MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:49
Pertama di Kaltara, Vonis Mati untuk Pengedar Narkoba
Divonis Hukuman Mati, Warga Negara Malaysia Ini Ngamuk dan Mau Bakar Lapas
DIVONIS HUKUMAN MATI: Ayau ketika menjalani persidangan di PN Tarakan, Kamis (15/6).

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Tarakan atas kepemilikan sabu-sabu seberat 1,5 kg dan 2.021 butir pil ekstasi, Kamis (15/6) lalu, Mah Su Yau alias Ayau, kembali berulah.  Warga negara Malaysia ini nyaris membakar lapas dan menghabisi nyawa salah satu rekannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan pada Kamis (15/6) malam, yang juga menjadi saksi atas kasusnya di persidangan.

Ayau menyiram rekannya menggunakan bensin, lalu akan membakarnya. Namun, aksinya dapat dicegah sipir. Menurut Kepala Lapas Kelas II A Tarakan Fernando Kloer, Ayau merasa kesal dengan saksi karena keterangan di persidangan memberatkan hukumannya.

“Saksi yang memberatkan dia (Ayau), itu di kamar 314. Saya pun tidak tahu dari mana (ambil bensin). Kalau saya terlambat beberapa detik, habis itu dibakar,” kata Ferdando Kloer, Jumat (16/6).

Akibat peristiwa itu, pihaknya harus mengungsikan sejumlah narapidana ke kamar lain. Bahkan, tiga napi termasuk saksi yang akan dibakar oleh Ayau, dipindahkan sementara ke Lapas Nunukan guna menghindari aksi brutal Ayau. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Umum (Pidum) Deny Iswanto, mengaku puas dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tarakan.

Menurutnya, putusan ini bisa menjadi motivasi bagi jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba. Sebab, berdasarkan data di pusat, Tarakan rawan penyelundupan narkoba ke Indonesia. Sekaligus sebagai ancaman bagi bandar narkoba agar tidak bermain-main.

“Ya, jelas puaslah sesuai dengan keinginan kami. Apa yang kami tuntut dikabulkan. Salah satu pertimbangan kami juga kenapa kejaksaan tidak segan-segan menuntut mati para bandar, karena berdasarkan data yang kami peroleh dari BNN ketika rapat bersama, Tarakan ini masuk nomor dua pintu masuk narkotika setelah Jakarta. Kalau kita tidak tegas kepada para bandar, ya tidak akan jera orang masukan narkotika melalui Tarakan,” ujarnya. 

Menurutnya, putusan tersebut sudah sesuai dengan keterangan saksi maupun apa yang dilakukan Ayau selama di persidangan. Ia bahkan tidak mau mengakui perbuatannya tersebut. Selain itu, barang bukti yang ditemukan juga terbilang cukup besar sehingga wajar jika Ayau dituntut hukuman mati. 

Pascaputusan hakim, pihaknya masih menunggu upaya banding yang dilakukan Ayau. Mengenai penempatannya setelah divonis, Kejari Tarakan menyerahkan sepenuhnya kepada Lapas Kelas II A Tarakan sebagai pihak yang berwenang.

Ini merupakan pertama kalinya kasus narkoba di Tarakan di putus hukuman mati di PN Tarakan. Sebelumnya, paling tinggi hanya divonis seumur hidup atas kasus kepemilikan sabu yang dilakukan Safri. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 12:26

Pemuda Tarakan Ikut Kecam Trump

TARAKAN – Aksi demontrasi penolakan atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang…

Kamis, 14 Desember 2017 11:56

Khairul-Effendhi Siap Deklarasi

TARAKAN – Pasangan Khairul dan Effendhi Djuprianto tidak ragu lagi untuk menuju Pilwali Tarakan.…

Rabu, 13 Desember 2017 12:39

Job Fair Dianggap Solusi Atasi Pengangguran

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kembali menggelar…

Rabu, 13 Desember 2017 12:05

Diduga karena Depresi, Sebastian Selle Gantung Diri

SEBASTIAN Selle (32) yang ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Gajah Mada RT 01, Kelurahan Karang…

Rabu, 13 Desember 2017 11:59

Effendhi Siap Mundur, Jika Hanura Mendukung Non Kader

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Kaltara yang juga bakal calon wakil wali kota Tarakan Effendhi Djuprianto…

Selasa, 12 Desember 2017 12:15

KPU Temukan Data Ganda

TARAKAN – Pasangan Umi Suhartini–Mahrudin Mado yang maju di Pilwali Tarakan dari jalur perseorangan,…

Senin, 11 Desember 2017 09:44

Kecewa Hanura ke Badrun

TARAKAN – Klaim Sekprov Kaltara Badrun telah mendapatkan dukungan dari Hanura untuk maju di Pilwali…

Minggu, 10 Desember 2017 13:48

5 Makam Akibat Longsor Dipindahkan

TARAKAN – Longsor yang terjadi di area pemakaman muslim RT 32 Kelurahan Sebengkok, merusak 5 makam.…

Minggu, 10 Desember 2017 13:47

Residivis Simpan 487 Gram Sabu

TARAKAN – Pernah mendekam 6 tahun lamanya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan…

Sabtu, 09 Desember 2017 12:59

KM Indomaya Libur Sebulan

KEPALA Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan…

Residivis Simpan 487 Gram Sabu

Asyik Mencangkul, Warga Temukan Mortir

5 Makam Akibat Longsor Dipindahkan

Pegawai Korupsi Harus Dipecat

Petugas Lapas dan Rutan Diperkuat

UMK Tarakan Naik 8,71 Persen

Hanura Merapat ke Badrun

Kecewa Hanura ke Badrun

KM Indomaya Libur Sebulan

Job Fair Dianggap Solusi Atasi Pengangguran
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .