MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Mei 2017 09:37
Penyu Hijau Ditemukan Mati di Kolong Rumah
BANGKAI PENYU: Hendra Daput mendapati penyu hijau berukuran besar mati di kolong rumahnya, Kamis (18/9). Bangkai penyu tersebut berhasil dievakuasi setelah sebelumnya tersangkut di sela pondasi rumahnya.

PROKAL.CO, TARAKAN – Hendra Daput, warga RT 01 Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, menemukan seekor penyu yang tersangkut di kolong rumahnya di daerah pesisir. Penyu hijau yang termasuk penyu dilindungi ini ditemukan dalam kondisi sudah mati pada Kamis (18/5), sekira pukul 15.30 Wita.

Saat itu. Hendra sedang mengurus ternak ayamnya. Namun, tanpa sengaja melihat penyu itu di kolong rumahnya. “Saya kan pelihara ayam di rumah. Lalu ayamnya jatuh, terus saya ambil ayamnya, saya kaget kenapa ada penyu di situ,” ujar Hendra kepada awak media, Jumat (19/5).

Karena penasaran, Hendra mencoba menggerak-gerakkannya penyu yang tersangkut di sela tiang rumahnya. Namun, penyu berukuran besar itu sudah mati. Hendra tidak lansung melepaskan penyu tersebut karena hanya sendiri. Sementara ukuran penyu itu cukup besar dan berat.

Diperkirakan, penyu raksasa ini memiliki panjang mencapai  2 meter dengan lebar sekitar 80 centimeter. Sedangkan berat mencapai 200 kilogram.

Untuk sementara waktu penyu masih disimpan Hendra hingga ada pihak terkait yang akan melakukan penelitian. Saat dievakuasi, terlihat di sayap kiri bagian depan penyu tersebut ada sebuah tanda terbuat dari stainless bertuliskan ‘RETURN TO: TURTLE ISLANDS PARK BOX 768, SANDAKAN, SABAH, MALAYSIA’. Sedangkan tulisan yang berada di baliknya ‘MY (S) 7028’.

“Jika dalam dua hari ini tidak ada pihak terkait yang melakukan penelitian, akan saya awetkan penyu ini. Lagian saya tidak memburunya, dia mati tersangkut di bawah rumah. Hewan ini kan langka, sayang kalau dibuang ke laut lagi,” pungkasnya.

Diketahui, jenis penyu di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Berarti segala bentuk perdagangan penyu atau pun bagian tubuhnya, baik hidup maupun mati itu dilarang.

Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pelaku perdagangan satwa dilindungi seperti penyu bisa dikenakan hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta. Pemanfaatan jenis satwa dilindungi hanya diperbolehkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan dan penyelamatan jenis satwa yang bersangkutan. (mrs/har)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:31

Warga “Tanam” Pohon di Jalan

TANJUNG SELOR – Banjir yang merendam ruas jalan dalam kota Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan,…

Minggu, 28 Mei 2017 12:27

Jogging Track Rawan Ambles

TANJUNG SELOR – Jogging track di Taman Tepian Sungai Kayan Jalan Katamso diprotes warga. Bukan…

Minggu, 28 Mei 2017 12:26

Terpeleset, Warga Desa Atap Meninggal

TANJUNG SELOR – Ingin mandi di sungai, Siti Fatimah, warga Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Nunukan…

Minggu, 28 Mei 2017 12:03

Ibu Kota Kaltara Belum Bebas Biarpet

TANJUNG SELOR – Meski PLN Tanjung Selor telah melakukan pemeliharaan pembangkit selama beberapa…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:33

UAS Tertunda, Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah

TANJUNG SELOR – Banjir yang merendam ibu kota Kaltara sejak Kamis (25/5) malam perlahan mulai…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:24

Warga Tinggalkan Tempat Mengungsi

TANJUNG SELOR – Luapan Sungai Kayan yang membanjiri sejumlah kawasan di Tanjung Selor, Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:22

Banjir Makan Korban Jiwa, Ketua RT Kesetrum di Halaman Rumah

TANJUNG SELOR – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Tanjung Selor, menyisakan duka bagi warga…

Jumat, 26 Mei 2017 12:00
BREAKING NEWS

Tersengat Listrik, Ketua RT 21 Tak Terselamatkan

TANJUNG SELOR – Berita duka menyelimuti warga RT 21, Jalan Semangka Kelurahan Tanjung Selor Hilir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:02

Pilih Bertahan di Rumah, Mulai Kehabisan Bahan Makanan

Banjir yang merendam kawasan Tanjung Selor, ibu kota Kaltara hingga Kamis (25/5), tidak hanya melumpuhkan…

Jumat, 26 Mei 2017 10:58

Logistik Banjir Long Beluah Didistribusikan

TANJUNG SELOR – Logistik untuk korban banjir di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat…

Ibu Kota Kaltara Dikepung Banjir

Jalan Raya seperti Sungai, Perekonomian Ibu Kota Kaltara Lumpuh

Dinas PU Data Rumah Tak Layak

Tersengat Listrik, Ketua RT 21 Tak Terselamatkan

Sekali Sewa Rp 300 Ribu, Sehari Bisa Dapat Rp 600 Ribu

Banjir Makan Korban Jiwa, Ketua RT Kesetrum di Halaman Rumah

CILAKA..!! Tanjung Palas Barat Terendam, Ini yang Dilakukan BPBD

Penggunaan Trawl Diperpanjang hingga Desember

Banjir di Sembakung Semakin Tinggi

Luapan Sungai Kayan Berangsur Surut, Warga Harus Tetap Waspada
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .