MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 14 Juli 2017 11:39
Ternyata Ini Penyebab Banjir di Ibu Kota Kaltara
BANJIR: Luapan air Sungai Kayan yang merendam salah satu ruas jalan di ibu kota Kaltara, Rabu (12/7).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Banjir di sejumlah kawasan ibu kota Kaltara akibat meluapnya Sungai Kayan, selain intensitas hujan di wilayah hulu yang tinggi, pendangkalan sungai juga disebut sebagai salah satu penyebabnya.

Seperti pendangkalan di Sungai Buaya, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bulungan Adriani, akibatnya curah hujan yang tinggi di hulu ditambah pasang air laut membuat air sungai meluber ke permukiman warga.

“Apalagi di kawasan Jalan Skip hingga Kampung Arab terbilang rendah. Jadi air mudah tergenang,” ujarnya, Kamis (13/7).

Penyebab lainnya, kata dia, sistem drainase di dalam Kota Tanjung Selor belum begitu baik sehingga air tidak lancar mengalir. “Apalagi kalau tempat saluran dipenuhi dengan bahan material bangunan atau sampah,” katanya.

Lalu langkah apa yang dilakukan Pemkab Bulungan? Menurutnya, saat ini hanya dilakukan penanganan sebagian kecil, karena terkendala anggaran. Misal, kata dia, membuat gorong-gorong di Jalan Salak.

Sedangkan untuk pengerukan Sungai Buaya, dia mengaku belum diprogramkan. Karena menurut perkiraan pihaknya membutuhkan anggaran yang cukup besar. Dia juga mengatakan, untuk jangka panjang perlu dilakukan pembenahan sistem drainase.

Namun untuk melakukan pembenahan, pihaknya berharap ada kucuran anggaran dari pemerintah provinsi atau pusat. “Kami juga sudah komunikasi dan koordinasi,” ujarnya.

“Kalau penanggulangan banjir itu kan banyak caranya. Seperti pembuatan kanal dan drainase. Kalau kabupaten itu, kerjanya kecil-kecil aja seperti drainse. Itu juga tidak bisa yang besar, yang di lingkungan saja,” tambahnya.

Disinggung apakah ada anggaran untuk penanggulangan banjir di anggaran perubahan, Adriani mengaku belum mengajukan ke tim anggaran pemerintah daerah. Namun, kata dia, penanganan banjir ini selalu diusulkan dalam anggaran.

“Kalau prioritas, saya rasa iya. Cuma kategorinya paling atas atau tidak, saya belum lihat. Karena saya juga belum lihat renstra yang disusun pendahulu saya,” pungkasnya. (san/har/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:09

Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala…

Selasa, 19 September 2017 12:57
Sisi Lain dari Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Sejak dibukanya pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara, pendaftar dari berbagai daerah pun langsung berdatangan…

Selasa, 19 September 2017 12:55

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

TANJUNG SELOR – Masalah legalisir kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran yang menjadi syarat berkas…

Senin, 18 September 2017 12:08

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

TARAKAN – Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengaku prihatin mendengar kondisi yang…

Senin, 18 September 2017 11:58

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan dana bantuan operasional…

Minggu, 17 September 2017 14:01

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

PERSOALAN pencemaran sungai di Kabupaten Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara, juga jadi…

Minggu, 17 September 2017 13:59

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Keran CPNS yang dibuka pemerintah untuk Pemprov Kaltara diserbu ribuan pendaftar. Beberapa pendaftar…

Minggu, 17 September 2017 13:57

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

TANJUNG SELOR – Dugaan adanya pendaftar CPNS Pemprov Kaltara menggunakan ijazah palsu saat penyerahan…

Minggu, 17 September 2017 13:55

ESDM Wanti-Wanti Perusahaan Tambang di Malinau

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tandulangi…

Sabtu, 16 September 2017 13:33

Waspada Peredaran Obat PCC di Kaltara, Pengguna Bisa Alami Kejang-Kejang

TARAKAN - Beredarnya obat PCC (paracetamol, caffeine dan carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara…

Panitia Temukan Ijazah Palsu

Polres Diserbu Pemohon SKCK

Maskapai Bertambah, Penumpang Speedboat Normal

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .