MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 10 Juli 2017 10:11
Pejabat Ini Punya Simpanan Anak SMA, Digerebek saat Tidur
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Seorang pejabat di lingkungan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) berinisial MN (57), yang melakukan perbuatan asusila terhadap seorang pelajar salah satu SMA di Bulungan, Kembang (17)- bukan nama sebenarnya, terancam hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

Ancaman hukuman itu sesuai pasal yang disangkakan kepada MN, yakni Pasal 82 Jo Pasal 76 huruf e Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Di Pasal 82 ayat (1), setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Sementara di Pasal 76E, menyebutkan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Dari informasi yang diperoleh, MN kini telah mendekam di tahanan Polres Bulungan sejak beberapa hari lalu. Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim AKP Gede Prasetya Adi Sasmita, perbuatan MN terungkap pada Rabu (5/7) lalu, sekira pukul 01.30 Wita.

MN melakukan tindak asusila terhadap siswi SMA itu di mess kantornya Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Aksi MN diketahui masyarakat setempat dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Saat dilakukan penggerebekan, tim Satreskrim yang didampingi Ketua RT 17 Sriyanti, awalnya mengetuk pintu mes. Selang beberapa saat kemudian, MN membuka pintu. Saat masuk, pihak kepolisian mendapati Kembang dalam keadaan tidur ditutupi selimut di kamar MN. Pihak kepolisian juga mengamankan pakaian Kembang sebagai barang bukti.

“Keduanya kami bawa ke Mako Polres Bulungan untuk dimintai keterangan,” ujar Gede saat dikonfirmasi Bulungan Post, Ahad (9/7).

Dari keterangan yang diperoleh pihak kepolisian dari keduanya, Kembang mau diajak tidur karena selama ini kebutuhannya, baik untuk makan maupun membayar sewa indekos dipenuhi oleh MN. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .