MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 13:01
Jadwal Pemadaman Tak Jelas

Di Tarakan Tergantung Pasokan Gas Pertamina Bunyu

PEMADAMAN BERGILIR: Pembangkit PLN Rayon Tanjung Selor dilakukan pemeliharaan hingga 20 Mei.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Rayon Tanjung Selor sejak beberapa hari ini tidak sesuai jadwal. Rabu (17/5) misalnya, di sekitar Jalan Pinus mengalami beberapa kali pemadaman, baik siang maupun malam hari.

Kamis (18/5), warga di Jalan Pinus pun kembali merasakan pemadaman listrik sejak siang hingga sore. Selain pemadaman, suplai listrik pun turun naik.

Manager PLN Rayon Tanjung Selor Agus Sidorahayu yang dikonfirmasi media ini, menyatakan pemadaman kemarin karena penggantian oli pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Sei Buaya.

Dia juga menyebutkan pembangkit lain pun sedang dalam masa pemeliharaan sehingga dilakukan pemadaman bergilir. “Bukan karena adanya gangguan pada mesin, tapi kami sedang berupaya melakukan pemeliharaan saja agar nanti pada saat Ramadan tidak lagi defisit daya,” ujarnya.

“Pemeliharaan mesin hingga tanggal 20 Mei,” sambungnya.

Selain di Tanjung Selor, Bulungan, warga di Tarakan juga harus kembali merasakan pemadaman bergilir. Bahkan, Asisten Perencanaan PT PLN Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan Aris Hermawan menyebutkan pemadaman bergilir hingga 9 jam per hari, sejak tiga hari lalu.

Meski diperkirakan normal kembali pada 24 Mei, namun dirinya tidak bisa menjamin sesuai jadwal. Pasalnya, semua tergantung pada pasokan gas dari PT Pertamina Bunyu, serta suplai energi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PT IDEC.

“Jadwal itu hanya sebagai perkiraan pada saat kondisi yang kami perkirakan seperti (gangguan, Red) itu. Tapi sekali lagi kalau ternyata di lapangan gasnya tidak ada lagi, kami mau tidak mau belum bisa masukan,” ujarnya. 

Persoalan pasokan gas dan PLTU milik PT IDEC tersebut menjadi alasan klasik PT PLN ULK Tarakan sehingga melakukan pemadaman bergilir. Untuk pasokan gas, dia menyebutkan berkurang sejak awal Mei. Hingga kemarin, juga belum stabil (fluktuatif), hanya berkisar 3 MMSCFD.

Sementara dalam kondisi normal bisa menyuplai hingga 4 MMSCFD. Akibat kekurangan pasokan hingga 1 MMSCFD ini, dia mengaku PT PLN kehilangan 10 MW. Dia juga menyatakan sudah mengantisipasi hal ini dengan mengaktifkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang mampu menghasilkan daya hingga 13 MW.

Namun, sejak 10 Mei lalu, pembangkit utama PLTU milik PT IDEC yang biasa menyuplai hingga 5 MW, mengalami gangguan pada boiler sehingga tidak bisa beroperasi, karena dalam perbaikan yang juga tidak bisa dipastikan selesainya.

Karena itu, tidak punya pilihan selain melakukan kembali pemadaman bergilir. Sebab, beban puncak sejak Februari lalu sudah mencapai 38,1 MW. Sementara, dengan force majeure yang terjadi saat ini, PLN tidak bisa memenuhi tuntutan tersebut.

Menurut Aris, hingga kemarin belum ada pemberitahuan dari PT Pertamina Bunyu akan normalnya kembali pasokan gas. Sementara dari PT IDEC hanya mengupayakan bisa cepat melakukan perbaikan, dengan perkirakan waktu hingga seminggu ke depan.

Dia juga menyebutkan telah menyewa mesin diesel milik Kaltimax Energi berkapasitas 4 MW. Namun, yang bisa digunakan saat ini baru 1 MW karena pemasangan mesinnya membutuhkan waktu. “Sebenarnya mesin sewa 4 MW ini kami peruntukkan puasa dan Lebaran (Idulfitri). Tapi mereka baru usahakan 1 MW,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisi II DPRD Tarakan sudah melakukan pertemuan dengan ULK PLN Tarakan untuk membahas persoalan listrik. Pertemuan juga dilakukan dengan PDAM untuk persoalan air bersih dalam rangka persiapan menjelang Ramadan.

Dari pertemuan tersebut, Komisi II menekankan PT PLN ULK Tarakan bisa memprioritaskan energi listrik untuk PDAM guna mendukung kelancaraan pendistribusian air bersih. Sebab, kondisi air produksi PDAM juga masih dikeluhkan warga.

“PDAM kan memiliki ketergantungan listrik untuk menghidupkan pompa pendistribusian air ke masyarakat. Makanya kami mendatangi PLN untuk membahas metode tentang memberikan prioritas khusus ke PDAM. Misalnya, kalau wilayah side 1, minta tolong 4 pompa milik PDAM jangan padam,” ujar anggota DPRD Tarakan, Adnan Hasan Galoeng. (*/ams/mrs/fen)

 


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 12:27

Lima Desa ‘Terendam Banjir’

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bulungan memperkirakan tiga…

Jumat, 21 Juli 2017 12:23

Sempat Putus Asa, Pesan Orangtua Jadi Motivasi

Memiliki keterbatasan fisik, bukan berarti tidak bisa melakukan segalanya. Bahkan, di balik keterbatasan…

Jumat, 21 Juli 2017 12:21

Waduh, 14 Warga Bulungan Positif HIV/AIDS

TANJUNG SELOR – Jumlah warga yang terindikasi positif mengidap HIV/AIDS di Kabupaten Bulungan…

Kamis, 20 Juli 2017 11:17

Penjaga SBW Ditemukan Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR – Diot (36), penjaga sarang burung walet (SBW) di daerah Gua Wong, Desa Long Peso,…

Kamis, 20 Juli 2017 11:10

Termotivasi Laode Musa, Hafal 30 Juz Minta Hadiah Umrah

Tak banyak orang anak-anak berusia belia yang mampu menghafal Alquran dengan baik. Dari beberapa yang…

Rabu, 19 Juli 2017 13:06

Sistem Zonasi Dilaporkan ke DPRD, Kepala Disdik Kaltara Bungkam

TANJUNG SELOR - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi dilaporkan sejumlah masyarakat Tarakan…

Rabu, 19 Juli 2017 13:01

Insentif Guru Honorer Belum Cair

INSENTIF triwulan pertama guru honorer atau guru tidak tetap (GTT) di Bulungan yang bersumber dari hibah…

Rabu, 19 Juli 2017 13:00

Melahirkan Anak Kedua, Berharap Jadi Penghafal Alquran

Perhelatan Selekti Tilawatil Quran (STQ) ke-24 menjadi momen terindah bagi Nadifatul Mu’tamaroh.…

Rabu, 19 Juli 2017 12:57

Jatim Calon Tuan Rumah STQ XXV

TARAKAN – Jawa Timur (Jatim) menjadi calon kuat penyelenggara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) XXV…

Selasa, 18 Juli 2017 11:30

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

JAKARTA – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kembali memaparkan pembangunan kawasan industri di…

Warga Sumbangan untuk Perbaiki Jalan

Sopir Truk Ngebut di Jalan Jelarai, Warga Sesalkan Tak Ada Penertiban

Infrastruktur di Permukiman Transmigrasi Jelek

Formasi Penerimaan CPNS Masih Tanda Tanya

Hujan, Gubernur Sempat Khawatir

Desak Pemkab Selesaikan Masalah Lahan

Kaltara Masuk Prioritas Pengembangan Kawasan Industri

ESDM Ancam Cabut Izin Perusahaan

Banyak Jalan Bopeng di Tanjung Palas

Warga Ancam Gugat Perusahaan Rp 1 T
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .