MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 10:04
Telantar Belum Tentu Dipulangkan

Anggaran Hanya Untuk 15 Orang

ILustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan tahun ini telah memulangkan 4 orang terlantar ke daerah asalnya.

Kepala Bidang Sosial Eko P Susanto mengungkapkan, pihaknya sering mendapatkan laporan ataupun limpahan dari Satpol PP dan kepolisian terkait adanya orang terlantar. Hanya saja, pihaknya tidak dapat memulangkan semua orang yang terlantar itu. Sebab anggaran yang ada juga terbatas.

Tahun ini, anggaran untuk menangani pemulangan orang terlantar ke daerah asalnya hanya 15 orang. Untuk satu orang, anggaran yang dipersiapkan hanya Rp 1,5 juta. Sehingga, untuk pemulangan ada penilaian yang dilakukan dan melakukan opsi lain.

“Seperti mencari sanak saudara atau keluarga mereka di Tarakan. Atau biasanya juga ada orang yang mau memberikan pekerjaan,” jelas Eko, beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, kriteria orang terlantar yang dipulangkan seperti dalam keadaan sakit dan tidak ada keluarganya di Tarakan. Maka mau tidak mau harus dipulangkan. Adapun kriteria lain yaitu bagi orang yang baru keluar dari rumah sakit jiwa dan telah sembuh. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, maka juga akan dipulangkan.

Menurutnya, apabila tidak ada kriteria bagi orang terlantar tersebut, maka dikhawatirkan ketika dipulangkan ke daerah asal, mereka kembali lagi ke Tarakan. Hal itu sempat terjadi beberapa tahun lalu.

“Pernah ada yang kami pulangkan. Tetapi beberapa bulan kemudian, kembali lagi. Sampai disini, terlantar lagi. Minta dipulangkan lagi. Ketika kami tanyakan, alasan mereka banyak,” jelasnya.

Menurut Eko, yang paling banyak mengakibatkan terjadinya ketelantaran itu, biasanya karena ada penipuan lapangan pekerjaan dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan ke Indonesia. Ketika berada di Tarakan, mereka kehabisan biaya dan sampai terlantar di jalan.

“Itu yang paling banyak terjadi yang sudah kami tangani. Biasanya juga ada yang sengaja mengaku telantar agar bisa dipulangkan. Ada juga yang sampai datang ke kantor kami sambil menangis meminta untuk dipulangkan,” jelasnya lagi.

Karena anggaran minim, maka pihaknya pun memilii kriteria untuk menangani orang terlantar itu. “Biasanya kami cari tahu dulu siapa sebenarnya orang ini. Dengan mengajak ngobrol santai, biasanya semua alasan mereka akan terkuak. Sehingga, kami bisa menilai dan melakukan penanganan seperti apa yang cocok. Jadi tidak harus setiap ada orang terlantar dipulangkan,” katanya.

Dia menyebutkan, biasanya jelang Ramadan dan  Lebaran Idhul Fitri, akan terjadi lonjakan orang terlantar. Karena biasanya mereka ingin pulang ke kampung halaman namun tidak ada biaya. Sebenarnya hanya ada dua jenis orang yang dikategorikan terlantar dan dapat ditangani pihaknya. Yaitu balita dan anak telantar. Namun, dengan alasan kemanusiaan, maka orang dewasa yang telantar juga ditangani. (ell*/har)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 13:03

Lapas Nunukan Dikirim Penghuni Baru

UNTUK kesekian kalinya di tahun ini Lapas Kelas II B Nunukan mendapat kiriman penghuni baru dari Bulungan.…

Rabu, 20 September 2017 12:57

KPU Luluh dengan Anggaran Rp 13,6 M

TARAKAN – Anggaran pilkada yang telah ditetapkan sebesar Rp 13,6 miliar, akhirnya bisa diterima…

Rabu, 20 September 2017 12:56

Warga Kembali Rasakan Pemadam Bergilir

WARGA Bumi Paguntaka –sebutan Tarakan, kembali harus merasakan pemadaman listrik bergilir hingga…

Rabu, 20 September 2017 12:54

Sengaja, Kasir Swalayan Dikenakan UU Konsumen

TARAKAN – Keluhan para konsumen terhadap dugaan kasir swalayan yang memasukkan sejumlah barang…

Selasa, 19 September 2017 13:37

Sampah Menumpuk di Sebengkok Waru

TARAKAN – Proyek perbaikan jalan di sekitar Sebengkok Waru, tidak hanya membuat kawasan tersebut…

Selasa, 19 September 2017 13:36

Penutup Drainase Jadi Sasaran Maling

TARAKAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan akan mengevaluasi pemasangan penutup…

Selasa, 19 September 2017 13:33

PJU Juata Laut Diupayakan 2018

TARAKAN – Keinginan Warga Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara agar jalan dilengkapi…

Selasa, 19 September 2017 12:59

Sofyan Akui Rekomendasi untuk Badrun

REKOMENDASI Golkar yang sudah dipegang oleh salah satu bakal calon wali kota, Badrun, tidak hanya sekadar…

Senin, 18 September 2017 12:05

Surat Edaran Wali Kota Mandul

TARAKAN – Surat edaran Wali Kota Tarakan soal larangan parkir di bahu jalan yang telah dikeluarkan…

Senin, 18 September 2017 11:59

Pilkada Tarakan Dilaporkan ke KPU Pusat

PENANDATANGANAN naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pilkada Tarakan yang tak…

Gubernur Surati Wali Kota, Minta Penjelasan soal Anggaran Pilkada

Pesta Sabu saat Jam Kerja, Oknum Honorer Dibekuk

Bantah EF Honorer DPUTR

Suami dan Ibu SFH Kembali Diperiksa

Gubernur Tegaskan Sudah Beri Peringatan Soal Pencemaran Sungai di Malinau

Surat Edaran Wali Kota Mandul

Pemangkasan Gunung Amal Tak Kunjung Terealisasi

Didemo, Telkom Janji Beri Kompensasi

APBD-P untuk Bayar Utang

Hadi Mulyadi Ikut Perjuangkan DOB
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .