MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 12:46
Pantau Perbatasan, Kapal Perang Malaysia dan Filipina Bergabung
TIBA: Kapal-kapal milik tentara Filipina dan Malaysia yang akan mengikuti peluncuran MCC, Senin (19/6).

PROKAL.CO, TARAKAN – Peserta atau delegasi yang mengikuti peluncuran Maritime Command Center (MCC) Indonesia, Filipina dan Malaysia, mulai berdatangan di Tarakan sejak kemarin (17/6). Sekira pukul 09.00 Wita, misalnya. Kapal perang milik Filipina merapat di Pelabuhan Malundung. Selang beberapa saat, giliran kapal perang milik Malaysia tiba di Bumi Paguntaka.

Peluncuran MCC yang dilaksanakan pada Senin (19/6), juga diramaikan beberapa kapal perang TNI AL. Seperti KRI Dr Soeharso, KRI Sidat 851 serta KRI Frans Kaisiepo.

“Hari ini mereka bersama nanti pasukan dari Indonesia akan melakukan persiapan untuk kegiatan esok hari (hari ini),” ujar Komandan Lantamal XIII/Tarakan Laksamana Pertama Ferial Fachroni.

Untuk diketahui, MCC seperti pos wilayah keamanan untuk memantau kapal–kapal yang beroperasi di perairan perbatasaan, yang mana nantinya MCC akan berada di Tarakan (Indonesia), Tawau (Malaysia) dan Bongao (Filipina). Dengan adanya MCC ini, berarti ketiga negara nantinya akan saling berkoordinasi dan melakukan pemantauan di wilayah perairan perbatasan.

Ferial juga mengatakan, peluncuran MCC akan dihadiri tiga Menteri Pertahanan serta tiga panglima dari masing–masing negara. “Kedatangan Menhan Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menhan Malaysia Datuk Seri Hishammudin Hussein dan Menhan Filipina Delfin Lorenzana, dipastikan hadir bersama dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Panglima Angkatan Tentara Malaysia Jenderal Raja Mohamed Affandi dan Panglima Milter Filipina Jenderal Eduardo Ano,” ungkapnya.

Disinggung apakah pada saat peluncuran dan pertemuan nanti disinggung mengenai kelompok bersenjata, Ferial menegaskan, tujuan utama MCC adalah untuk bekerja sama dan menjamin keamanan wilayah perairan perbatasan tiga negara. Karena itu, kejadian di Marawi tetap menjadi pembahasan bersama.

“Pada dasarnya kita selaku Indonesia bersama dengan Malaysia dan Filipina akan menjalin kesepakatan bagaimana menyelesaikan permasalahan perbatasan. Tidak hanya pencegahan ISIS, namun segala bentuk radikalisme dengan bentuk dan nama apa pun, tentu akan kita cegah,” ujarnya. (*/zan/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 12:25

Balas Jasa hingga Terpisah untuk Selamanya

Kisah inspiratif kakek bernama Ahmad dan perempuan paruh baya, Windy (39) yang tak ada hubungan keluarga,…

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Perda BUMD Mendesak Disahkan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengharapkan agar DPRD Kaltara bisa melakukan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:05

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:04

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS Pemprov Kaltara sudah…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:59

Diskon 50 Persen untuk Dhuafa, Siapkan Layanan Kesehatan

Untuk memberikan manfaat kepada umat, Baznas Kaltara berinisiatif mendirikan dua layanan, yakni Baznas…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:58

Kapolres Warning Kapolsek

TANJUNG SELOR – Berurusan dengan aparat kepolisian bisa saja dialami aparatur desa apabila salah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

Berawal dari Keprihatinan, Masih Butuh Penyempurnaan

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

Setelah Verifikasi, Lanjut Monitoring

Pelabuhan Feri Bunyu Masuk RIPN, Bakal Dianggarkan Rp 110 M dari APBN

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .