MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Mei 2017 01:10
Penyidikan Beras Tanpa Label Berlanjut, Pejabat Bulog Bakal Diperiksa
DIPASANG LABEL: Beras Bulog premium kini telah dijual dengan label produksi.

PROKAL.CO, TARAKAN -  Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan mengakui ada kelalaian dalam mendistribusikan beras bulog jenis premium dalam kemasan tanpa label ke Rumah Pangan Kita (RPK). Namun, pengakuan itu tidak mengurungkan niat Satreskrim Polres Tarakan untuk tetap melakukan penyidikan.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Iptu Irianto Zebua menegaskan, terkait persoalan ini, pihaknya tetap akan melakukan penyidikan. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Di antaranya pekerja yang melakukan pengemasan di gudang Bulog di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Selanjutnya, kata Zebua, para pejabat Perum Bulog Tarakan juga akan dipanggil dan diperiksa sebagai saksi. “Kita sudah mulai penyidikan dan tinggal mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Tarakan. Ya, kalau memang mereka lalai dan sudah menyadari kesalahannya, silakan jangan diulangi lagi. Tapi, kalau perkara yang ini tidak bisa kita hentikan, karena sudah penyidikan, jadi tetap dilanjutkan,” tegas Zebua, Kamis (18/5).

Menurutnya, bukan suatu alasan jika kemasan resminya yang dikirim dari pusat belum sampai ke Tarakan. Pihak Bulog mestinya bisa menyiasati dengan menggunakan kertas biasa agar memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Jika hal ini dibiarkan, ia khawatirkan berpotensi disalahgunakan oknum lain. Sebab, Tarakan dekat dengan daerah perbatasan. Karena itu, polisi mengantisipasi lebih awal.

Kepala Sub Bagian Divre Bulog Tarakan, Deni Hasanuddin sebelumnya sudah mengakui kalau beras yang didistribusikan ke masyarakat melalui Jaringan sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) memang dalam kemasan 10 kilogram dan ada yang belum berlabel.

“Sebenarnya, kami tidak ada unsur kesengajaan mengemas ulang seperti ini. Tapi karena kami memang masih menunggu dropingan kemasan resminya, karena kemarin juga belum ada keputusan untuk merk. Apalagi merk kan harus terdaftar, tidak bisa langsung menggunakan merk. Makanya kemasan ini pengganti plastik yang biasa,” tandas Deni. (mrs/har)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 12:27

Lima Desa ‘Terendam Banjir’

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bulungan memperkirakan tiga…

Jumat, 21 Juli 2017 12:23

Sempat Putus Asa, Pesan Orangtua Jadi Motivasi

Memiliki keterbatasan fisik, bukan berarti tidak bisa melakukan segalanya. Bahkan, di balik keterbatasan…

Jumat, 21 Juli 2017 12:21

Waduh, 14 Warga Bulungan Positif HIV/AIDS

TANJUNG SELOR – Jumlah warga yang terindikasi positif mengidap HIV/AIDS di Kabupaten Bulungan…

Kamis, 20 Juli 2017 11:17

Penjaga SBW Ditemukan Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR – Diot (36), penjaga sarang burung walet (SBW) di daerah Gua Wong, Desa Long Peso,…

Kamis, 20 Juli 2017 11:10

Termotivasi Laode Musa, Hafal 30 Juz Minta Hadiah Umrah

Tak banyak orang anak-anak berusia belia yang mampu menghafal Alquran dengan baik. Dari beberapa yang…

Rabu, 19 Juli 2017 13:06

Sistem Zonasi Dilaporkan ke DPRD, Kepala Disdik Kaltara Bungkam

TANJUNG SELOR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi dilaporkan sejumlah masyarakat Tarakan…

Rabu, 19 Juli 2017 13:01

Insentif Guru Honorer Belum Cair

INSENTIF triwulan pertama guru honorer atau guru tidak tetap (GTT) di Bulungan yang bersumber dari hibah…

Rabu, 19 Juli 2017 13:00

Melahirkan Anak Kedua, Berharap Jadi Penghafal Alquran

Perhelatan Selekti Tilawatil Quran (STQ) ke-24 menjadi momen terindah bagi Nadifatul Mu’tamaroh.…

Rabu, 19 Juli 2017 12:57

Jatim Calon Tuan Rumah STQ XXV

TARAKAN – Jawa Timur (Jatim) menjadi calon kuat penyelenggara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV…

Selasa, 18 Juli 2017 11:30

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

JAKARTA – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kembali memaparkan pembangunan kawasan industri di…

Warga Sumbangan untuk Perbaiki Jalan

Sopir Truk Ngebut di Jalan Jelarai, Warga Sesalkan Tak Ada Penertiban

Infrastruktur di Permukiman Transmigrasi Jelek

Formasi Penerimaan CPNS Masih Tanda Tanya

Hujan, Gubernur Sempat Khawatir

Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

ESDM Ancam Cabut Izin Perusahaan

Banyak Jalan Bopeng di Tanjung Palas

Warga Ancam Gugat Perusahaan Rp 1 T
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .