MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 16 Juli 2017 11:36
Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan
TERKENDALA LAHAN: Dewan mendesak Pemkab Bulungan segera membebaskan lahan dari jembatan di Jalan Meranti menuju Bulu Perindu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun jembatan Sungai Terusan di Gunung Seriang dan jembatan Jalan Meranti di Tanjung Selor sudah lama rampung dikerjakan. Namun, sampai saat ini akses jalan yang menghubungkan kedua jembatan itu belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, untuk membuka akses itu, masih terganjal persoalan lahan.

Karena itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Syarwani kembali mendesak pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah lahan yang menghambat pembangunan jalan dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu. Jika persoalan lahan itu tidak diupayakan, maka akses warga dari Jembatan Meranti menuju Jembatan Gunung Seriang tidak bisa terhubung.

“Kami selalu mendorong pemerintah daerah supaya segera diselesaikan. Kan bisa duduk bersama dan dibicarakan dengan masyarakat. Ketua RT dan lurah bisa memfasilitasi,” kata Syarwani, Jumat (14/7).

Syarwani juga meminta pemerintah daerah melalui pihak-pihak terkait melakukan inventarisasi lahan yang masih mengganjal pembangunan jalan penghubung itu. Ia yakin, tidak semua lahan yang akan dilintasi pembangunan jalan, berkaitan langsung dengan masyarakat Bulu Perindu.

“Jadi harus ada mediasi. Kan pemerintah punya perangkat, mulai RT sampai dinas. Kalau duduk bersama, saya rasa bisa diambil komitmen,” jelasnya.

Terlepas dengan adanya jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Bulu Perindu, lanjutnya, bukan berarti pemerintah daerah tidak memikirkan kelanjutan pembukaan akses dari Jembatan Meranti menuju permukiman. 

Justru, kata dia, dengan adanya jembatan darurat itu, menandakan bahwa akses masyarakat itu sudah sangat mendesak. “Jadi diharapkan pemerintah daerah membuka akses itu,” lanjutnya.

Untuk memudahan pemerintah daerah, masyarakat yang bermukim di Bulu Perindu harus mendukung penuh. Terutama bagi warga pemilik lahan yang dilintasi rencana badan jalan tersebut. “Masyarakat juga harus bisa mengerti, karena ini kepentingan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani mengatakan, pembangunan dua jembatan, yakni di Jalan Meranti dan Gunung Seriang memang akan ditembuskan. Yang jadi persoalan, akses dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu tidak bisa dibuka karena masih terbentur lahan milik warga.

“Kalau dua jembatan ini sudah tidak ada masalah. Tapi kalau harus tembus dari Jembatan Meranti ke Jembatan Terusan, itu masih terkendala lahan,” katanya.

Jika lahan dari ujung Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu sepanjanga 1 kilometer itu bisa dibebaskan, menurutnya, akses itu bisa segera terwujud.  “Kan sebelumnya memang sudah pernah dianggarakan untuk pembebasan. Cuma karena belum bisa (dibeskan), jadi anggarannya ditarik,” terangnya.

Apalagi, untuk jalan dari Jembatan Terusan sepanjang 2 kilometer sudah tidak ada masalah lahan. “Yang belum bisa dibebaskan itu tinggal 1 kilometer. Dari Meranti menuju Bulu Perindu,” pungkasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:09

Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala…

Selasa, 19 September 2017 12:57
Sisi Lain dari Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Sejak dibukanya pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara, pendaftar dari berbagai daerah pun langsung berdatangan…

Selasa, 19 September 2017 12:55

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

TANJUNG SELOR – Masalah legalisir kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran yang menjadi syarat berkas…

Senin, 18 September 2017 12:08

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

TARAKAN – Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengaku prihatin mendengar kondisi yang…

Senin, 18 September 2017 11:58

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan dana bantuan operasional…

Minggu, 17 September 2017 14:01

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

PERSOALAN pencemaran sungai di Kabupaten Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara, juga jadi…

Minggu, 17 September 2017 13:59

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Keran CPNS yang dibuka pemerintah untuk Pemprov Kaltara diserbu ribuan pendaftar. Beberapa pendaftar…

Minggu, 17 September 2017 13:57

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

TANJUNG SELOR – Dugaan adanya pendaftar CPNS Pemprov Kaltara menggunakan ijazah palsu saat penyerahan…

Minggu, 17 September 2017 13:55

ESDM Wanti-Wanti Perusahaan Tambang di Malinau

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tandulangi…

Sabtu, 16 September 2017 13:33

Waspada Peredaran Obat PCC di Kaltara, Pengguna Bisa Alami Kejang-Kejang

TARAKAN - Beredarnya obat PCC (paracetamol, caffeine dan carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara…

Panitia Temukan Ijazah Palsu

Polres Diserbu Pemohon SKCK

Maskapai Bertambah, Penumpang Speedboat Normal

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .