MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 11 Juli 2017 11:27
Warga Hentikan Proyek Runway Bandara Nunukan

Dishub Kaltara Minta Persoalan Lahan Diselesaikan

TERKENDALA PEMBEBASAN: Warga yang mengklaim lahannya belum dibayar meminta aktivitas perpanjangan landasan pacu Bandara Nunukan dihentikan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Proyek penambahan panjang landasan pacu atau runway Bandara Nunukan hingga kini masih terganjal klaim kepemilikan lahan oleh warga. Bahkan, warga yang mengaku sebagai pemilik lahan meminta pekerjaan dihentikan.

“Kami mendatangi  dan meminta kontraktor untuk menghentikan seluruh aktivitas khusus di atas areal kami. Karena pembayaran lahan kami belum selesai sejak tahun 2008 hingga saat ini,” kata Syarief Yusuf Yunus, warga yang mengaku lahannya belum dibebaskan, Senin (10/7).

Larangan ini berlaku sejak tanggal 9 Juli sampai ada penyelesaian dari pihak terkait. Untuk mencari jalan keluar, pihaknya akan menggelar hearing dengan DPRD Nunukan. “Karena sudah cukup lama, tapi belum ada reaksi dari instansi terkait. Hanya disposisi saja, tapi enggak ada tindak lanjut hingga sekarang,” katanya.

Ia juga mengaku memiliki dokumen lengkap terhadap lahan yang diklaimnya. “Kepemilikan tunggal, tidak pernah tumpang tindih sejak digarap sampai sekarang,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid yang dikonfirmasi, mengatakan informasi yang diterima dari Kepala Bandara Nunukan Nurul Anwar, proyek landasan pacu sepanjang 200 meter memang sempat dihentikan karena persoalan lahan. Namun, saat ini sudah dikerjakan kembali sambil menyelesaikan persoalan tersebut.

“Awalnya lahan di area landasan pacu sudah tidak ada masalah. Pemerintah setempat mendata lahan yang ada sertifikat. Tapi belakangan ada pengakuan dari pihak lain,” ujar Taupan.

Terkait persoalan itu, pemerintah setempat juga akan meminta pendampingan dari aparat keamanan. Karena, dengan adanya pengakuan dari pihak lain, berarti ada dua kepemilikan di lahan yang sama.

Informasinya, lanjut dia, persoalan ini sudah pernah difasilitasi DPRD Kabupaten Nunukan. Saat itu, dewan meminta agar pekerjaan tidak dilanjutkan sebelum persoalan lahan selesai.

“Tapi Kepala Bandara minta jaminan siapa yang bertangung jawab kalau tidak selesai. Nah, katanya tidak ada yang mau. Jadi sekarang pekerjaan tetap lanjut sambil menyelesaikan persoalan lahan,” terangnya.

Kegiatan perpanjangan landasan pacu Bandara Nunukan merupakan bantuan pemerintah pusat. Jika pekerjaan dihentikan, angaran tidak bisa terserap dan akan dikembalikan ke pusat.

“Kalau tidak terserap, ya hangus, ditarik kembali. Kan daerah yang rugi,” imbuhnya.

Dia juga menyayangkan Pemkab Nunukan tidak segera menyelesaikan masalah itu. Padahal, salah satu jaminan pemerintah pusat memberikan bantuan salah satunya lahan sudah clean and clear dari berbagai permasalahan. Seharunya, lanjut dia, Pemkab Nunukan melalui Bagian Pertanahan dan pihak-pihak terkait lainnya bisa berkoordinasi.

“Jaminan pusat membantu itu kan lahan sudah tidak ada masalah. Malah Bupati (Nunukan) tahun depan mengusulkan lagi. Nah, sekarang aja belum selesai. Jadi berdampak ke tahun depan,” ujarnya.

“Kita di Kaltara ini beruntung, bandara dapat bantuan dari pusat. Jangan sampai hal seperti ini menghambat bantuan,” sambungnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk ikut mendukung program pemerintah, baik itu provinsi maupun pusat. “Kalau ada masalah, diselesaikan dengan hukum, jangan main stop aja,” pintanya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:00

Polda Kaltara Terima Helikopter

TANJUNG SELOR - Untuk menunjang kinerja Polda Kaltara, Markas Besar Polisi RI (Mabes Polri) memberikan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:52

Perbanyak Silaturahmi, Jenguk Senior yang Sakit

Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh seluruh umat muslim untuk bersilaturahmi. Tak kecuali Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…

Kamis, 21 Juni 2018 14:46

Transportasi Air Masih Primadona

TANJUNG SELOR – Transportasi air masih menjadi primadona bagi masyarakat Bumi Benuanta-sebutan…

Jumat, 15 Juni 2018 08:57

Ribuan Umat Islam Padati Baitul Izzah

TARAKAN - Cuaca mendung yang sempat menyelimuti langit di Kota Tarakan pada Jumat (15/6), tidak menghentikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .