MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Sabtu, 17 Juni 2017 13:02
Perhutanan Sosial, Kaltara Dijatah 185.268 Ha

Perhutsos untuk Kesejahteraan Masyarakat

Maryanto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perhutanan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pola pemberdayaan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian, menjadi agenda besar pemerintah pusat.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, pemerintah mengalokasikan seluas 12.7 juta hektare di seluruh Indonesia. Termasuk di Kalimantan Utara. Berapa alokasi untuk provinsi bungsu ini?

Menurut Plt Kepala Dinas Kehutanan Kaltara Ismail melalui Kepala Bidang pengelolaan DAS dan RHL Maryanto, Kaltara mendapatkan 185.268 hektare. Luasan tersebut, diakuinya dapat bertambah. Perubahan tersebut akan ditemukan setelah dilakukan verifikasi oleh tim.

“Perhutsos (perhutanan sosial) itu ada skema yang mengaturnya seperti hutan tanaman rakyat, hutan kemayarakatan, kemitraan kehutanan, hutan desa dan hutan adat,” ujarnya, Jumat (16/6).

Sesuai Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 85/2016 tentang Perhutsos, lanjutnya, bertujuan untuk lahan bercocok tanam dan mengurangi tumpang tindih lahan yang belakangan marak terjadi.

Hanya saja, dirinya menegaskan untuk dapat mengelola kawasan hutan, tentu harus melalui perizinan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan hutan negara dengan beberapa skema. Selain itu, pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) menjadi mitra yang akan melakukan pemantauan, pengawasan dan mendampingi tiap-tiap kelompok tani yang diusulkan memiliki lahan perhutsos.

Setelah dilalui tahap pengusulan, kata Ismail, diadakan kerja sama antara masyarakat dengan KPH di daerah masing-masing. Dia juga menegaskan perhutsos tidak untuk pengusaha.

“Kalau pengusaha nanti dia hanya bisa bekerja sama dengan KPH yang melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kelompok tani itu. Hasil kerja samanya itulah yang memberi keuntungan kepada masyarakat seperti hasil hutan itu langsung diambil sama pengusaha,” terangnya.

Untuk tanaman yang dapat ditanam di dalam kawasan hutan tersebut, memiliki ketentuan sesuai peruntukan lahan dan tidak boleh keluar dari isi perjanjian pada saat akan mengusulkan untuk dikelola oleh kelompok tani.

“Tanamannya pun hanya satu, yaitu tanaman yang memiliki kambium. Yang jelas tanaman jenis kayuan, bisa buah-buahan atau yang lainnya. Kalau keluar dari isi perjanjian, maka akan dicabut izinnya,” tegasnya. (*/ams/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:58

Beasiswa Tunggu Pergub

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara kembali melanjutkan program bantuan dana pendidikan berupa beasiswa…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:57

PKH Tahap Pertama Molor

TANJUNG SELOR – Pencairan bantuan langsung nontunai tahap pertama Program Keluarga Harapan (PKH),…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:55

Salat Id Dihelat di 14 Tempat

SEBANYAK 14 tempat yang nantinya bisa menjadi pilihan masyarakat Bulungan untuk salat Idulfitri. 14…

Jumat, 23 Juni 2017 12:38

Di Kaltara, Ada Ratusan Desa yang Belum Nikmati Setrum

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara Mardian Noor mengatakan, pembangunan…

Kamis, 22 Juni 2017 13:32

Terima Zakat Fitrah hingga Pukul 3

TANJUNG SELOR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bulungan rencananya akan menerima pembayaran…

Kamis, 22 Juni 2017 13:12

Nihil Laporan dari Pekerja

TANJUNG SELOR – Posko Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan Peduli Lebaran 2017 yang dibentuk…

Kamis, 22 Juni 2017 13:07

Kuota 2 SMP Belum Terpenuhi, Disdik Beri Kebijakan Buka Gelombang Kedua

TANJUNG SELOR – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tiga SMP di Tanjung Selor, yakni SMPN…

Kamis, 22 Juni 2017 13:01

Insentif Guru Cair

MEMASUKI pengujung Ramadan, para pendidik dan tenaga kependidikan akhirnya bisa tersenyum, setelah dana…

Rabu, 21 Juni 2017 14:19

Perusahaan Malas Lapor TKA

TANJUNG SELOR – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kalimantan Utara menurut data…

Rabu, 21 Juni 2017 14:15

Positif, Dandim Tegaskan Pecat

TANJUNG SELOR – Sebanyak 50 personel Kodim 0903/TSR menjalani tes urine, Selasa (20/6). Tes urine…

Hanya 2 Desa Ditingkatkan ke Mandiri

Positif, Dandim Tegaskan Pecat

Pusat Percepat Tunjangan Guru Swasta

Di Kaltara, Ada Ratusan Desa yang Belum Nikmati Setrum

6 Bulan, Ungkap 6 Kasus Kriminal

Kuota 2 SMP Belum Terpenuhi, Disdik Beri Kebijakan Buka Gelombang Kedua

Hindari Makan Berlebihan saat Lebaran

Insentif Guru Cair

Salat Id Dihelat di 14 Tempat

Polres Dirikan Pos di 8 Titik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .