MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:49
Pertama di Kaltara, Vonis Mati untuk Pengedar Narkoba
Divonis Hukuman Mati, Warga Negara Malaysia Ini Ngamuk dan Mau Bakar Lapas
DIVONIS HUKUMAN MATI: Ayau ketika menjalani persidangan di PN Tarakan, Kamis (15/6).

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Tarakan atas kepemilikan sabu-sabu seberat 1,5 kg dan 2.021 butir pil ekstasi, Kamis (15/6) lalu, Mah Su Yau alias Ayau, kembali berulah.  Warga negara Malaysia ini nyaris membakar lapas dan menghabisi nyawa salah satu rekannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan pada Kamis (15/6) malam, yang juga menjadi saksi atas kasusnya di persidangan.

Ayau menyiram rekannya menggunakan bensin, lalu akan membakarnya. Namun, aksinya dapat dicegah sipir. Menurut Kepala Lapas Kelas II A Tarakan Fernando Kloer, Ayau merasa kesal dengan saksi karena keterangan di persidangan memberatkan hukumannya.

“Saksi yang memberatkan dia (Ayau), itu di kamar 314. Saya pun tidak tahu dari mana (ambil bensin). Kalau saya terlambat beberapa detik, habis itu dibakar,” kata Ferdando Kloer, Jumat (16/6).

Akibat peristiwa itu, pihaknya harus mengungsikan sejumlah narapidana ke kamar lain. Bahkan, tiga napi termasuk saksi yang akan dibakar oleh Ayau, dipindahkan sementara ke Lapas Nunukan guna menghindari aksi brutal Ayau. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Umum (Pidum) Deny Iswanto, mengaku puas dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tarakan.

Menurutnya, putusan ini bisa menjadi motivasi bagi jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba. Sebab, berdasarkan data di pusat, Tarakan rawan penyelundupan narkoba ke Indonesia. Sekaligus sebagai ancaman bagi bandar narkoba agar tidak bermain-main.

“Ya, jelas puaslah sesuai dengan keinginan kami. Apa yang kami tuntut dikabulkan. Salah satu pertimbangan kami juga kenapa kejaksaan tidak segan-segan menuntut mati para bandar, karena berdasarkan data yang kami peroleh dari BNN ketika rapat bersama, Tarakan ini masuk nomor dua pintu masuk narkotika setelah Jakarta. Kalau kita tidak tegas kepada para bandar, ya tidak akan jera orang masukan narkotika melalui Tarakan,” ujarnya. 

Menurutnya, putusan tersebut sudah sesuai dengan keterangan saksi maupun apa yang dilakukan Ayau selama di persidangan. Ia bahkan tidak mau mengakui perbuatannya tersebut. Selain itu, barang bukti yang ditemukan juga terbilang cukup besar sehingga wajar jika Ayau dituntut hukuman mati. 

Pascaputusan hakim, pihaknya masih menunggu upaya banding yang dilakukan Ayau. Mengenai penempatannya setelah divonis, Kejari Tarakan menyerahkan sepenuhnya kepada Lapas Kelas II A Tarakan sebagai pihak yang berwenang.

Ini merupakan pertama kalinya kasus narkoba di Tarakan di putus hukuman mati di PN Tarakan. Sebelumnya, paling tinggi hanya divonis seumur hidup atas kasus kepemilikan sabu yang dilakukan Safri. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:54

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

TARAKAN – Malam Lebaran dipastikan jumlah kendaraan di sejumlah titik mengalami kepadatan. Untuk…

Jumat, 23 Juni 2017 12:42

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

TARAKAN – Masyarakat yang ingin merayakan malam takbiran di di Taman Berlabuh, harus bersabar.…

Jumat, 23 Juni 2017 12:41

Siagakan 4 Dokter Umum di UGD

TARAKAN – Antisipasi membeludaknya pasien atau adanya kejadian-kejadian yang membutuhkan penanganan…

Jumat, 23 Juni 2017 12:40

Baznas Sebut Ada Penurunan

TARAKAN – Penerimaan zakat diakui Ketua Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan Syamsi…

Kamis, 22 Juni 2017 13:31

Penjual Air Ditemukan Tergantung

NUNUKAN – Polikarpus Dhae (35), warga Jalan Iskandar Muda Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat,…

Kamis, 22 Juni 2017 13:22

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

TARAKAN – Buka puasa bersama yang digelar Khairul, yang merupakan salah satu figur bakal calon…

Rabu, 21 Juni 2017 13:59

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

TARAKAN – Peringatan yang disampaikan Ketua BPK Perwakilan Kaltara Tornando Saifullah kepada kepala…

Senin, 19 Juni 2017 12:43

Terlibat Narkoba, Kalapas Tegaskan Pecat

SETELAH beberapa kali terungkap narkoba yang berasal dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 19 Juni 2017 12:42

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

TANJUNG SELOR – Lima patok perbatasan di Krayan, Kabupaten Nunukan yang sebelumnya dikabarkan…

Minggu, 18 Juni 2017 13:05

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

TARAKAN – Tiga nelayan yang sempat dilaporkan hilang, beberapa hari lalu, yakni Adi, Hamdan dan…

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

Kejari Kejar Kasus Dugaan Korupsi yang Menyeret Anggota DPRD Tarakan

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

Sadar Bahaya, Warga Serahkan Senpi Rakitan

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

Penjual Air Ditemukan Tergantung

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

Wakapolres Tegaskan Tak Ada Unsur Pungli
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .