MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 16 Juni 2017 12:37
Ikhlas Bekerja Dapat Ganjaran Beribadah ke Tanah Suci

Lilis Sadiah, Petugas Penyapu Jalan yang Sudah 17 Tahun Mengabdi

TERIMA THR: Lilis Sadiah (kiri) menerima tunjangan khusus dari Wali Kota Tarakan Sofian Raga, kemarin (15/6).

PROKAL.CO, Usianya sudah tak muda lagi. Lebih setengah abad. Tapi, Lilis Sadiah tak ingin hanya santai di usia senjanya. Dia tetap bekerja sebagai petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Tarakan.

 

MUHAMMAD RAJABSYAH, Tarakan

 

KEBAHAGIAAN tak bisa disembunyikan Ibu Lis –sapaan Lilis Sadiah. Meskipun mengalami keterbatasan anggaran, Pemkot Tarakan masih memberikan perhatian kepada dia dan teman-temannya sesama petugas kebersihan.

Ya, ibu lima anak ini menerima THR dari Pemkot Tarakan yang diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Sofian Raga, Kamis (15/6). THR yang diterimanya Rp 1,5 juta.

“Dibilang kurang, ya mau gimana lagi. Dicukupi aja-lah,” ujarnya saat ditemui Bulungan Post saat beristirahat di kantor Dinas Lingkungan Hidup Tarakan.

Sepintas dilihat dari kondisi fisiknya, tidak tampak kalau Lilis sudah berusia 77 tahun, meski sudah dibalut kulit keriput. Pasalnya, Lilis terlihat masih bugar, walaupun sehari-harinya bekerja di jalanan dengan sinar terik matahari dan hujan. 

Kepada awak media ini, Lilis pun menceritakan suka dan dukanya selama bekerja. Pertama kali dia tertarik dengan pekerjaan saat ini berawal tawaran oleh seseorang untuk menjadi penyapu jalan, 17 tahun lalu.

“Bukan Lilis yang nyari, tapi bos-bos yang nyari tenaga kerja penyapu jalan,” tutur wanita yang tinggal di Jalan Aki Babu ini.

Sifat Lilis yang tidak bisa diam, menarik hatinya untuk menerima tawaran tersebut. Apalagi ketika itu, Lilis juga sangat membutuhkan pekerjaan untuk mencukupi biaya hidupnya sehari-hari.

Beruntungnya, Lilis jarang mengeluh dengan apa pun yang diterimanya selama menggeluti pekerjaan ini, termasuk insentifnya yang hingga kini masih di bawah Rp 2 juta per bulan.

“Sekarang ini Rp 1,5 juta sama uang makan,” sebutnya. 

Karena itu, Lilis pun masih dipertahankan Pemerintah Kota Tarakan untuk menjadi bagian dari “Pasukan Kuning”. “Ya barang kali masih dipakai, ya enggak jadi masalah, syukur alhamdulillah,” ujarnya.

Lilis mengaku bekerja menjadi penyapu jalan tidak mudah. Tuntutan masyarakat yang ingin melihat Kota Tarakan bersih, mengharuskannya untuk tetap beraktivitas meski terkadang merasakan sakit kepala. Baginya, bekerja dengan ikhlas untuk kepentingan orang banyak lebih utama daripada sekadar memikirkan kepentingan pribadi.

Atas keikhlasan dan semangatnya yang bekerja tak kenal usia, Lilis sudah pernah merasakan beribadah di Tanah Suci, setelah diajak Wakil Wali Kota Tarakan dengan gratis pada 2015 lalu. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:02

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

TANJUNG SELOR – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20 Sentra Kelautan…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:53

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menargetkan hasil tangkapan ikan nelayan…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .