MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 10:04
Telantar Belum Tentu Dipulangkan

Anggaran Hanya Untuk 15 Orang

ILustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan tahun ini telah memulangkan 4 orang terlantar ke daerah asalnya.

Kepala Bidang Sosial Eko P Susanto mengungkapkan, pihaknya sering mendapatkan laporan ataupun limpahan dari Satpol PP dan kepolisian terkait adanya orang terlantar. Hanya saja, pihaknya tidak dapat memulangkan semua orang yang terlantar itu. Sebab anggaran yang ada juga terbatas.

Tahun ini, anggaran untuk menangani pemulangan orang terlantar ke daerah asalnya hanya 15 orang. Untuk satu orang, anggaran yang dipersiapkan hanya Rp 1,5 juta. Sehingga, untuk pemulangan ada penilaian yang dilakukan dan melakukan opsi lain.

“Seperti mencari sanak saudara atau keluarga mereka di Tarakan. Atau biasanya juga ada orang yang mau memberikan pekerjaan,” jelas Eko, beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, kriteria orang terlantar yang dipulangkan seperti dalam keadaan sakit dan tidak ada keluarganya di Tarakan. Maka mau tidak mau harus dipulangkan. Adapun kriteria lain yaitu bagi orang yang baru keluar dari rumah sakit jiwa dan telah sembuh. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, maka juga akan dipulangkan.

Menurutnya, apabila tidak ada kriteria bagi orang terlantar tersebut, maka dikhawatirkan ketika dipulangkan ke daerah asal, mereka kembali lagi ke Tarakan. Hal itu sempat terjadi beberapa tahun lalu.

“Pernah ada yang kami pulangkan. Tetapi beberapa bulan kemudian, kembali lagi. Sampai disini, terlantar lagi. Minta dipulangkan lagi. Ketika kami tanyakan, alasan mereka banyak,” jelasnya.

Menurut Eko, yang paling banyak mengakibatkan terjadinya ketelantaran itu, biasanya karena ada penipuan lapangan pekerjaan dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan ke Indonesia. Ketika berada di Tarakan, mereka kehabisan biaya dan sampai terlantar di jalan.

“Itu yang paling banyak terjadi yang sudah kami tangani. Biasanya juga ada yang sengaja mengaku telantar agar bisa dipulangkan. Ada juga yang sampai datang ke kantor kami sambil menangis meminta untuk dipulangkan,” jelasnya lagi.

Karena anggaran minim, maka pihaknya pun memilii kriteria untuk menangani orang terlantar itu. “Biasanya kami cari tahu dulu siapa sebenarnya orang ini. Dengan mengajak ngobrol santai, biasanya semua alasan mereka akan terkuak. Sehingga, kami bisa menilai dan melakukan penanganan seperti apa yang cocok. Jadi tidak harus setiap ada orang terlantar dipulangkan,” katanya.

Dia menyebutkan, biasanya jelang Ramadan dan  Lebaran Idhul Fitri, akan terjadi lonjakan orang terlantar. Karena biasanya mereka ingin pulang ke kampung halaman namun tidak ada biaya. Sebenarnya hanya ada dua jenis orang yang dikategorikan terlantar dan dapat ditangani pihaknya. Yaitu balita dan anak telantar. Namun, dengan alasan kemanusiaan, maka orang dewasa yang telantar juga ditangani. (ell*/har)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 12:46

Tarakan Calon Kuat Tuan Rumah Event Nasional

TARAKAN – Kegiatan skala nasional bakal kembali digelar di Kota Tarakan, tahun depan. Yakni Rapat…

Jumat, 21 Juli 2017 12:42

Said Agil Usul Juara Diberi Hadiah

TARAKAN – Ketua dewan hakim Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV, Said Agil Husin Al Munawar mengaku…

Jumat, 21 Juli 2017 12:25

BNN Buru Pemilik Sabu 5 Kg

TARAKAN – Kasus penangkapan sabu-sabu seberat 5 kg yang menyeret salah seorang petugas Lapas Kelas…

Kamis, 20 Juli 2017 11:31

Ipar Dipukul, Residivis Balas Pakai Badik

TARAKAN – Residivis kasus pencurian, Rusli, kembali dijebloskan pihak kepolisian ke tahanan. Namun,…

Kamis, 20 Juli 2017 11:30

Imigrasi Perketat Pembuatan Paspor

TARAKAN – Konflik antara angkatan bersenjata Filipina dengan kelompok Maute di Marawi, tidak hanya…

Kamis, 20 Juli 2017 11:12

Status Setnov Tak Berdampak ke Daerah

TARAKAN – Status tersangka yang disandang Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto atau Setnov pada…

Kamis, 20 Juli 2017 11:11

Musa Hafiz “Hipnotis” Warga Tarakan

TARAKAN – Keikutsertaan Laode Musa atau Musa Hafiz di Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXIV, menyedot…

Rabu, 19 Juli 2017 13:26

Kembangkan Kasus Penganiayaan, Polisi Temukan Pengedar

TARAKAN - Polsek Barat Tarakan menciduk seorang pengedar narkoba, Ahmad alias Wanda di RT 08 Beringin,…

Rabu, 19 Juli 2017 13:08

Gugatan Praperadilan HD Ditolak

TARAKAN – Sidang praperadilan perkara penangkapan HD, petugas Lapas Kelas II A Tarakan, kembali…

Rabu, 19 Juli 2017 13:03

Badrun dan Khairul Yakin Diusung Gerindra

TARAKAN – Proses penjaringan bakal calon wali kota terus dilakukan partai politik yang membuka…

Novtan Tak Kunjung Ditemukan

Ipar Dipukul, Residivis Balas Pakai Badik

Tarakan Belum Siap Terapkan Sekolah Lima Hari

Distribusi Gas Bakal Dihentikan

Media Dianggap Berperan Naikkan Popularitas

Tim Saber Pungli Bakal Proses Laporan Warga

KPU Mulai Siapkan Rekrutmen PPK dan PPS

Kembangkan Kasus Penganiayaan, Polisi Temukan Pengedar

Cabang Lomba STQ Bakal Ditambah

Musa Hafiz “Hipnotis” Warga Tarakan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .