MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 19 Juni 2017 12:56
BPK Peringatkan Kepala Daerah, Turunkan Tim ke Bulungan
Tornando Saifullah

PROKAL.CO, TARAKAN – Peringatan disampaikan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltara Tornando Saifullah kepada seluruh kepala daerah tidak menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan laporan keuangan.

Jika tidak segera dilakukan perbaikan sesuai jangka waktu yang ditentukan BPK, maka siap-siap berusuran dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, Tornando menegaskan tidak hanya bagi daerah yang mendapat belum mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Daerah yang meraih opini WTP pun diminta segera menyikapi adanya rekomendasi-rekomendasi yang diberikan untuk diperbaiki.

“Kami memberikan infus bagi mereka (pemerintah daerah) untuk menyelesaikan permasalahan. Tapi dalam jangka waktu tertentu tidak dilakukan yang namanya perbaikan, atau pun nanti ada hal yang berkaitan dengan indikasi kerugian, kami juga nanti menyampaikan kepada KPK,” ujarnya, Jumat (16/6).

Dari hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah 2016 yang dilakukan pihaknya, tiga daerah mendapatkan rekomendasi perbaikan yaitu Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan.

Dia menyampaikan seperti Tarakan yang salah satu poin masih perlu perbaikan adalah menyangkut persoalan aset tanah. Sementara untuk Bulungan adanya temuan atas penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah.

Sementara itu, di Kabupaten Tana Tidung berkaitan persoalan tanah yang ternyata masih tumpang tindih antara milik pemerintah setempat dengan Inhutani maupun Perhutani.

“Kalau pemerintah daerah tidak mau menindaklanjuti ini, sudah ranahnya hukum, bukan pada besarannya, tapi pada tindak pidana yang dilakukan,” tegasnya.

Tornando menambahkan, bisa saja temuan-temuan ini disebabkan kurangnya sumberdaya manusia yang dimiliki pemerintah daerah. Seperti di Kabupaten Tana Tidung. Karena itu, pihaknya sudah menyarankan agar Pemkab KTT merekrut pegawai yang benar-benar mengerti terhadap persoalan tersebut.

Dari sejumlah temuan-temuan, dia menyebutkan total indikasi kerugian mencapai Rp 442.479.368.835.70. Di antaranya kerugian negara dan daerah mencapai Rp 6.325.365.686.67. Ada juga kekurangan penerimaan Rp 1.131.909.128.57. Namun, itu sudah termasuk temuan yang didapat dari lima kabupaten dan kota ditambah provinsi.

Dia juga mengatakan, terkait temuan di Kabupaten Bulungan atas penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah, pihaknya telah menurunkan tim investigasi. Meski, sebenarnya sedang dalam proses hukum di kejaksaan.

Tim investigasi yang diturunkan, lanjutnya, atas permintaan kejaksaan untuk menghitung berapa kerugian negara yang ditimbulkan dari temuan itu.

“Sekarang ada tim investigasi dari pusat yang lagi sedang bekerja di Bulungan. Karena kemarin itu teman-teman kejaksaan meminta BPK untuk memeriksa,” ungkapnya.

Namun, Tornando enggan membeberkan di instansi mana pada Pemkab Bulungan yang tidak menyetorkan penerimaan ke kas daerah tersebut. Dia juga tidak mau menyebutkan tahun berapa kegiatan itu dilakukan.

Hanya saja, dirinya menargetkan kerja tim investigasi bisa rampung sesegera mungkin. Sehingga usai Lebaran, pihaknya sudah bisa menyerahkan berapa perhitungan kerugian Pemkab Bulungan dari temuan itu. 

“Mudah-mudahan di akhir Juli kami sudah dapatkan angka. Nanti kami sikapi kepada kejaksaan, biar kejaksaan yang nanti melanjutkan ke pengadilan,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 13:28

Kaltara Ditegur Kemendagri, Pemprov Akan Klarifikasi

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara mendapatkan surat dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan…

Jumat, 15 Desember 2017 13:22

Berpotensi Jadi Penyumbang Utama Perekonomian Kaltara

Pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning  dan…

Jumat, 15 Desember 2017 13:20

DOB Tak Masuk Prioritas Pemkab, Gara-Gara Terhambat Moratorium Desa

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan dipastikan tidak mengalokasikan anggaran di 2018 untuk kegiatan…

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

Akui Ada PNS Tersangkut Korupsi

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .