MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:29
Petugas Lapas Tarakan Ditangkap, Kalapas Lapor ke Menteri dan Komnas HAM
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Pengungkapan kasus sabu-sabu seberat 5 kilogram oleh tim dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII/Tarakan, Senin (12/6) lalu, menuai persoalan lain.

Hasil pengembangan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan, menangkap satu orang lagi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Orang yang ditangkap adalah petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan berinisial HD yang diamankan pada Senin (12/6) malam, sekira pukul 22.00 Wita. HD diamankan berdasarkan keterangan ketiga pelaku yang ditangkap sebelumnya.

Kepala Lapas (Kalapas) Tarakan Fernando Kloer membenarkan penangkapan anggotanya oleh BNN Kota Tarakan. Namun, dia membantah keterlibatan anggotanya dalam kasus ini.

Fernando justru menuding kinerja BNN Tarakan yang tidak beres dengan “menculik” HD yang saat itu sedang bertugas menjaga pintu masuk lapas. “Saya keberatan dan saya buat surat ditembuskan ke Panglima TNI, Komandan Lantamal, Menteri Hukum dan HAM, Komnas HAM, Kapolda dan Kapolres,” ujarnya, kemarin (16/6).

Selain menuding pihak BNN melakukan penangkapan paksa terhadap bawahannya, Fernando juga mempertanyakan alasan BNN mengambil anggotanya secara paksa.

Seharusnya, kata dia, penyidik menyurati terlebih dahulu untuk meminta klarifikasi dari anggotanya. Selain itu, lanjutnya, penyidik harusnya memanggil anggotanya yang diduga terlibat dan melakukan pemeriksaan atas izinnya.

“Kalau barang itu pesanan lapas, silakan dikroscek pesanan itu. Kan tinggal dipanggil, kenapa anak buah saya yang tidak tahu apa-apa ditarik paksa dan anak buah saya babak belur,” timpalnya.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan penyidik BNN terhadap anggotanya di luar kemanusiaan. Pasalnya, belum ada bukti yang kuat, tiba-tiba saja petugasnya diseret paksa oleh penyidik. 

Selain menyesali kejadian tersebut, dia juga akan melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Wilayah Hukum dan HAM di Samarinda, Dirjen Lembaga Pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta.

“Saya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi, dan kalau memang pihak-pihak terkait mau menangkap anggota kami harus melakui izin, komunikasi dan koordinasi dengan saya sebagai Kalapas. Negara kita ini negara hukum, utamakan Presumption Of Innocence (praduga tidak bersalah) jangan dilakukan secara bar-bar, sadis, kejam dan tidak manusiawi karena itu merupakan pelanggaran HAM yang berat,” ujarnya dengan nada kesal.

Fernando juga tidak terima dengan sudah ditetapkan bawahannya sebagai tersangka. Itu berdasarkan surat yang dia terima langsung dari BNN Tarakan. Dia mengaku sudah mengklarifikasi Kepala BNN Tarakan Agus Surya Dewi terkait penetapan tersangka itu.  

“Mereka terburu-buru, bisa jadi masalah besar ini,” timpalnya.

“Jadi ini pelanggaran HAM, ada praduga tak bersalah. Jadi ini penculikan. Kecuali di Hp miliknya ada komunikasi, jawabannya ya atau oke, itu sudah terlibat dia, tapi ini tidak ada,” sambungnya.  

Terpisah, Kepala BNN Tarakan Agus Surya Dewi menolak menemui awak media. Saat pewarta mendatangi kantor BNN Tarakan, salah satu staf mengatakan pihak BNN belum bisa keterangan karena masih pengembangan. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 20:31
BREAKING NEWS

Ini Rute yang Dilalui Pawai Kendaraan Hias

TANJUNG SELOR - Menyambut Lebaran Idulfitri 1438 H Panitia Hari Besar Islam (PHBI) provinsi dan Kabupaten…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:15
BREAKING NEWS

31 Kendaraan Hias Ramaikan Takbiran Keliling

TANJUNG SELOR - Seperti tahun-tahun lalu, menyambut Lebaran Idulfitri di Kabupaten Bulungan diramaikan…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:50

Gembong Narkoba asal Malaysia Dievakuasi

TARAKAN – Pihak kepolisian harus menurunkan ratusan personel untuk mengevakuasi seorang gembong…

Sabtu, 24 Juni 2017 11:46

MIRIS!.... Warga Apau Kayan Kembali ke Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Jalan poros di wilayah Apau Kayan, Kabuaten Malinau, Kalimantan Utara rusak parah.…

Jumat, 23 Juni 2017 12:29

10 Perusahaan Terancam Dapat Rapor Merah

TANJUNG SELOR – Pengelolaan lingkungan masih belum menjadi perhatian serius beberapa perusahaan…

Jumat, 23 Juni 2017 12:25

Penumpang Bukit Siguntang Lompat ke Laut, Sampai Sekarang Ngga Muncul-Muncul

TANJUNG SELOR – Salah seorang penumpang KM Bukit Siguntang Apriandi alias Isonk (20), yang berangkat…

Jumat, 23 Juni 2017 12:23

PU Siapkan Alat Berat

KEPALA Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid menyatakan, puncak arus mudik Lebaran mulai meningkat…

Jumat, 23 Juni 2017 12:21

Pertahankan Tradisi Bedug Sahur

TANJUNG SELOR – Pawai bedug sahur yang digelar Rabu (21/6) malam, berlangsung meriah. Ratusan…

Kamis, 22 Juni 2017 13:10

5 Orang Motoris dan ABK Speedboat Dinyatakan Positif Narkoba

TANJUNG SELOR – Kesehatan serta antisipasi motoris dan anak buah kapal (ABK) speedboat di bawah…

Kamis, 22 Juni 2017 13:03

KIPI Tanah Kuning Masuk PSN, Pemprov Dorong Percepatan PLTA

JAKARTA – Usaha yang dilakukan Pemprov Kaltara akhirnya membuahkan hasil. Kawasan Industri dan…

Kontak Senjata 15 Menit, Pembajak Dilumpuhkan

Perjuangkan Jalan Tol Bulungan-Berau

BPK Peringatkan Kepala Daerah, Turunkan Tim ke Bulungan

Bupati Ngaku Belum Tahu Terkait Penerimaan yang Tak Masuk Kas Daerah

Pantau Perbatasan, Kapal Perang Malaysia dan Filipina Bergabung

Pemilik THM Cuekin Imbauan Tutup

Larang Gunakan Kendaraan Dinas saat Lebaran

Antisipasi Lonjakan Pasien saat Lebaran

Bandara Tanjung Harapan Masih Sepi

Kerja Sama Indomalphi “Pesan” untuk ISIS
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .