MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 17 Juni 2017 13:02
Perhutanan Sosial, Kaltara Dijatah 185.268 Ha

Perhutsos untuk Kesejahteraan Masyarakat

Maryanto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perhutanan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pola pemberdayaan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian, menjadi agenda besar pemerintah pusat.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pemerintah mengalokasikan seluas 12.7 juta hektare di seluruh Indonesia. Termasuk di Kalimantan Utara. Berapa alokasi untuk provinsi bungsu ini?

Menurut Plt Kepala Dinas Kehutanan Kaltara Ismail melalui Kepala Bidang pengelolaan DAS dan RHL Maryanto, Kaltara mendapatkan 185.268 hektare. Luasan tersebut, diakuinya dapat bertambah. Perubahan tersebut akan ditemukan setelah dilakukan verifikasi oleh tim.

“Perhutsos (perhutanan sosial) itu ada skema yang mengaturnya seperti hutan tanaman rakyat, hutan kemayarakatan, kemitraan kehutanan, hutan desa dan hutan adat,” ujarnya, Jumat (16/6).

Sesuai Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 85/2016 tentang Perhutsos, lanjutnya, bertujuan untuk lahan bercocok tanam dan mengurangi tumpang tindih lahan yang belakangan marak terjadi.

Hanya saja, dirinya menegaskan untuk dapat mengelola kawasan hutan, tentu harus melalui perizinan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hutan negara dengan beberapa skema. Selain itu, pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) menjadi mitra yang akan melakukan pemantauan, pengawasan dan mendampingi tiap-tiap kelompok tani yang diusulkan memiliki lahan perhutsos.

Setelah dilalui tahap pengusulan, kata Ismail, diadakan kerja sama antara masyarakat dengan KPH di daerah masing-masing. Dia juga menegaskan perhutsos tidak untuk pengusaha.

“Kalau pengusaha nanti dia hanya bisa bekerja sama dengan KPH yang melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok tani itu. Hasil kerja samanya itulah yang memberi keuntungan kepada masyarakat seperti hasil hutan itu langsung diambil sama pengusaha,” terangnya.

Untuk tanaman yang dapat ditanam di dalam kawasan hutan tersebut, memiliki ketentuan sesuai peruntukan lahan dan tidak boleh keluar dari isi perjanjian pada saat akan mengusulkan untuk dikelola oleh kelompok tani.

“Tanamannya pun hanya satu, yaitu tanaman yang memiliki kambium. Yang jelas tanaman jenis kayuan, bisa buah-buahan atau yang lainnya. Kalau keluar dari isi perjanjian, maka akan dicabut izinnya,” tegasnya. (*/ams/fen)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 00:56

Rutin Bersepeda, Akan Diberi Reward

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan Kaltara mengaplikasikan program best cycle di setiap sekolah,…

Minggu, 20 Agustus 2017 02:57

Dispar Kaltara Lirik Potensi Sungai Keburau

TANJUNG SELOR – Kabupaten dan kota di Kalimantan Utara (Kaltara) tidak hanya menyimpan sumberdaya…

Minggu, 20 Agustus 2017 02:53

Balapan Speedboat Warnai HUT RI

TANJUNG SELOR – Sebanyak 30 peserta mengikuti balapan speedboat di Sungai Kayan, Bulungan, Sabtu…

Minggu, 20 Agustus 2017 02:45

WKDS Tutupi Kekurangan Dokter Spesialis

KEBIJAKAN pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mewajibkan dokter spesialis mengabdi di daerah, menjadi…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:58

Sapi Luar Tetap Diperiksa dan Diawasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian Bulungan Muhammad Iqbal menegaskan hewan kurban yang berasal…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:56

Tarik Tambang Paling Meriah

TANJUNG SELOR – Pemandangan tak seperti hari biasanya terlihat di halaman Kantor Gubernur Kaltara,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:44

Baru 8 Hari, 300 Proposal Masuk

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Dewan Pendidikan Kaltara telah membuka pengajuan berkas…

Sabtu, 19 Agustus 2017 02:12

Korban Lakalantas Tak Miliki Keluarga

TANJUNG SELOR – Yosep (40) menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Minggu (13/8)…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:56

Dua Guru Mundur sebelum Bertugas

TANJUNG SELOR – Guru garis depan yang akan ditempatkan di Kalimantan Utara seyogianya berjumlah…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:54

Desak Pemkab Proses Pemekaran Desa

TANJUNG SELOR – Pemekaran desa atau kelurahan menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk…

WKDS Tutupi Kekurangan Dokter Spesialis

Dispar Kaltara Lirik Potensi Sungai Keburau

Balapan Speedboat Warnai HUT RI

Dua Guru Mundur sebelum Bertugas

Korban Lakalantas Tak Miliki Keluarga

Tarik Tambang Paling Meriah

Rutin Bersepeda, Akan Diberi Reward

Sapi Luar Tetap Diperiksa dan Diawasi

Baru 8 Hari, 300 Proposal Masuk

Desak Pemkab Proses Pemekaran Desa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .