MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 18 Juni 2017 12:57
Kejari Kejar Kasus Dugaan Korupsi yang Menyeret Anggota DPRD Tarakan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan memastikan tetap menuntaskan kasus dugaan korupsi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tarakan 2010 yang melibatkan salah satu anggota DPRD Tarakan berinisial Jm.

Jm yang ketika itu masih menjabat bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan dan panitia kontingen, sebenarnya sudah divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda pada Desember 2014 lalu. Namun, karena melakukan banding sampai kasasi, hingga kini belum ada putusan dari Mahkamah Agung.

Kepala Kejaksaan Negari Tarakan Rachman Vidianto melalu Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Frederick Richard Silaban, akan mempertanyakan sejauh mana proses hukum terhadap kasasi yang dilakukan Jm.

Pasalnya, sudah hampir setahun lebih proses kasasi diajukan ke Mahkamah Agung. Namun, hingga kini belum ada kepastian hukum. Terakhir, pihaknya mempertanyakan pada April lalu, namun belum ada jawaban.

“Kami sudah menyurat mungkin sekitar dua bulan yang lalu, sekitar April sudah menyurat ke Mahkamah Agung menanyakan prosesnya,” ujarnya, Jumat (16/6).

Disebutkannya, kasus yang melibatkan anggota DPRD tersebut menjadi satu-satunya kasus yang tersisa dan belum tuntas perkaranya. Karena itu, pihaknya memprioritaskan agar kasus bisa tuntas tahun ini.  

Lalu, bagaimana dengan posisi Jm yang hingga kini masih belum di tahan? Menurut Frederick, pihaknya memang belum bisa melakukan penahanan karena tidak ada penetapan penahanan baik dari Pengadilan Tinggi (PT) maupun Mahkamah Agung.

“Itu kewenangan dari hakim tinggi di Samarinda dan hakim agung di Mahkamah Agung yang memeriksa perkara ini,” tegasnya.

Jm sendiri menjadi satu-satunya yang tersisa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Porprov Tarakan 2010. Sebelumnya, Pengadilan Tipikor sudah memvonis dua terdakwa dan sedang menjalani hukuman penjara. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:37

Mobil Dinas Banyak Rusak, Dinsos Tarakan Paling Mengeluh

TARAKAN – Mobil dinas yang dikembalikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:55

Ingin Kirim Sabu, Rusdi Digelandang ke Mapolres

TARAKAN - Polres Tarakan kembali mengungkapkan peredaran gelap narkoba diduga jenis sabu-sabu di Pelabuhan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:45

Utang Pemkot Tarakan Tembus Rp 280 Miliar

TARAKAN – Utang Pemkot Tarakan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Nilainya pun cukup fantastis.…

Rabu, 23 Mei 2018 13:40

Soal Ini, Malinau dan KTT Sudah 100 Persen

KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kaltara Wahyuni Nuzband meminta pemerintah desa untuk…

Selasa, 22 Mei 2018 14:45

Balap Liar Makin Marak

TARAKAN - Sekelompok remaja di Kota Tarakan, kerap melakukan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.…

Selasa, 22 Mei 2018 14:34

Pemkot Tarakan Butuh Rp 50 Miliar

TANJUNG SELOR – Kepala daerah diminta untuk menegaskan regulasi mengenai pencairan Tunjangan Hari…

Selasa, 22 Mei 2018 14:28

Cegah Penyeberan Penyakit MR

PROGRAM imunisasi massal untuk mencegah penyakit measles dan rubella (MR) akan dilaksanakan di Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:23

Pemilik Hotel Wajib Lapor Tamu WNA

TARAKAN – Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Sarana Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tarakan…

Senin, 21 Mei 2018 16:15

WADUH..!! Ada yang Berzakat Pakai Uang Palsu

TARAKAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan merupakan lembaga pengumpul uang zakat. Namun,…

Senin, 21 Mei 2018 14:42

Insentif Guru Honorer Cair sebelum Lebaran

PELAKSANA Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat mengaku akan mengupayakan pencairan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .