MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 19 Juni 2017 12:56
BPK Peringatkan Kepala Daerah, Turunkan Tim ke Bulungan
Tornando Saifullah

PROKAL.CO, TARAKAN – Peringatan disampaikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltara Tornando Saifullah kepada seluruh kepala daerah tidak menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan laporan keuangan.

Jika tidak segera dilakukan perbaikan sesuai jangka waktu yang ditentukan BPK, maka siap-siap berusuran dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, Tornando menegaskan tidak hanya bagi daerah yang mendapat belum mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Daerah yang meraih opini WTP pun diminta segera menyikapi adanya rekomendasi-rekomendasi yang diberikan untuk diperbaiki.

“Kami memberikan infus bagi mereka (pemerintah daerah) untuk menyelesaikan permasalahan. Tapi dalam jangka waktu tertentu tidak dilakukan yang namanya perbaikan, atau pun nanti ada hal yang berkaitan dengan indikasi kerugian, kami juga nanti menyampaikan kepada KPK,” ujarnya, Jumat (16/6).

Dari hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah 2016 yang dilakukan pihaknya, tiga daerah mendapatkan rekomendasi perbaikan yaitu Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan.

Dia menyampaikan seperti Tarakan yang salah satu poin masih perlu perbaikan adalah menyangkut persoalan aset tanah. Sementara untuk Bulungan adanya temuan atas penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah.

Sementara itu, di Kabupaten Tana Tidung berkaitan persoalan tanah yang ternyata masih tumpang tindih antara milik pemerintah setempat dengan Inhutani maupun Perhutani.

“Kalau pemerintah daerah tidak mau menindaklanjuti ini, sudah ranahnya hukum, bukan pada besarannya, tapi pada tindak pidana yang dilakukan,” tegasnya.

Tornando menambahkan, bisa saja temuan-temuan ini disebabkan kurangnya sumberdaya manusia yang dimiliki pemerintah daerah. Seperti di Kabupaten Tana Tidung. Karena itu, pihaknya sudah menyarankan agar Pemkab KTT merekrut pegawai yang benar-benar mengerti terhadap persoalan tersebut.

Dari sejumlah temuan-temuan, dia menyebutkan total indikasi kerugian mencapai Rp 442.479.368.835.70. Di antaranya kerugian negara dan daerah mencapai Rp 6.325.365.686.67. Ada juga kekurangan penerimaan Rp 1.131.909.128.57. Namun, itu sudah termasuk temuan yang didapat dari lima kabupaten dan kota ditambah provinsi.

Dia juga mengatakan, terkait temuan di Kabupaten Bulungan atas penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah, pihaknya telah menurunkan tim investigasi. Meski, sebenarnya sedang dalam proses hukum di kejaksaan.

Tim investigasi yang diturunkan, lanjutnya, atas permintaan kejaksaan untuk menghitung berapa kerugian negara yang ditimbulkan dari temuan itu.

“Sekarang ada tim investigasi dari pusat yang lagi sedang bekerja di Bulungan. Karena kemarin itu teman-teman kejaksaan meminta BPK untuk memeriksa,” ungkapnya.

Namun, Tornando enggan membeberkan di instansi mana pada Pemkab Bulungan yang tidak menyetorkan penerimaan ke kas daerah tersebut. Dia juga tidak mau menyebutkan tahun berapa kegiatan itu dilakukan.

Hanya saja, dirinya menargetkan kerja tim investigasi bisa rampung sesegera mungkin. Sehingga usai Lebaran, pihaknya sudah bisa menyerahkan berapa perhitungan kerugian Pemkab Bulungan dari temuan itu. 

“Mudah-mudahan di akhir Juli kami sudah dapatkan angka. Nanti kami sikapi kepada kejaksaan, biar kejaksaan yang nanti melanjutkan ke pengadilan,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 12:25

Balas Jasa hingga Terpisah untuk Selamanya

Kisah inspiratif kakek bernama Ahmad dan perempuan paruh baya, Windy (39) yang tak ada hubungan keluarga,…

Selasa, 24 Oktober 2017 12:22

2018, Bulungan Minim Pembangunan

TANJUNG SELOR – Defisit anggaran bakal terus menyelimuti Pemkab Bulungan. Besaran APBD 2018 mendatang…

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Perda BUMD Mendesak Disahkan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengharapkan agar DPRD Kaltara bisa melakukan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:20

Mucil, Penjual Bentol Bakal Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Lama tak mendapat tindakan tegas dari aparat keamanan, penjual bensin botol (bentol)…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:05

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:04

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS Pemprov Kaltara sudah…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:59

Diskon 50 Persen untuk Dhuafa, Siapkan Layanan Kesehatan

Untuk memberikan manfaat kepada umat, Baznas Kaltara berinisiatif mendirikan dua layanan, yakni Baznas…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

Berawal dari Keprihatinan, Masih Butuh Penyempurnaan

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

Setelah Verifikasi, Lanjut Monitoring

Pelabuhan Feri Bunyu Masuk RIPN, Bakal Dianggarkan Rp 110 M dari APBN

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .