MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 13:01
Jadwal Pemadaman Tak Jelas

Di Tarakan Tergantung Pasokan Gas Pertamina Bunyu

PEMADAMAN BERGILIR: Pembangkit PLN Rayon Tanjung Selor dilakukan pemeliharaan hingga 20 Mei.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Rayon Tanjung Selor sejak beberapa hari ini tidak sesuai jadwal. Rabu (17/5) misalnya, di sekitar Jalan Pinus mengalami beberapa kali pemadaman, baik siang maupun malam hari.

Kamis (18/5), warga di Jalan Pinus pun kembali merasakan pemadaman listrik sejak siang hingga sore. Selain pemadaman, suplai listrik pun turun naik.

Manager PLN Rayon Tanjung Selor Agus Sidorahayu yang dikonfirmasi media ini, menyatakan pemadaman kemarin karena penggantian oli pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Sei Buaya.

Dia juga menyebutkan pembangkit lain pun sedang dalam masa pemeliharaan sehingga dilakukan pemadaman bergilir. “Bukan karena adanya gangguan pada mesin, tapi kami sedang berupaya melakukan pemeliharaan saja agar nanti pada saat Ramadan tidak lagi defisit daya,” ujarnya.

“Pemeliharaan mesin hingga tanggal 20 Mei,” sambungnya.

Selain di Tanjung Selor, Bulungan, warga di Tarakan juga harus kembali merasakan pemadaman bergilir. Bahkan, Asisten Perencanaan PT PLN Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan Aris Hermawan menyebutkan pemadaman bergilir hingga 9 jam per hari, sejak tiga hari lalu.

Meski diperkirakan normal kembali pada 24 Mei, namun dirinya tidak bisa menjamin sesuai jadwal. Pasalnya, semua tergantung pada pasokan gas dari PT Pertamina Bunyu, serta suplai energi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PT IDEC.

“Jadwal itu hanya sebagai perkiraan pada saat kondisi yang kami perkirakan seperti (gangguan, Red) itu. Tapi sekali lagi kalau ternyata di lapangan gasnya tidak ada lagi, kami mau tidak mau belum bisa masukan,” ujarnya. 

Persoalan pasokan gas dan PLTU milik PT IDEC tersebut menjadi alasan klasik PT PLN ULK Tarakan sehingga melakukan pemadaman bergilir. Untuk pasokan gas, dia menyebutkan berkurang sejak awal Mei. Hingga kemarin, juga belum stabil (fluktuatif), hanya berkisar 3 MMSCFD.

Sementara dalam kondisi normal bisa menyuplai hingga 4 MMSCFD. Akibat kekurangan pasokan hingga 1 MMSCFD ini, dia mengaku PT PLN kehilangan 10 MW. Dia juga menyatakan sudah mengantisipasi hal ini dengan mengaktifkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang mampu menghasilkan daya hingga 13 MW.

Namun, sejak 10 Mei lalu, pembangkit utama PLTU milik PT IDEC yang biasa menyuplai hingga 5 MW, mengalami gangguan pada boiler sehingga tidak bisa beroperasi, karena dalam perbaikan yang juga tidak bisa dipastikan selesainya.

Karena itu, tidak punya pilihan selain melakukan kembali pemadaman bergilir. Sebab, beban puncak sejak Februari lalu sudah mencapai 38,1 MW. Sementara, dengan force majeure yang terjadi saat ini, PLN tidak bisa memenuhi tuntutan tersebut.

Menurut Aris, hingga kemarin belum ada pemberitahuan dari PT Pertamina Bunyu akan normalnya kembali pasokan gas. Sementara dari PT IDEC hanya mengupayakan bisa cepat melakukan perbaikan, dengan perkirakan waktu hingga seminggu ke depan.

Dia juga menyebutkan telah menyewa mesin diesel milik Kaltimax Energi berkapasitas 4 MW. Namun, yang bisa digunakan saat ini baru 1 MW karena pemasangan mesinnya membutuhkan waktu. “Sebenarnya mesin sewa 4 MW ini kami peruntukkan puasa dan Lebaran (Idulfitri). Tapi mereka baru usahakan 1 MW,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisi II DPRD Tarakan sudah melakukan pertemuan dengan ULK PLN Tarakan untuk membahas persoalan listrik. Pertemuan juga dilakukan dengan PDAM untuk persoalan air bersih dalam rangka persiapan menjelang Ramadan.

Dari pertemuan tersebut, Komisi II menekankan PT PLN ULK Tarakan bisa memprioritaskan energi listrik untuk PDAM guna mendukung kelancaraan pendistribusian air bersih. Sebab, kondisi air produksi PDAM juga masih dikeluhkan warga.

“PDAM kan memiliki ketergantungan listrik untuk menghidupkan pompa pendistribusian air ke masyarakat. Makanya kami mendatangi PLN untuk membahas metode tentang memberikan prioritas khusus ke PDAM. Misalnya, kalau wilayah side 1, minta tolong 4 pompa milik PDAM jangan padam,” ujar anggota DPRD Tarakan, Adnan Hasan Galoeng. (*/ams/mrs/fen)

 


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:31

Warga “Tanam” Pohon di Jalan

TANJUNG SELOR – Banjir yang merendam ruas jalan dalam kota Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan,…

Minggu, 28 Mei 2017 12:27

Jogging Track Rawan Ambles

TANJUNG SELOR – Jogging track di Taman Tepian Sungai Kayan Jalan Katamso diprotes warga. Bukan…

Minggu, 28 Mei 2017 12:26

Terpeleset, Warga Desa Atap Meninggal

TANJUNG SELOR – Ingin mandi di sungai, Siti Fatimah, warga Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Nunukan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:33

UAS Tertunda, Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah

TANJUNG SELOR – Banjir yang merendam ibu kota Kaltara sejak Kamis (25/5) malam perlahan mulai…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:24

Warga Tinggalkan Tempat Mengungsi

TANJUNG SELOR – Luapan Sungai Kayan yang membanjiri sejumlah kawasan di Tanjung Selor, Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:22

Banjir Makan Korban Jiwa, Ketua RT Kesetrum di Halaman Rumah

TANJUNG SELOR – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Tanjung Selor, menyisakan duka bagi warga…

Jumat, 26 Mei 2017 12:00
BREAKING NEWS

Tersengat Listrik, Ketua RT 21 Tak Terselamatkan

TANJUNG SELOR – Berita duka menyelimuti warga RT 21, Jalan Semangka Kelurahan Tanjung Selor Hilir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:02

Pilih Bertahan di Rumah, Mulai Kehabisan Bahan Makanan

Banjir yang merendam kawasan Tanjung Selor, ibu kota Kaltara hingga Kamis (25/5), tidak hanya melumpuhkan…

Jumat, 26 Mei 2017 10:58

Logistik Banjir Long Beluah Didistribusikan

TANJUNG SELOR – Logistik untuk korban banjir di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat…

Jumat, 26 Mei 2017 10:56

296 Jiwa Tidur di Pengungsian

BANJIR yang tak kunjung surut di ibu kota Kaltara, mulai mencemaskan sejumlah warga. Karena khawatir…

Ibu Kota Kaltara Dikepung Banjir

Jalan Raya seperti Sungai, Perekonomian Ibu Kota Kaltara Lumpuh

Dinas PU Data Rumah Tak Layak

Tersengat Listrik, Ketua RT 21 Tak Terselamatkan

Sekali Sewa Rp 300 Ribu, Sehari Bisa Dapat Rp 600 Ribu

Banjir Makan Korban Jiwa, Ketua RT Kesetrum di Halaman Rumah

CILAKA..!! Tanjung Palas Barat Terendam, Ini yang Dilakukan BPBD

Penggunaan Trawl Diperpanjang hingga Desember

Banjir di Sembakung Semakin Tinggi

Luapan Sungai Kayan Berangsur Surut, Warga Harus Tetap Waspada
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .