MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 10 Juli 2017 10:11
Pejabat Ini Punya Simpanan Anak SMA, Digerebek saat Tidur
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Seorang pejabat di lingkungan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) berinisial MN (57), yang melakukan perbuatan asusila terhadap seorang pelajar salah satu SMA di Bulungan, Kembang (17)- bukan nama sebenarnya, terancam hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

Ancaman hukuman itu sesuai pasal yang disangkakan kepada MN, yakni Pasal 82 Jo Pasal 76 huruf e Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Di Pasal 82 ayat (1), setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Sementara di Pasal 76E, menyebutkan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Dari informasi yang diperoleh, MN kini telah mendekam di tahanan Polres Bulungan sejak beberapa hari lalu. Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim AKP Gede Prasetya Adi Sasmita, perbuatan MN terungkap pada Rabu (5/7) lalu, sekira pukul 01.30 Wita.

MN melakukan tindak asusila terhadap siswi SMA itu di mess kantornya Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Aksi MN diketahui masyarakat setempat dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Saat dilakukan penggerebekan, tim Satreskrim yang didampingi Ketua RT 17 Sriyanti, awalnya mengetuk pintu mes. Selang beberapa saat kemudian, MN membuka pintu. Saat masuk, pihak kepolisian mendapati Kembang dalam keadaan tidur ditutupi selimut di kamar MN. Pihak kepolisian juga mengamankan pakaian Kembang sebagai barang bukti.

“Keduanya kami bawa ke Mako Polres Bulungan untuk dimintai keterangan,” ujar Gede saat dikonfirmasi Bulungan Post, Ahad (9/7).

Dari keterangan yang diperoleh pihak kepolisian dari keduanya, Kembang mau diajak tidur karena selama ini kebutuhannya, baik untuk makan maupun membayar sewa indekos dipenuhi oleh MN. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:12

Indeks Demokrasi di Kaltara Naik

JAKARTA – Penghargaan demi penghargaan terus diraih Kaltara di tingkat…

Jumat, 14 Desember 2018 10:09

Simpan Sabu 10 Kg di Jeriken, Dua WNA Diduga Jaringan Internasional

TANJUNG SELOR – Dua warga negara asing tanpa identitas diamankan jajaran…

Jumat, 14 Desember 2018 10:05

Libatkan Masyarakat Awasi Pemilu

TANJUNG SELOR – Pengawasan partisipatif masyarakat menjadi cara Badan Pengawas…

Kamis, 13 Desember 2018 10:45

Nelayan Curigai Ada Permainan Penyaluran Solar Bersubsidi

TARAKAN – Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Tarakan kembali mengeluhkan sulitnya…

Kamis, 13 Desember 2018 10:31

Waspada Ancaman di Perbatasan

TARAKAN – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan aparat keamanan akan…

Kamis, 13 Desember 2018 10:29

Bocah 4 Tahun Terseret Arus

TANJUNG SELOR – Suasana di kamar jenazah RSD dr H…

Rabu, 12 Desember 2018 09:53

GIMANA NIH..!! Penyaluran Dana Desa Tersendat di Kabupaten

PENYALURAN dana desa tahap ketiga ke rekening kas umum daerah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:52

Dana Transfer Naik Rp 514 M

JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Utara. Pasalnya, provinsi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .