MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 10 Agustus 2017 12:42
Dewan Sarankan Bentuk Perda Keselamatan Pelayaran

Gubernur: Jalankan Peraturan yang Ada

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara diminta melakukan perbaikan secara menyeluruh terkait keselamatan pelayaran, baik sistem maupun dari sisi regulasi.

Saran tersebut disampaikan anggota DPRD Kaltara Asnawi Arbain dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Irianto Lambrie, Rabu (9/8). Dia mengingatkan musibah terbaliknya speedboat reguler SB Rejeki Baru Kharisma dalam perjalanan Tarakan menuju Tanjung Selor, Juli lalu, merupakan tanggung jawab bersama.

Karena itu, dia meminta Pemprov Kaltara dan seluruh komponen yang bertangung jawab terhadap masyarakat untuk memikirkan keselamatan pelayaran di daerah ini.

“Kita tidak ingin mencari siapa yang salah. Tetapi ini jadi pelajaran kita semua. Karena itu, tentu harus ada perbaikan yang bersifat sistematis dan menyeluruh,” ujarnya.

Menurut Asnawi, untuk melakukan perbaikan itu, perlu ada regulasi di tingkat daerah seperti peraturan daerah yang mengatur tentang keselamatan pelayaran di provinsi ke-34 ini. Apalagi, kata dia, Kaltara merupakan wilayah perairan dan pulau-pulau. Artinya, transportasi masyarakat di Kaltara sebagain besar masih mengandalkan angkutan laut dan sungai.

“Jadi keselamatan berlayar itu sangat penting kita pikirkan. Saya berpikir alangkah baiknya saya ambil inisitif mengajukan Perda Keselamatan Pelayaran di Kaltara,” lanjutnya.

Politisi PAN ini mengakui selama ini telah ada undang-undang yang mengatur keselamatan pelayaran. Tetapi menurut dia, tetap perlu ada regulasi atau perda yang mengatur menyangkut seluruh angkutan laut di Kaltara.

“Tidak hanya Tarakan dan Tanjung Selor. Tetapi seluruh Kaltara. Baik itu di Malinau, Nunukan. Karena banyak dipergunakan masyarakat, jadi pemerintah tidak boleh abai,” ujarnya.

Lanjutnya, musibah terbaliknya speedboat di perairan Tarakan harus menjadi momen untuk memperbaiki kualitas keselamatan pelayaran dari sisi kebijakan dan regulasi.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, membenahi keselamatan lalu lintas pelayaran di semua daerah tidak harus dengan membentuk perda. Tetapi, yang harus dilakukan adalah menjalankan peraturan perundang-undangan yang sudah ada dan melakukan pengawasannya.

“Soal keselamatan pelayaran sudah jelas dalam undang-undang dan Peraturan Menteri Perhubungan. Tinggal kita jalankan,” kata Irianto.

Hanya persoalannya, lanjut dia, selama ini peraturan yang ada tidak dilaksanakan secara konsisten. Bukan hanya dari sisi yang melaksanakan dalam hal ini pemerintah, tetapi masyarakat juga ikut bertangung jawab.

“Misal, harus beli tiket di loket. Kalau ditawari di luar, ya jangan mau. Masyarakat disuruh pakai pelampung, tapi karena tidak terbiasa, mereka nggak mau pakai,” ujarnya.

Sementara terkait dengan kondisi kapal atau speedboat yang ada, menurut Irianto, akan dilakukan perbaikan secara bertahap. Yang terpenting lagi ada tindakan disiplin dan sanksi. Bahkan kalau perlu, dilakukan tes kesehatan terhadap motoris secara berkala.

“Termasuk pengawasannya. Harus ada polisi di situ. Kalau enggak ada, ya Satpol PP yang tegas,” ujarnya.

Mengenai fasilitas yang masih terbatas juga harus dilihat secara objektif. Karena itu, fasilitas di pelabuhan terus ditingkatkan. “Mengatasi permasalahan harus jangka panjang. Itu ide saya membangun. Kan itu untuk keselamatan dan kenyamanan juga,” tukasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:58

Sapi Luar Tetap Diperiksa dan Diawasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian Bulungan Muhammad Iqbal menegaskan hewan kurban yang berasal…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:56

Tarik Tambang Paling Meriah

TANJUNG SELOR – Pemandangan tak seperti hari biasanya terlihat di halaman Kantor Gubernur Kaltara,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:44

Baru 8 Hari, 300 Proposal Masuk

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Dewan Pendidikan Kaltara telah membuka pengajuan berkas…

Sabtu, 19 Agustus 2017 02:12

Korban Lakalantas Tak Miliki Keluarga

TANJUNG SELOR – Yosep (40) menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu (13/8)…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:56

Dua Guru Mundur sebelum Bertugas

TANJUNG SELOR – Guru garis depan yang akan ditempatkan di Kalimantan Utara seyogianya berjumlah…

Senin, 14 Agustus 2017 12:53

Pungutan Retribusi Terkendala Fasilitas

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Bulungan Datu Jamlus…

Senin, 14 Agustus 2017 12:51

Pita Penggaduh untuk Cegah Lakalantas

TANJUNG SELOR – Pengerjaan pemasangan pita penggaduh di Jalan Kolonel Soetadji tetap diselesaikan,…

Senin, 14 Agustus 2017 12:47

Waspada Peredaran Uang Palsu

KEPALA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hendik Sudaryanto menyebutkan peredaran uang palsu di…

Minggu, 13 Agustus 2017 11:27

Dipoles Hanya demi Penilaian

TANJUNG SELOR – Pembatas antara taman dan jalan di sepanjang tepian Sungai Kayan dilakukan pengecatan…

Minggu, 13 Agustus 2017 11:23

Balap Karung hingga Lomba Speedboat

TANJUNG SELOR – Berbagai kegiatan bakal mewarnai peringatan HUT ke-72 RI di halaman Kantor Gubernur…

Dipoles Hanya demi Penilaian

Tanjung Rumbia Mulai Dibenahi

Dua Guru Mundur sebelum Bertugas

Korban Lakalantas Tak Miliki Keluarga

Balap Karung hingga Lomba Speedboat

Tarik Tambang Paling Meriah

Pungutan Retribusi Terkendala Fasilitas

Sapi Luar Tetap Diperiksa dan Diawasi

Pita Penggaduh untuk Cegah Lakalantas

Baru 8 Hari, 300 Proposal Masuk
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .