MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 20 Mei 2017 10:04
Telantar Belum Tentu Dipulangkan

Anggaran Hanya Untuk 15 Orang

ILustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan tahun ini telah memulangkan 4 orang terlantar ke daerah asalnya.

Kepala Bidang Sosial Eko P Susanto mengungkapkan, pihaknya sering mendapatkan laporan ataupun limpahan dari Satpol PP dan kepolisian terkait adanya orang terlantar. Hanya saja, pihaknya tidak dapat memulangkan semua orang yang terlantar itu. Sebab anggaran yang ada juga terbatas.

Tahun ini, anggaran untuk menangani pemulangan orang terlantar ke daerah asalnya hanya 15 orang. Untuk satu orang, anggaran yang dipersiapkan hanya Rp 1,5 juta. Sehingga, untuk pemulangan ada penilaian yang dilakukan dan melakukan opsi lain.

“Seperti mencari sanak saudara atau keluarga mereka di Tarakan. Atau biasanya juga ada orang yang mau memberikan pekerjaan,” jelas Eko, beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, kriteria orang terlantar yang dipulangkan seperti dalam keadaan sakit dan tidak ada keluarganya di Tarakan. Maka mau tidak mau harus dipulangkan. Adapun kriteria lain yaitu bagi orang yang baru keluar dari rumah sakit jiwa dan telah sembuh. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, maka juga akan dipulangkan.

Menurutnya, apabila tidak ada kriteria bagi orang terlantar tersebut, maka dikhawatirkan ketika dipulangkan ke daerah asal, mereka kembali lagi ke Tarakan. Hal itu sempat terjadi beberapa tahun lalu.

“Pernah ada yang kami pulangkan. Tetapi beberapa bulan kemudian, kembali lagi. Sampai disini, terlantar lagi. Minta dipulangkan lagi. Ketika kami tanyakan, alasan mereka banyak,” jelasnya.

Menurut Eko, yang paling banyak mengakibatkan terjadinya ketelantaran itu, biasanya karena ada penipuan lapangan pekerjaan dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan ke Indonesia. Ketika berada di Tarakan, mereka kehabisan biaya dan sampai terlantar di jalan.

“Itu yang paling banyak terjadi yang sudah kami tangani. Biasanya juga ada yang sengaja mengaku telantar agar bisa dipulangkan. Ada juga yang sampai datang ke kantor kami sambil menangis meminta untuk dipulangkan,” jelasnya lagi.

Karena anggaran minim, maka pihaknya pun memilii kriteria untuk menangani orang terlantar itu. “Biasanya kami cari tahu dulu siapa sebenarnya orang ini. Dengan mengajak ngobrol santai, biasanya semua alasan mereka akan terkuak. Sehingga, kami bisa menilai dan melakukan penanganan seperti apa yang cocok. Jadi tidak harus setiap ada orang terlantar dipulangkan,” katanya.

Dia menyebutkan, biasanya jelang Ramadan dan  Lebaran Idhul Fitri, akan terjadi lonjakan orang terlantar. Karena biasanya mereka ingin pulang ke kampung halaman namun tidak ada biaya. Sebenarnya hanya ada dua jenis orang yang dikategorikan terlantar dan dapat ditangani pihaknya. Yaitu balita dan anak telantar. Namun, dengan alasan kemanusiaan, maka orang dewasa yang telantar juga ditangani. (ell*/har)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Jumat, 17 November 2017 13:01

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

TARAKAN – Pelayanan pembuatan KTP elektronik atau KTP-el di Tarakan sampai saat ini dianggap warga…

Kamis, 16 November 2017 13:27

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

TARAKAN – Jumlah pengangguran di Tarakan bakal bertambah, seiring akan diwisudanya 560 mahasiswa…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Rabu, 15 November 2017 15:40

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

TARAKAN – Pegawai Pemkot Tarakan terpaksa tidak bisa menikmati tunjangan penghasilan pegawai (TPP)…

Selasa, 14 November 2017 13:12

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

TARAKAN – Rekrutmen calon tenaga kontrak RSUD Mantri Raga tidak lama lagi dibuka. Badan Kepegawaian…

Selasa, 14 November 2017 12:55

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan merancang tes urine bagi PNS. Lembaga yang…

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

Umi Pilih Jalur Perseorangan

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

Aktivitas Perusahaan Dianggap Mengganggu, Warga Nyaris Blokir Jalan

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

AA Belum Disanksi

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .