MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 11 Juli 2017 12:16
Gubernur Sayangkan Ekspor Kepiting Vakum

BUMN Lirik Bangun Penampungan Kepiting di Tarakan

POTENSI KELAUTAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat meninjau ekspor perdana udang dan kepiting melalui Bandara Internasional Juwata Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, align="left">JAKARTA - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) telah memfasilitasi ekspor kepiting dan udang asal daerah ini ke Kuala Lumpur, Malaysia. Namun disayangkan program itu tidak berjalan. Oleh Pemprov melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah melaporkan hal ini kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

 

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie sangat menyayangkan vakumnya kegiatan ekspor komoditas tersebut. Padahal, usaha ini telah digadang-gadang mampu memberi keuntungan yang lebih besar kepada petambak dan pelaku usaha di Kaltara.

 

“Ini sangat disayangkan. Padahal, tujuan kita memfasilitasi itu agar usaha budidaya udang dan kepiting itu bisa lebih bergairah dari yang ada sekarang,” kata Irianto, Senin (10/7). 

 

Hitungan biaya dan waktu yang diperlukan selama mengekspor kepiting via pesawat udara jauh lebih efisien dibandingkan menggunakan jalur laut. Ekspor via udara juga mempunyai risiko keamanan yang lebih kecil jika dibandingkan lewat jalur ilegal di perairan.

 

“Untuk sampai di Kuala Lumpur saja hanya butuh 2 jam. Sedangkan yang lewat jalur perairan 2 jam baru sampai di Tawau. Cost-nya pun lebih tinggi. Selisih 20 persen,” ujarnya.

 

Irianto menegaskan, salah satu tujuan pemerintah daerah memfasilitasi ekspor komoditas laut ini adalah untuk mengarahkan agar para pengusaha kepiting dan udang bisa menjadi eksportir resmi dan mandiri. Sayangnya, misi tersebut harus kandas di tengah jalan.

 

“Kami mau masyarakat menjadi eksportir resmi. Bukan hanya orang Tawau yang menikmati keuntungan yang besar dari bisnis ini. Kami mau mulai dari petambak sampai pelaku usaha bisa berkembang lebih pesat,” sebutnya. 

 

Ditambahkan, setiap hari Kaltara bisa memproduksi sebanyak 15 hingga 20 ton kepiting dalam kondisi hidup. Kepiting Kaltara digemari oleh pasar Tiongkok dan Hongkong. Hanya saja kegiatan ekspornya tak pernah terdata, sebab selalu menggunakan jalur tak resmi melalui Tawau, Malaysia. Dimana para pengusaha Tawau yang kemudian mengekspor kepiting asal Kaltara tersebut ke dua negara di Asia Timur itu.

 

“Jadi kalau sudah sampai di Hongkong, orang tahunya itu kepiting dari Malaysia. Padahal kan dari Indonesia,” kata Irianto. 

 

Ke depan, lanjutnya, pemerintah mesti menyiapkan penampungan kepiting hasil tangkapan petambak, baik untuk keperluan ekspor maupun industri industri hilirnya. Sejatinya, brand Kaltara dan Indonesia diharapkan bisa tetap melekat sampai ke pasar global.

 

“Sudah ada BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang meninjau lokasi di Tarakan untuk membuat penampungan kepiting. Mereka harapkan ekspor jalur resmi tetap bisa berlanjut karena di Tarakan sudah ada bandara internasional,” sebutnya. 

 

Untuk diketahui, jika lewat jalur resmi, sertifikat kesehatan komoditas bisa dikeluarkan oleh Badan Karantina dalam negeri sehingga tak menjadi ancaman komoditas tersebut ditahan oleh karantina negara tujuan.  

 

Pasal 7 Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan menyebut setiap media pembawa hama dan penyakit hewan karantina yang akan dikeluarkan dari wilayah Republik Indonesia wajib dilengkapi sertifikat kesehatan bagi hewan, bahan asal hewan, dan hasil bahan asal hewan, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain.

 

Kedua, wajib melalui tempat-tempat pengeluaran yang telah ditetapkan. Dan ketiga, dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat pengeluaran untuk keperluan tindakan karantina. 

 

Tahun lalu, saat Pemprov Kalimantan Utara menggandeng maskapai 3-MG, ekspor kepiting via pesawat udara dari bandar udara Juwata Tarakan ke Singapura sempat berlangsung sebanyak 6 kali. Dari Singapura, kepiting diangkut lewat jalur darat ke Kuala Lumpur. Lalu upaya ekspor kembali dijajaki bersama maskapai asal Malaysia, Asia Cargo Express, namun tak kunjung terealisasi. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:24

STQ Bawa Berkah bagi Tarakan

TARAKAN – Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV menjadi berkah tersendiri bagi warga…

Rabu, 19 Juli 2017 13:33

STQ Nasional Kaltara Dianggap Istimewa

TARAKAN – Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke-24 Kalimantan Utara (Kaltara) di…

Rabu, 19 Juli 2017 13:32

Rekomendasi DPRD Segera Disampaikan ke Gubernur

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara H Udin Hianggio mengatakan, rekomendasi DPRD Kaltara…

Rabu, 19 Juli 2017 13:29

Kaltara Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

JAKARTA – Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai salah satu bagian paru-paru dunia, dengan 4,5 juta…

Rabu, 19 Juli 2017 13:28

Seleksi CPNS Bisa Lebih Cepat

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS jalur formasi umum di lingkungan Pemprov Kaltara…

Rabu, 19 Juli 2017 13:27

Pemprov Tambah BTS di Bulungan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara Kaltara  berencana menambah…

Selasa, 18 Juli 2017 12:03

Gubernur Segera Usulkan SMK Berasrama

JAKARTA - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengusulkan agar segera dibangun SMK berasrama di perbatasan.…

Selasa, 18 Juli 2017 12:02

Perlengkapan Lomba Dibenahi Maksimal

TARAKAN – Panitia daerah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional ke-24 Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 18 Juli 2017 12:01

Tim Kesehatan Tiap Hari Visitasi

TARAKAN – Sejumlah pembenahan dan evaluasi di sejumlah bidang terus dilakukan panitia daerah STQ…

Selasa, 18 Juli 2017 12:00

Dputr Tingkatkan Kompetensi Juru Gambar

TANJUNG SELOR – Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan standar kompetensi juru gambar sipil dan…

Gubernur Segera Usulkan SMK Berasrama

SMK di Perbatasan Akan Dibangun 2019

Tsingshan Lirik Kalimantan Utara, Akan Bangun Industri Stainless Steel dan PLTU

Dputr Tingkatkan Kompetensi Juru Gambar

STQ Bawa Berkah bagi Tarakan

STQ Nasional Kaltara Dianggap Istimewa

Pemprov Tambah BTS di Bulungan

Perlengkapan Lomba Dibenahi Maksimal

Tiga Peserta Istimewa Hadir di STQ Nasional

Kaltara Komitmen Jaga Kelestarian Hutan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .