi, Pemkab Akan Jual Aset

Jaga Keindahan Taman

Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Mangrove
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .