MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 11 Juli 2017 11:30
Polres Tarakan “Diserang” Teroris

Kapolres Tegaskan Siap dari Ancaman Teroris

SIMULASI: Personel kepolisian menunjukkan kesigapan terhadap ancaman terorisme pada Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara, Senin (10/7).

PROKAL.CO, TARAKAN – Sejumlah personel kepolisian nyaris menjadi korban ancaman terorisme saat melakukan tugas penjagaan dan pengamanan di Mako Polres Tarakan, Senin (10/7).

Tiba-tiba dari arah masuk Mako Polres Tarakan sebuah kendaraan roda empat berwarna silver, perlahan mendekati penjagaan. Dari dalam kendaraan itu turun dua orang tak dikenal dan mendekati petugas di penjagaan.

Tidak disangka, ternyata kedua orang tak dikenal itu melakukan penyerangan kepada aparat yang berjaga. Namun, dengan kesigapan personel Polres Tarakan berhasil melumpuhkan dua orang tersebut dengan teknik beladiri dan tembakan tidak mematikan ke arah tubuh penyerang.

Melihat dua rekannya dilumpuhkan, empat orang tak dikenal lainnya yang masih berada di dalam mobil, melarikan diri sambil melepaskan tembakan ke arah penjagaan.

Melihat orang tak dikenal tersebut melarikan diri, dua anggota polisi yang di penjagaan melakukan pengejaran. Sedangkan anggota lainnya sigap dengan melaporkan kejadian tersebut sekaligus meminta petunjuk kepada pimpinan.

Pimpinan memerintahkan kepada personel lain untuk memperketat dan menambah pengamanan di Mako Polres Tarakan. Sementara Satuan Lalu Lintas dan Satuan Sabhara diperintahkan melakukan pengejaran dan penghadangan terhadap pelaku yang melarikan diri.

Aksi kejar-kejaran layaknya di film action pun dilakoni aparat Polres Tarakan. Dengan cekatan, satuan yang diperintahkan melakukan pengejaran menempel ketat kendaraan yang digunakan pelaku. Sementara anggota Sabhara lain menyiapkan road blocker yang merupakan salah satu perlengkapan Polri untuk menghentikan laju kendaraan, baik roda empat maupun roda dua dalam bentuk paku.

Satuan Lalu Lintas yang melakukan pengejaran, melakukan deskresi kepolisian dengan tindakan represif sesuai Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 01 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan, karena terdesak oleh situasi. Namun, pada upaya penghadangan tersebut, dua pelaku yang ada di mobil berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor milik masyarakat, yang parkir di pinggir jalan raya.

Satuan Lalu Lintas dan Sabhara yang melakukan pengejaran dan penghadangan, lalu meminta bantuan dari Brimob Detasemen C Polda Kaltim yang tiba beberapa menit kemudian di tempat kejadian perkara (TKP) bersama mobil ambulans. Kemudian melakukan pergerakan pendekatan terhadap pelaku yang berhasil dilumpuhkan. 

Anggota Brimob kemudian mengamankan senjata api yang dibawa para pelaku. Lalu dilakukan penggeledahan badan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya lain yang tersembunyi di balik pakaian pelaku.

Kemudian dilakukan pengecekan, penggeledahan dan strelisasi terhadap kendaraan roda empat pelaku untuk memastikan tidak ada bahan peledak atau barang berbahaya lain yang dapat membahayakan masyarakat sekitar. Dari dalam kendaraan tersebut ditemukan satu pucuk senjata laras panjang milik tersangka.

Setelah dipastikan aman dan steril, personel Brimob memberikan kode kepada petugas ambulans untuk segera mengevakuasi pelaku yang berhasil dilumpuhkan untuk diamankan guna proses penyidikan.

Pada situasi lain, petugas kepolisian berhasil melakukan penyelidikan terhadap dua pelaku lain yang melarikan diri. Mereka diketahui berada di salah satu rumah yang menjadi tempat persembunyiannya. Kepolisian pun mengiriman satu tim antiteror untuk melakukan penggerebekan dengan menggunakan kendaraan APC (Armour Personel Career).

Begitu sampai di TKP, tim antiteror dari Unit Gegana Satuan Brimob Detasemen C Polda Kaltim dengan sigap melakukan penindakan dengan menggunakan teknik CQB (Close Quarter Battle) atau pertempuran jarak dekat.

Saat melakukan pergerakan pendekatan ke arah tempat persembunyian pelaku yang diduga teroris, terjadi penyerangan darurat lantaran salah satu di antaranya sedang berada di luar rumah. Namun tim berhasil melumpuhkan pelaku. Kemudian melakukan penggerebekan di dalam rumah dan mendapati satu pelaku lainnya.

Setelah berhasil melumpuhkan, petugas kemudian melakukan penggeledahan badan dan mengamankan senjata api pelaku. Dari hasil penindakan tersebut, satu pelaku mengalami luka tembak pada bagian kaki dan lainnya yang berada di luar rumah meninggal dunia.

Dari hasil penggeledahan di sekitar rumah, diduga bahwa kedua pelaku masih menyembunyikan senjata api di sekitar tempat persembunyiannya. Karena itu, tim antiteror segera menghubungi unit K-9 Polres Tarakan untuk meminta bantuan. Setelah melakukan pencarian dengan menggunakan K-9, berhasil ditemukan satu pucuk senjata api laras pendek.

Kejadian di atas merupakan simulasi penanggulangan teroris yang digelar Polres Tarakan memperingati HUT ke-71 Bhayangkara di halaman Islamic Center.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit mengungkapkan, simulasi tersebut menunjukkan kesiapan aparat dalam mengamankan berbagai ancaman teroris yang merongrong Kota Tarakan.

“Dengan kesiapan ini, tentunya bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kalau polisi siap kan berarti kita bisa mengamankan Kota Tarakan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, setiap personel kepolisian sudah dibekali dengan berbagai keterampilan untuk mengantisipasi kejahatan yang mengancam. Terutama menembak dan beladiri. Bahkan, untuk beladiri, anggota polisi wajib menguasai dan menjadi salah satu bahan pertimbangan saat kenaikan pangkat. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 12:46

Tarakan Calon Kuat Tuan Rumah Event Nasional

TARAKAN – Kegiatan skala nasional bakal kembali digelar di Kota Tarakan, tahun depan. Yakni Rapat…

Jumat, 21 Juli 2017 12:42

Said Agil Usul Juara Diberi Hadiah

TARAKAN – Ketua dewan hakim Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV, Said Agil Husin Al Munawar mengaku…

Jumat, 21 Juli 2017 12:25

BNN Buru Pemilik Sabu 5 Kg

TARAKAN – Kasus penangkapan sabu-sabu seberat 5 kg yang menyeret salah seorang petugas Lapas Kelas…

Kamis, 20 Juli 2017 11:31

Ipar Dipukul, Residivis Balas Pakai Badik

TARAKAN – Residivis kasus pencurian, Rusli, kembali dijebloskan pihak kepolisian ke tahanan. Namun,…

Kamis, 20 Juli 2017 11:30

Imigrasi Perketat Pembuatan Paspor

TARAKAN – Konflik antara angkatan bersenjata Filipina dengan kelompok Maute di Marawi, tidak hanya…

Kamis, 20 Juli 2017 11:12

Status Setnov Tak Berdampak ke Daerah

TARAKAN – Status tersangka yang disandang Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto atau Setnov pada…

Kamis, 20 Juli 2017 11:11

Musa Hafiz “Hipnotis” Warga Tarakan

TARAKAN – Keikutsertaan Laode Musa atau Musa Hafiz di Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV, menyedot…

Rabu, 19 Juli 2017 13:26

Kembangkan Kasus Penganiayaan, Polisi Temukan Pengedar

TARAKAN - Polsek Barat Tarakan menciduk seorang pengedar narkoba, Ahmad alias Wanda di RT 08 Beringin,…

Rabu, 19 Juli 2017 13:08

Gugatan Praperadilan HD Ditolak

TARAKAN – Sidang praperadilan perkara penangkapan HD, petugas Lapas Kelas II A Tarakan, kembali…

Rabu, 19 Juli 2017 13:03

Badrun dan Khairul Yakin Diusung Gerindra

TARAKAN – Proses penjaringan bakal calon wali kota terus dilakukan partai politik yang membuka…

Novtan Tak Kunjung Ditemukan

Ipar Dipukul, Residivis Balas Pakai Badik

Tarakan Belum Siap Terapkan Sekolah Lima Hari

Distribusi Gas Bakal Dihentikan

Media Dianggap Berperan Naikkan Popularitas

Tim Saber Pungli Bakal Proses Laporan Warga

KPU Mulai Siapkan Rekrutmen PPK dan PPS

Kembangkan Kasus Penganiayaan, Polisi Temukan Pengedar

Cabang Lomba STQ Bakal Ditambah

Musa Hafiz “Hipnotis” Warga Tarakan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .