MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 10 Agustus 2017 12:42
Dewan Sarankan Bentuk Perda Keselamatan Pelayaran

Gubernur: Jalankan Peraturan yang Ada

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara diminta melakukan perbaikan secara menyeluruh terkait keselamatan pelayaran, baik sistem maupun dari sisi regulasi.

Saran tersebut disampaikan anggota DPRD Kaltara Asnawi Arbain dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Irianto Lambrie, Rabu (9/8). Dia mengingatkan musibah terbaliknya speedboat reguler SB Rejeki Baru Kharisma dalam perjalanan Tarakan menuju Tanjung Selor, Juli lalu, merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, dia meminta Pemprov Kaltara dan seluruh komponen yang bertangung jawab terhadap masyarakat untuk memikirkan keselamatan pelayaran di daerah ini.

“Kita tidak ingin mencari siapa yang salah. Tetapi ini jadi pelajaran kita semua. Karena itu, tentu harus ada perbaikan yang bersifat sistematis dan menyeluruh,” ujarnya.

Menurut Asnawi, untuk melakukan perbaikan itu, perlu ada regulasi di tingkat daerah seperti peraturan daerah yang mengatur tentang keselamatan pelayaran di provinsi ke-34 ini. Apalagi, kata dia, Kaltara merupakan wilayah perairan dan pulau-pulau. Artinya, transportasi masyarakat di Kaltara sebagain besar masih mengandalkan angkutan laut dan sungai.

“Jadi keselamatan berlayar itu sangat penting kita pikirkan. Saya berpikir alangkah baiknya saya ambil inisitif mengajukan Perda Keselamatan Pelayaran di Kaltara,” lanjutnya.

Politisi PAN ini mengakui selama ini telah ada undang-undang yang mengatur keselamatan pelayaran. Tetapi menurut dia, tetap perlu ada regulasi atau perda yang mengatur menyangkut seluruh angkutan laut di Kaltara.

“Tidak hanya Tarakan dan Tanjung Selor. Tetapi seluruh Kaltara. Baik itu di Malinau, Nunukan. Karena banyak dipergunakan masyarakat, jadi pemerintah tidak boleh abai,” ujarnya.

Lanjutnya, musibah terbaliknya speedboat di perairan Tarakan harus menjadi momen untuk memperbaiki kualitas keselamatan pelayaran dari sisi kebijakan dan regulasi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, membenahi keselamatan lalu lintas pelayaran di semua daerah tidak harus dengan membentuk perda. Tetapi, yang harus dilakukan adalah menjalankan peraturan perundang-undangan yang sudah ada dan melakukan pengawasannya.

“Soal keselamatan pelayaran sudah jelas dalam undang-undang dan Peraturan Menteri Perhubungan. Tinggal kita jalankan,” kata Irianto.

Hanya persoalannya, lanjut dia, selama ini peraturan yang ada tidak dilaksanakan secara konsisten. Bukan hanya dari sisi yang melaksanakan dalam hal ini pemerintah, tetapi masyarakat juga ikut bertangung jawab.

“Misal, harus beli tiket di loket. Kalau ditawari di luar, ya jangan mau. Masyarakat disuruh pakai pelampung, tapi karena tidak terbiasa, mereka nggak mau pakai,” ujarnya.

Sementara terkait dengan kondisi kapal atau speedboat yang ada, menurut Irianto, akan dilakukan perbaikan secara bertahap. Yang terpenting lagi ada tindakan disiplin dan sanksi. Bahkan kalau perlu, dilakukan tes kesehatan terhadap motoris secara berkala.

“Termasuk pengawasannya. Harus ada polisi di situ. Kalau enggak ada, ya Satpol PP yang tegas,” ujarnya.

Mengenai fasilitas yang masih terbatas juga harus dilihat secara objektif. Karena itu, fasilitas di pelabuhan terus ditingkatkan. “Mengatasi permasalahan harus jangka panjang. Itu ide saya membangun. Kan itu untuk keselamatan dan kenyamanan juga,” tukasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 12:31

Tambahan Buku Terkendala Anggaran

TANJUNG SELOR – Dinas Perpustakaan dan Arsip Bulungan mengajukan penambahan sebanyak 6.000 buku…

Kamis, 14 Desember 2017 12:29

Ingatkan Pegawai Bekerja Lebih Baik

TANJUNG SELOR – Tahapan seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara sudah selesai. Bahkan penetapan…

Kamis, 14 Desember 2017 12:22

Akun Facebook Ketua KNPI Dibajak, Modus Kejahatan dengan Meminta Bantuan

TANJUNG SELOR – Hati-hati dengan media sosial saat ini, terutama Facebook. Akhir-akhir ini, Facebook…

Kamis, 14 Desember 2017 12:17

Kepala OPD Diberi Waktu 7 Hari, Sampaikan Usulan untuk Mutasi

TANJUNG SELOR – Rencana mutasi pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara masih terus berproses. Ada…

Rabu, 13 Desember 2017 12:38

KPU Serahkan Hasil Penelitian Perbaikan Parpol

TANJUNG SELOR – Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), hasil penelitian administrasi perbaikan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:33

Apresiasi Program Guru 3T

TANJUNG SELOR – Kementerian Agama (Kemenag) memrogramkan pengiriman guru untuk penempatan di daerah…

Rabu, 13 Desember 2017 12:31

Biaya Perawatan Umairah Ditanggung Perusahaan

TANJUNG SELOR – Pasien penderita penyempitan usus besar, Umairah (2 bulan) untuk pengobatan di-backup…

Rabu, 13 Desember 2017 12:29

Dewan Beri Dua Alternatif, Terkait Persoalan SMAN 2 Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara memindahkan kegiatan belajar mengajar para pelajar SMAN…

Rabu, 13 Desember 2017 12:19

Mutasi Segera Dirapatkan

TANJUNG SELOR – Rencana mutasi pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara pada Desember ini, masih…

Selasa, 12 Desember 2017 12:29

Lepas Kendali, Pengendara Meninggal

TANJUNG SELOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulungan mengevakuasi jenazah KA (41), korban…

Warga Ditemukan Gantung Diri

Daerah Belum Terima Edaran Mendikbud

Mayat di Km 4 Diduga Korban Pembunuhan

SADIS !!! Sabu-Sabu Tak Sesuai Takaran, Leher Teman Dipukul Sampai Meninggal

Lagi, Internet Disorot Warga

Lepas Kendali, Pengendara Meninggal

Tak Ada Laboratorium, Uji Sampel ke Samarinda

Penyusunan Dapil Tunggu DAK2

Biaya Perawatan Umairah Ditanggung Perusahaan

Rekrutmen Direktur PDAM Dikritisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .