MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 16 Juli 2017 11:36
Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan
TERKENDALA LAHAN: Dewan mendesak Pemkab Bulungan segera membebaskan lahan dari jembatan di Jalan Meranti menuju Bulu Perindu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meskipun jembatan Sungai Terusan di Gunung Seriang dan jembatan Jalan Meranti di Tanjung Selor sudah lama rampung dikerjakan. Namun, sampai saat ini akses jalan yang menghubungkan kedua jembatan itu belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, untuk membuka akses itu, masih terganjal persoalan lahan.

Karena itu, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Syarwani kembali mendesak pemerintah daerah segera menyelesaikan masalah lahan yang menghambat pembangunan jalan dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu. Jika persoalan lahan itu tidak diupayakan, maka akses warga dari Jembatan Meranti menuju Jembatan Gunung Seriang tidak bisa terhubung.

“Kami selalu mendorong pemerintah daerah supaya segera diselesaikan. Kan bisa duduk bersama dan dibicarakan dengan masyarakat. Ketua RT dan lurah bisa memfasilitasi,” kata Syarwani, Jumat (14/7).

Syarwani juga meminta pemerintah daerah melalui pihak-pihak terkait melakukan inventarisasi lahan yang masih mengganjal pembangunan jalan penghubung itu. Ia yakin, tidak semua lahan yang akan dilintasi pembangunan jalan, berkaitan langsung dengan masyarakat Bulu Perindu.

“Jadi harus ada mediasi. Kan pemerintah punya perangkat, mulai RT sampai dinas. Kalau duduk bersama, saya rasa bisa diambil komitmen,” jelasnya.

Terlepas dengan adanya jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Bulu Perindu, lanjutnya, bukan berarti pemerintah daerah tidak memikirkan kelanjutan pembukaan akses dari Jembatan Meranti menuju permukiman. 

Justru, kata dia, dengan adanya jembatan darurat itu, menandakan bahwa akses masyarakat itu sudah sangat mendesak. “Jadi diharapkan pemerintah daerah membuka akses itu,” lanjutnya.

Untuk memudahan pemerintah daerah, masyarakat yang bermukim di Bulu Perindu harus mendukung penuh. Terutama bagi warga pemilik lahan yang dilintasi rencana badan jalan tersebut. “Masyarakat juga harus bisa mengerti, karena ini kepentingan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Adriani mengatakan, pembangunan dua jembatan, yakni di Jalan Meranti dan Gunung Seriang memang akan ditembuskan. Yang jadi persoalan, akses dari Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu tidak bisa dibuka karena masih terbentur lahan milik warga.

“Kalau dua jembatan ini sudah tidak ada masalah. Tapi kalau harus tembus dari Jembatan Meranti ke Jembatan Terusan, itu masih terkendala lahan,” katanya.

Jika lahan dari ujung Jembatan Meranti menuju Bulu Perindu sepanjanga 1 kilometer itu bisa dibebaskan, menurutnya, akses itu bisa segera terwujud.  “Kan sebelumnya memang sudah pernah dianggarakan untuk pembebasan. Cuma karena belum bisa (dibeskan), jadi anggarannya ditarik,” terangnya.

Apalagi, untuk jalan dari Jembatan Terusan sepanjang 2 kilometer sudah tidak ada masalah lahan. “Yang belum bisa dibebaskan itu tinggal 1 kilometer. Dari Meranti menuju Bulu Perindu,” pungkasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 13:16

Gara-Gara Izin Penerbangan MAF Dibekukan, Warga Kirim Surat Terbuka untuk Presiden

TANJUNG SELOR – Terhentinya penerbangan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) sejak beberapa…

Kamis, 23 November 2017 13:01

Defisit Anggaran Ditutup Silpa

TANJUNG SELOR – Dalam draf Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS),…

Rabu, 22 November 2017 13:44

Tak Ada Toleransi Keterlambatan

TES SKB CPNS Pemprov Kaltara ditangani oleh dua instansi yang berpengalaman. Yakni, BKN) dan LAN. Keberadaan…

Rabu, 22 November 2017 13:43

Tinggal Selangkah, Peserta CPNS Absen

TANJUNG SELOR – Tinggal selangkah lagi peserta seleksi CPNS Pemprov Kaltara menggapai harapannya…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:12

Ramp Check Digelar H-10

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan mulai melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

Ramp Check Digelar H-10

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

Panwaslu Tak Persoalkan Status

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .