MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 16 Juli 2017 11:36
Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan
TERKENDALA LAHAN: Dewan mendesak Pemkab Bulungan segera membebaskan lahan dari jembatan di Jalan Meranti menuju Bulu Perindu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun jembatan Sungai Terusan di Gunung Seriang dan jembatan Jalan Meranti di Tanjung Selor sudah lama rampung dikerjakan. Namun, sampai saat ini akses jalan yang menghubungkan kedua jembatan itu belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, untuk membuka akses itu, masih terganjal persoalan lahan.

Karena itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Syarwani kembali mendesak pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah lahan yang menghambat pembangunan jalan dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu. Jika persoalan lahan itu tidak diupayakan, maka akses warga dari Jembatan Meranti menuju Jembatan Gunung Seriang tidak bisa terhubung.

“Kami selalu mendorong pemerintah daerah supaya segera diselesaikan. Kan bisa duduk bersama dan dibicarakan dengan masyarakat. Ketua RT dan lurah bisa memfasilitasi,” kata Syarwani, Jumat (14/7).

Syarwani juga meminta pemerintah daerah melalui pihak-pihak terkait melakukan inventarisasi lahan yang masih mengganjal pembangunan jalan penghubung itu. Ia yakin, tidak semua lahan yang akan dilintasi pembangunan jalan, berkaitan langsung dengan masyarakat Bulu Perindu.

“Jadi harus ada mediasi. Kan pemerintah punya perangkat, mulai RT sampai dinas. Kalau duduk bersama, saya rasa bisa diambil komitmen,” jelasnya.

Terlepas dengan adanya jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Bulu Perindu, lanjutnya, bukan berarti pemerintah daerah tidak memikirkan kelanjutan pembukaan akses dari Jembatan Meranti menuju permukiman. 

Justru, kata dia, dengan adanya jembatan darurat itu, menandakan bahwa akses masyarakat itu sudah sangat mendesak. “Jadi diharapkan pemerintah daerah membuka akses itu,” lanjutnya.

Untuk memudahan pemerintah daerah, masyarakat yang bermukim di Bulu Perindu harus mendukung penuh. Terutama bagi warga pemilik lahan yang dilintasi rencana badan jalan tersebut. “Masyarakat juga harus bisa mengerti, karena ini kepentingan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani mengatakan, pembangunan dua jembatan, yakni di Jalan Meranti dan Gunung Seriang memang akan ditembuskan. Yang jadi persoalan, akses dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu tidak bisa dibuka karena masih terbentur lahan milik warga.

“Kalau dua jembatan ini sudah tidak ada masalah. Tapi kalau harus tembus dari Jembatan Meranti ke Jembatan Terusan, itu masih terkendala lahan,” katanya.

Jika lahan dari ujung Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu sepanjanga 1 kilometer itu bisa dibebaskan, menurutnya, akses itu bisa segera terwujud.  “Kan sebelumnya memang sudah pernah dianggarakan untuk pembebasan. Cuma karena belum bisa (dibeskan), jadi anggarannya ditarik,” terangnya.

Apalagi, untuk jalan dari Jembatan Terusan sepanjang 2 kilometer sudah tidak ada masalah lahan. “Yang belum bisa dibebaskan itu tinggal 1 kilometer. Dari Meranti menuju Bulu Perindu,” pungkasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 12:27

Lima Desa ‘Terendam Banjir’

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bulungan memperkirakan tiga…

Jumat, 21 Juli 2017 12:23

Sempat Putus Asa, Pesan Orangtua Jadi Motivasi

Memiliki keterbatasan fisik, bukan berarti tidak bisa melakukan segalanya. Bahkan, di balik keterbatasan…

Jumat, 21 Juli 2017 12:21

Waduh, 14 Warga Bulungan Positif HIV/AIDS

TANJUNG SELOR – Jumlah warga yang terindikasi positif mengidap HIV/AIDS di Kabupaten Bulungan…

Kamis, 20 Juli 2017 11:17

Penjaga SBW Ditemukan Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR – Diot (36), penjaga sarang burung walet (SBW) di daerah Gua Wong, Desa Long Peso,…

Kamis, 20 Juli 2017 11:10

Termotivasi Laode Musa, Hafal 30 Juz Minta Hadiah Umrah

Tak banyak orang anak-anak berusia belia yang mampu menghafal Alquran dengan baik. Dari beberapa yang…

Rabu, 19 Juli 2017 13:06

Sistem Zonasi Dilaporkan ke DPRD, Kepala Disdik Kaltara Bungkam

TANJUNG SELOR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi dilaporkan sejumlah masyarakat Tarakan…

Rabu, 19 Juli 2017 13:01

Insentif Guru Honorer Belum Cair

INSENTIF triwulan pertama guru honorer atau guru tidak tetap (GTT) di Bulungan yang bersumber dari hibah…

Rabu, 19 Juli 2017 13:00

Melahirkan Anak Kedua, Berharap Jadi Penghafal Alquran

Perhelatan Selekti Tilawatil Quran (STQ) ke-24 menjadi momen terindah bagi Nadifatul Mu’tamaroh.…

Rabu, 19 Juli 2017 12:57

Jatim Calon Tuan Rumah STQ XXV

TARAKAN – Jawa Timur (Jatim) menjadi calon kuat penyelenggara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV…

Selasa, 18 Juli 2017 11:30

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

JAKARTA – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kembali memaparkan pembangunan kawasan industri di…

Warga Sumbangan untuk Perbaiki Jalan

Sopir Truk Ngebut di Jalan Jelarai, Warga Sesalkan Tak Ada Penertiban

Infrastruktur di Permukiman Transmigrasi Jelek

Formasi Penerimaan CPNS Masih Tanda Tanya

Hujan, Gubernur Sempat Khawatir

Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

ESDM Ancam Cabut Izin Perusahaan

Banyak Jalan Bopeng di Tanjung Palas

Warga Ancam Gugat Perusahaan Rp 1 T
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .