MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 17 Juni 2017 13:02
Perhutanan Sosial, Kaltara Dijatah 185.268 Ha

Perhutsos untuk Kesejahteraan Masyarakat

Maryanto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perhutanan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pola pemberdayaan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian, menjadi agenda besar pemerintah pusat.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pemerintah mengalokasikan seluas 12.7 juta hektare di seluruh Indonesia. Termasuk di Kalimantan Utara. Berapa alokasi untuk provinsi bungsu ini?

Menurut Plt Kepala Dinas Kehutanan Kaltara Ismail melalui Kepala Bidang pengelolaan DAS dan RHL Maryanto, Kaltara mendapatkan 185.268 hektare. Luasan tersebut, diakuinya dapat bertambah. Perubahan tersebut akan ditemukan setelah dilakukan verifikasi oleh tim.

“Perhutsos (perhutanan sosial) itu ada skema yang mengaturnya seperti hutan tanaman rakyat, hutan kemayarakatan, kemitraan kehutanan, hutan desa dan hutan adat,” ujarnya, Jumat (16/6).

Sesuai Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 85/2016 tentang Perhutsos, lanjutnya, bertujuan untuk lahan bercocok tanam dan mengurangi tumpang tindih lahan yang belakangan marak terjadi.

Hanya saja, dirinya menegaskan untuk dapat mengelola kawasan hutan, tentu harus melalui perizinan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hutan negara dengan beberapa skema. Selain itu, pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) menjadi mitra yang akan melakukan pemantauan, pengawasan dan mendampingi tiap-tiap kelompok tani yang diusulkan memiliki lahan perhutsos.

Setelah dilalui tahap pengusulan, kata Ismail, diadakan kerja sama antara masyarakat dengan KPH di daerah masing-masing. Dia juga menegaskan perhutsos tidak untuk pengusaha.

“Kalau pengusaha nanti dia hanya bisa bekerja sama dengan KPH yang melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok tani itu. Hasil kerja samanya itulah yang memberi keuntungan kepada masyarakat seperti hasil hutan itu langsung diambil sama pengusaha,” terangnya.

Untuk tanaman yang dapat ditanam di dalam kawasan hutan tersebut, memiliki ketentuan sesuai peruntukan lahan dan tidak boleh keluar dari isi perjanjian pada saat akan mengusulkan untuk dikelola oleh kelompok tani.

“Tanamannya pun hanya satu, yaitu tanaman yang memiliki kambium. Yang jelas tanaman jenis kayuan, bisa buah-buahan atau yang lainnya. Kalau keluar dari isi perjanjian, maka akan dicabut izinnya,” tegasnya. (*/ams/fen)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 13:24

3 Parpol Tak Penuhi Syarat, Masa Perbaikan 14 Hari

TANJUNG SELOR – Hasil penelitian administrasi dokumen persyaratan keanggotaan partai politik (Parpol)…

Jumat, 17 November 2017 13:18

10.074 Anak Akan Didata

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data semester I Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Jumat, 17 November 2017 13:17

BUANYAKKK...!! Hingga Oktober, Sudah 1.187 TKI Dideportasi

TANJUNG SELOR – Bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Berdasarkan…

Jumat, 17 November 2017 13:02

Hipertensi Kasus Tertinggi PTM

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara pada tahun lalu,…

Kamis, 16 November 2017 13:43

6.026 Keanggotaan Parpol Tak Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – KPU Bulungan telah merampungkan verifikasi administrasi dan faktual terhadap 13…

Kamis, 16 November 2017 13:41

Jalan Selimau III Babak Belur

TANJUNG SELOR – Minimnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemkab Bulungan, tak hanya di…

Rabu, 15 November 2017 15:50

Lima Tahun Tak Pernah Disentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR – Kerusakan jalan di RW 1 Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur, semakin parah.…

Rabu, 15 November 2017 15:49

Temuan BPOM Didominasi Kosmetik

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda pada tahun lalu menangani 9 kasus di…

Rabu, 15 November 2017 15:45

Ditegur, Pedagang Tak Peduli

TANJUNG SELOR – Pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor semakin tak tertata. Penjual sayuran yang…

Rabu, 15 November 2017 15:36

Bupati Tak Tertarik PI 10 Persen

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati nampaknya belum begitu tertarik dengan ada jatah participating…

Rute Xpress Air Sama dengan Kalstar

TAK DIRAWAT..!! Jembatan Ini Dikhawatirkan Warga

Terima Gaji, Pekerja Kelapa Sawit ‘Serbu’ Pasar Induk

Ingatkan Mahasiswa Tak Terkotak-kotak

Pemkab Janji Perbaiki SOP Pasar Induk

Kinerja Satpol PP Disoal Warga, Lokasi Pesta Miras Tak Pernah Disatroni

Jalan Selimau III Babak Belur

BUANYAKKK...!! Hingga Oktober, Sudah 1.187 TKI Dideportasi

6.026 Keanggotaan Parpol Tak Penuhi Syarat

Lima Tahun Tak Pernah Disentuh Perbaikan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .