MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 13:01
Jadwal Pemadaman Tak Jelas

Di Tarakan Tergantung Pasokan Gas Pertamina Bunyu

PEMADAMAN BERGILIR: Pembangkit PLN Rayon Tanjung Selor dilakukan pemeliharaan hingga 20 Mei.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Rayon Tanjung Selor sejak beberapa hari ini tidak sesuai jadwal. Rabu (17/5) misalnya, di sekitar Jalan Pinus mengalami beberapa kali pemadaman, baik siang maupun malam hari.

Kamis (18/5), warga di Jalan Pinus pun kembali merasakan pemadaman listrik sejak siang hingga sore. Selain pemadaman, suplai listrik pun turun naik.

Manager PLN Rayon Tanjung Selor Agus Sidorahayu yang dikonfirmasi media ini, menyatakan pemadaman kemarin karena penggantian oli pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Sei Buaya.

Dia juga menyebutkan pembangkit lain pun sedang dalam masa pemeliharaan sehingga dilakukan pemadaman bergilir. “Bukan karena adanya gangguan pada mesin, tapi kami sedang berupaya melakukan pemeliharaan saja agar nanti pada saat Ramadan tidak lagi defisit daya,” ujarnya.

“Pemeliharaan mesin hingga tanggal 20 Mei,” sambungnya.

Selain di Tanjung Selor, Bulungan, warga di Tarakan juga harus kembali merasakan pemadaman bergilir. Bahkan, Asisten Perencanaan PT PLN Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan Aris Hermawan menyebutkan pemadaman bergilir hingga 9 jam per hari, sejak tiga hari lalu.

Meski diperkirakan normal kembali pada 24 Mei, namun dirinya tidak bisa menjamin sesuai jadwal. Pasalnya, semua tergantung pada pasokan gas dari PT Pertamina Bunyu, serta suplai energi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PT IDEC.

“Jadwal itu hanya sebagai perkiraan pada saat kondisi yang kami perkirakan seperti (gangguan, Red) itu. Tapi sekali lagi kalau ternyata di lapangan gasnya tidak ada lagi, kami mau tidak mau belum bisa masukan,” ujarnya. 

Persoalan pasokan gas dan PLTU milik PT IDEC tersebut menjadi alasan klasik PT PLN ULK Tarakan sehingga melakukan pemadaman bergilir. Untuk pasokan gas, dia menyebutkan berkurang sejak awal Mei. Hingga kemarin, juga belum stabil (fluktuatif), hanya berkisar 3 MMSCFD.

Sementara dalam kondisi normal bisa menyuplai hingga 4 MMSCFD. Akibat kekurangan pasokan hingga 1 MMSCFD ini, dia mengaku PT PLN kehilangan 10 MW. Dia juga menyatakan sudah mengantisipasi hal ini dengan mengaktifkan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang mampu menghasilkan daya hingga 13 MW.

Namun, sejak 10 Mei lalu, pembangkit utama PLTU milik PT IDEC yang biasa menyuplai hingga 5 MW, mengalami gangguan pada boiler sehingga tidak bisa beroperasi, karena dalam perbaikan yang juga tidak bisa dipastikan selesainya.

Karena itu, tidak punya pilihan selain melakukan kembali pemadaman bergilir. Sebab, beban puncak sejak Februari lalu sudah mencapai 38,1 MW. Sementara, dengan force majeure yang terjadi saat ini, PLN tidak bisa memenuhi tuntutan tersebut.

Menurut Aris, hingga kemarin belum ada pemberitahuan dari PT Pertamina Bunyu akan normalnya kembali pasokan gas. Sementara dari PT IDEC hanya mengupayakan bisa cepat melakukan perbaikan, dengan perkirakan waktu hingga seminggu ke depan.

Dia juga menyebutkan telah menyewa mesin diesel milik Kaltimax Energi berkapasitas 4 MW. Namun, yang bisa digunakan saat ini baru 1 MW karena pemasangan mesinnya membutuhkan waktu. “Sebenarnya mesin sewa 4 MW ini kami peruntukkan puasa dan Lebaran (Idulfitri). Tapi mereka baru usahakan 1 MW,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisi II DPRD Tarakan sudah melakukan pertemuan dengan ULK PLN Tarakan untuk membahas persoalan listrik. Pertemuan juga dilakukan dengan PDAM untuk persoalan air bersih dalam rangka persiapan menjelang Ramadan.

Dari pertemuan tersebut, Komisi II menekankan PT PLN ULK Tarakan bisa memprioritaskan energi listrik untuk PDAM guna mendukung kelancaraan pendistribusian air bersih. Sebab, kondisi air produksi PDAM juga masih dikeluhkan warga.

“PDAM kan memiliki ketergantungan listrik untuk menghidupkan pompa pendistribusian air ke masyarakat. Makanya kami mendatangi PLN untuk membahas metode tentang memberikan prioritas khusus ke PDAM. Misalnya, kalau wilayah side 1, minta tolong 4 pompa milik PDAM jangan padam,” ujar anggota DPRD Tarakan, Adnan Hasan Galoeng. (*/ams/mrs/fen)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:09

Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala…

Selasa, 19 September 2017 12:57
Sisi Lain dari Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Sejak dibukanya pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara, pendaftar dari berbagai daerah pun langsung berdatangan…

Selasa, 19 September 2017 12:55

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

TANJUNG SELOR – Masalah legalisir kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran yang menjadi syarat berkas…

Senin, 18 September 2017 12:08

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

TARAKAN – Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengaku prihatin mendengar kondisi yang…

Senin, 18 September 2017 11:58

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan dana bantuan operasional…

Minggu, 17 September 2017 14:01

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

PERSOALAN pencemaran sungai di Kabupaten Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara, juga jadi…

Minggu, 17 September 2017 13:59

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Keran CPNS yang dibuka pemerintah untuk Pemprov Kaltara diserbu ribuan pendaftar. Beberapa pendaftar…

Minggu, 17 September 2017 13:57

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

TANJUNG SELOR – Dugaan adanya pendaftar CPNS Pemprov Kaltara menggunakan ijazah palsu saat penyerahan…

Minggu, 17 September 2017 13:55

ESDM Wanti-Wanti Perusahaan Tambang di Malinau

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tandulangi…

Sabtu, 16 September 2017 13:33

Waspada Peredaran Obat PCC di Kaltara, Pengguna Bisa Alami Kejang-Kejang

TARAKAN - Beredarnya obat PCC (paracetamol, caffeine dan carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara…

Panitia Temukan Ijazah Palsu

Polres Diserbu Pemohon SKCK

Maskapai Bertambah, Penumpang Speedboat Normal

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas

Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .