MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Mei 2017 01:10
Penyidikan Beras Tanpa Label Berlanjut, Pejabat Bulog Bakal Diperiksa
DIPASANG LABEL: Beras Bulog premium kini telah dijual dengan label produksi.

PROKAL.CO, TARAKAN -  Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan mengakui ada kelalaian dalam mendistribusikan beras bulog jenis premium dalam kemasan tanpa label ke Rumah Pangan Kita (RPK). Namun, pengakuan itu tidak mengurungkan niat Satreskrim Polres Tarakan untuk tetap melakukan penyidikan.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Iptu Irianto Zebua menegaskan, terkait persoalan ini, pihaknya tetap akan melakukan penyidikan. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Di antaranya pekerja yang melakukan pengemasan di gudang Bulog di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Selanjutnya, kata Zebua, para pejabat Perum Bulog Tarakan juga akan dipanggil dan diperiksa sebagai saksi. “Kita sudah mulai penyidikan dan tinggal mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Tarakan. Ya, kalau memang mereka lalai dan sudah menyadari kesalahannya, silakan jangan diulangi lagi. Tapi, kalau perkara yang ini tidak bisa kita hentikan, karena sudah penyidikan, jadi tetap dilanjutkan,” tegas Zebua, Kamis (18/5).

Menurutnya, bukan suatu alasan jika kemasan resminya yang dikirim dari pusat belum sampai ke Tarakan. Pihak Bulog mestinya bisa menyiasati dengan menggunakan kertas biasa agar memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Jika hal ini dibiarkan, ia khawatirkan berpotensi disalahgunakan oknum lain. Sebab, Tarakan dekat dengan daerah perbatasan. Karena itu, polisi mengantisipasi lebih awal.

Kepala Sub Bagian Divre Bulog Tarakan, Deni Hasanuddin sebelumnya sudah mengakui kalau beras yang didistribusikan ke masyarakat melalui Jaringan sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) memang dalam kemasan 10 kilogram dan ada yang belum berlabel.

“Sebenarnya, kami tidak ada unsur kesengajaan mengemas ulang seperti ini. Tapi karena kami memang masih menunggu dropingan kemasan resminya, karena kemarin juga belum ada keputusan untuk merk. Apalagi merk kan harus terdaftar, tidak bisa langsung menggunakan merk. Makanya kemasan ini pengganti plastik yang biasa,” tandas Deni. (mrs/har)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Jumat, 17 November 2017 12:56

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

TANJUNG SELOR – Pendaftar Pemprov CPNS tahun ini yang tidak lolos verifikasi berkas maupun seleksi…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .