MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:43
Temuan Beras Tanpa Label, Bulog Akui Ada Kelalaian
NAMA BARU: Beras dari Divre Bulog Tarakan yang dikemas dengan berat 10 kilogram.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Sub (Kasub) Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan Deny Hasanuddin angkat bicara terkait temuan pihak kepolisian terkait kemasan beras tanpa label produksi.

Diakuinya, beras tersebut memang milik Bulog yang dikemas masing-masing 10 kilogram, dari awalnya 50 kilogram. Beras itu kemudian didistribusikan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra kerja Bulog untuk dijual ke masyarakat. 

“Kemasan kami yang ada di gudang adalah 50 kilogram. Didistribusikan ke RPK menjadi kemasan 10 kilogram,” jelasnya, Kamis (19/5).

Ia pun mengakui hal itu sengaja dilakukan. Selain karena adanya permintaan dari masyarakat, juga untuk menindaklanjuti program stabilisasi pangan yang digagas Presiden Jokowi untuk menstabilisasi harga pasar, terutama beras dan gula pasir, termasuk juga minyak goreng.

Karena itu, guna menyiasati harga murah kepada masyarakat, maka dikemas dengan berat 10 kilogram dan harga per sak mencapai Rp 92 ribu, lebih murah dari ukuran 50 kilogram yang dibanderol Rp 440 ribu. Sementara harga eceran Rp 9.200 per kilogram.

Namun, ia mengakui pula memang tidak sempat mencantumkan label produksi dalam kemasan baru tersebut. Dikarenakan Perum Bulog sendiri sudah memiliki label resmi, yakni “Beras Kita” dan masih menunggu pengiriman kemasan resmi dari Bulog.

“Kalau kami mau nunggu sampai datang kemasan resmi, tidak stabil harga ini,” tegasnya. 

Sayangnya, beras tersebut terlanjur didistribusikan ke RPK. Hingga beberapa hari lalu polisi mendapatkan penjualan beras tersebut di salah satu lokasi penjualan RPK. Setelah diselidiki, ternyata berasal dari gudang Bulog.

“Di Sebengkok terdapat RPK yang mendistribusikan sehingga saat itu pihak Reskrim Polres Tarakan menganggapnya itu sebagai pelanggaran,” bebernya.   

Deny mengaku sebanyak 45 ton beras bulog tanpa kemasan memang sudah terdistribusi ke RPK. Lima sak di antaranya masing-masing disita polisi sebagai barang bukti. Namun, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan label sementara terhadap beras yang masih ada sambil menunggu kemasan resmi dari Perum Bulog.

Hanya saja, Deny mengungkapkan ada miskomunikasi antara polisi dengan pihaknya terkait teguran yang dilayangkan polisi. Menurut Deny, kedatangan polisi ke kantornya tidak memberitahukan adanya temuan tersebut, melainkan hanya meminta data jumlah beras yang disalurkan.

Namun, pihaknya tidak mau lagi mempermasalahkan hal itu. Ia hanya berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, menilai apa yang dilakukan Bulog Tarakan perlu dimaklumi karena memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

“Itu kan tidak semua orang bisa beli dengan kemasan 50 kilogram. Saya kira Bulog itu ingin memudahkan masyarakat agar bisa membeli dengan 10 kilogram,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 12:26

Pemuda Tarakan Ikut Kecam Trump

TARAKAN – Aksi demontrasi penolakan atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang…

Kamis, 14 Desember 2017 11:56

Khairul-Effendhi Siap Deklarasi

TARAKAN – Pasangan Khairul dan Effendhi Djuprianto tidak ragu lagi untuk menuju Pilwali Tarakan.…

Rabu, 13 Desember 2017 12:39

Job Fair Dianggap Solusi Atasi Pengangguran

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kembali menggelar…

Rabu, 13 Desember 2017 12:05

Diduga karena Depresi, Sebastian Selle Gantung Diri

SEBASTIAN Selle (32) yang ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Gajah Mada RT 01, Kelurahan Karang…

Rabu, 13 Desember 2017 11:59

Effendhi Siap Mundur, Jika Hanura Mendukung Non Kader

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Kaltara yang juga bakal calon wakil wali kota Tarakan Effendhi Djuprianto…

Selasa, 12 Desember 2017 12:15

KPU Temukan Data Ganda

TARAKAN – Pasangan Umi Suhartini–Mahrudin Mado yang maju di Pilwali Tarakan dari jalur perseorangan,…

Senin, 11 Desember 2017 09:44

Kecewa Hanura ke Badrun

TARAKAN – Klaim Sekprov Kaltara Badrun telah mendapatkan dukungan dari Hanura untuk maju di Pilwali…

Minggu, 10 Desember 2017 13:48

5 Makam Akibat Longsor Dipindahkan

TARAKAN – Longsor yang terjadi di area pemakaman muslim RT 32 Kelurahan Sebengkok, merusak 5 makam.…

Minggu, 10 Desember 2017 13:47

Residivis Simpan 487 Gram Sabu

TARAKAN – Pernah mendekam 6 tahun lamanya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan…

Sabtu, 09 Desember 2017 12:59

KM Indomaya Libur Sebulan

KEPALA Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan…

Residivis Simpan 487 Gram Sabu

Asyik Mencangkul, Warga Temukan Mortir

5 Makam Akibat Longsor Dipindahkan

Pegawai Korupsi Harus Dipecat

Petugas Lapas dan Rutan Diperkuat

UMK Tarakan Naik 8,71 Persen

Hanura Merapat ke Badrun

Kecewa Hanura ke Badrun

KM Indomaya Libur Sebulan

Job Fair Dianggap Solusi Atasi Pengangguran
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .