MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 16 Juli 2017 11:36
Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan
TERKENDALA LAHAN: Dewan mendesak Pemkab Bulungan segera membebaskan lahan dari jembatan di Jalan Meranti menuju Bulu Perindu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun jembatan Sungai Terusan di Gunung Seriang dan jembatan Jalan Meranti di Tanjung Selor sudah lama rampung dikerjakan. Namun, sampai saat ini akses jalan yang menghubungkan kedua jembatan itu belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, untuk membuka akses itu, masih terganjal persoalan lahan.

Karena itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Syarwani kembali mendesak pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah lahan yang menghambat pembangunan jalan dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu. Jika persoalan lahan itu tidak diupayakan, maka akses warga dari Jembatan Meranti menuju Jembatan Gunung Seriang tidak bisa terhubung.

“Kami selalu mendorong pemerintah daerah supaya segera diselesaikan. Kan bisa duduk bersama dan dibicarakan dengan masyarakat. Ketua RT dan lurah bisa memfasilitasi,” kata Syarwani, Jumat (14/7).

Syarwani juga meminta pemerintah daerah melalui pihak-pihak terkait melakukan inventarisasi lahan yang masih mengganjal pembangunan jalan penghubung itu. Ia yakin, tidak semua lahan yang akan dilintasi pembangunan jalan, berkaitan langsung dengan masyarakat Bulu Perindu.

“Jadi harus ada mediasi. Kan pemerintah punya perangkat, mulai RT sampai dinas. Kalau duduk bersama, saya rasa bisa diambil komitmen,” jelasnya.

Terlepas dengan adanya jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Bulu Perindu, lanjutnya, bukan berarti pemerintah daerah tidak memikirkan kelanjutan pembukaan akses dari Jembatan Meranti menuju permukiman. 

Justru, kata dia, dengan adanya jembatan darurat itu, menandakan bahwa akses masyarakat itu sudah sangat mendesak. “Jadi diharapkan pemerintah daerah membuka akses itu,” lanjutnya.

Untuk memudahan pemerintah daerah, masyarakat yang bermukim di Bulu Perindu harus mendukung penuh. Terutama bagi warga pemilik lahan yang dilintasi rencana badan jalan tersebut. “Masyarakat juga harus bisa mengerti, karena ini kepentingan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani mengatakan, pembangunan dua jembatan, yakni di Jalan Meranti dan Gunung Seriang memang akan ditembuskan. Yang jadi persoalan, akses dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu tidak bisa dibuka karena masih terbentur lahan milik warga.

“Kalau dua jembatan ini sudah tidak ada masalah. Tapi kalau harus tembus dari Jembatan Meranti ke Jembatan Terusan, itu masih terkendala lahan,” katanya.

Jika lahan dari ujung Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu sepanjanga 1 kilometer itu bisa dibebaskan, menurutnya, akses itu bisa segera terwujud.  “Kan sebelumnya memang sudah pernah dianggarakan untuk pembebasan. Cuma karena belum bisa (dibeskan), jadi anggarannya ditarik,” terangnya.

Apalagi, untuk jalan dari Jembatan Terusan sepanjang 2 kilometer sudah tidak ada masalah lahan. “Yang belum bisa dibebaskan itu tinggal 1 kilometer. Dari Meranti menuju Bulu Perindu,” pungkasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 14:38

Albothyl Resmi Dilarang, Penarikan Di-deadline Sebulan

TANJUNG SELOR - Albothyl kini resmi dilarang dijual karena pembekuan izin edar obat yang mengandung…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:43

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Utara saat ini sudah memiliki speedboat yang…

Jumat, 23 Februari 2018 14:15

Kasus Dugaan Keracunan Kemungkinan Dihentikan

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda telah mengeluarkan hasil uji laboratorium…

Jumat, 23 Februari 2018 14:12

Terkait Dugaan Pencemaran Sungai, Warga Disarankan Tidak Sebar di Medsos

TANJUNG SELOR – Kondisi perairan di Bulungan yang diduga tercemar limbah mulai dikeluhkan oleh…

Jumat, 23 Februari 2018 14:10

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

TANJUNG SELOR – Arman Suyuti alias Bang Toyib (38), telah menyandang status terpidana mati berdasarkan…

Kamis, 22 Februari 2018 12:58

Potensi Listrik EBT Kaltara Capai 18.180 MW

TANJUNG SELOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara diberikan waktu selama dua…

Kamis, 22 Februari 2018 12:49

64 Lokasi Bakal Dialiri Listrik PLN

TANJUNG SELOR – Penyediaan kebutuhan listrik untuk masyarakat di Kaltara, khususnya di daerah…

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:50

Ingatkan Pasokan Gas untuk PLTG

PEMBANGUNAN PLTG diharapkan bisa selesai tepat waktu dan segera mengalirkan listrik ke masyarakat. Meski…

Banjir Rendam Dua Desa

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

64 Lokasi Bakal Dialiri Listrik PLN

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .