MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Mei 2017 01:10
Penyidikan Beras Tanpa Label Berlanjut, Pejabat Bulog Bakal Diperiksa
DIPASANG LABEL: Beras Bulog premium kini telah dijual dengan label produksi.

PROKAL.CO, TARAKAN -  Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan mengakui ada kelalaian dalam mendistribusikan beras bulog jenis premium dalam kemasan tanpa label ke Rumah Pangan Kita (RPK). Namun, pengakuan itu tidak mengurungkan niat Satreskrim Polres Tarakan untuk tetap melakukan penyidikan.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Iptu Irianto Zebua menegaskan, terkait persoalan ini, pihaknya tetap akan melakukan penyidikan. Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Di antaranya pekerja yang melakukan pengemasan di gudang Bulog di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Selanjutnya, kata Zebua, para pejabat Perum Bulog Tarakan juga akan dipanggil dan diperiksa sebagai saksi. “Kita sudah mulai penyidikan dan tinggal mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Tarakan. Ya, kalau memang mereka lalai dan sudah menyadari kesalahannya, silakan jangan diulangi lagi. Tapi, kalau perkara yang ini tidak bisa kita hentikan, karena sudah penyidikan, jadi tetap dilanjutkan,” tegas Zebua, Kamis (18/5).

Menurutnya, bukan suatu alasan jika kemasan resminya yang dikirim dari pusat belum sampai ke Tarakan. Pihak Bulog mestinya bisa menyiasati dengan menggunakan kertas biasa agar memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Jika hal ini dibiarkan, ia khawatirkan berpotensi disalahgunakan oknum lain. Sebab, Tarakan dekat dengan daerah perbatasan. Karena itu, polisi mengantisipasi lebih awal.

Kepala Sub Bagian Divre Bulog Tarakan, Deni Hasanuddin sebelumnya sudah mengakui kalau beras yang didistribusikan ke masyarakat melalui Jaringan sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) memang dalam kemasan 10 kilogram dan ada yang belum berlabel.

“Sebenarnya, kami tidak ada unsur kesengajaan mengemas ulang seperti ini. Tapi karena kami memang masih menunggu dropingan kemasan resminya, karena kemarin juga belum ada keputusan untuk merk. Apalagi merk kan harus terdaftar, tidak bisa langsung menggunakan merk. Makanya kemasan ini pengganti plastik yang biasa,” tandas Deni. (mrs/har)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:09

Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala…

Selasa, 19 September 2017 12:57
Sisi Lain dari Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Sejak dibukanya pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara, pendaftar dari berbagai daerah pun langsung berdatangan…

Selasa, 19 September 2017 12:55

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

TANJUNG SELOR – Masalah legalisir kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran yang menjadi syarat berkas…

Senin, 18 September 2017 12:08

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

TARAKAN – Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengaku prihatin mendengar kondisi yang…

Senin, 18 September 2017 11:58

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan dana bantuan operasional…

Minggu, 17 September 2017 14:01

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

PERSOALAN pencemaran sungai di Kabupaten Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara, juga jadi…

Minggu, 17 September 2017 13:59

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Keran CPNS yang dibuka pemerintah untuk Pemprov Kaltara diserbu ribuan pendaftar. Beberapa pendaftar…

Minggu, 17 September 2017 13:57

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

TANJUNG SELOR – Dugaan adanya pendaftar CPNS Pemprov Kaltara menggunakan ijazah palsu saat penyerahan…

Minggu, 17 September 2017 13:55

ESDM Wanti-Wanti Perusahaan Tambang di Malinau

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tandulangi…

Sabtu, 16 September 2017 13:33

Waspada Peredaran Obat PCC di Kaltara, Pengguna Bisa Alami Kejang-Kejang

TARAKAN - Beredarnya obat PCC (paracetamol, caffeine dan carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara…

Panitia Temukan Ijazah Palsu

Polres Diserbu Pemohon SKCK

Maskapai Bertambah, Penumpang Speedboat Normal

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .