MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:43
Temuan Beras Tanpa Label, Bulog Akui Ada Kelalaian
NAMA BARU: Beras dari Divre Bulog Tarakan yang dikemas dengan berat 10 kilogram.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Sub (Kasub) Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan Deny Hasanuddin angkat bicara terkait temuan pihak kepolisian terkait kemasan beras tanpa label produksi.

Diakuinya, beras tersebut memang milik Bulog yang dikemas masing-masing 10 kilogram, dari awalnya 50 kilogram. Beras itu kemudian didistribusikan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra kerja Bulog untuk dijual ke masyarakat. 

“Kemasan kami yang ada di gudang adalah 50 kilogram. Didistribusikan ke RPK menjadi kemasan 10 kilogram,” jelasnya, Kamis (19/5).

Ia pun mengakui hal itu sengaja dilakukan. Selain karena adanya permintaan dari masyarakat, juga untuk menindaklanjuti program stabilisasi pangan yang digagas Presiden Jokowi untuk menstabilisasi harga pasar, terutama beras dan gula pasir, termasuk juga minyak goreng.

Karena itu, guna menyiasati harga murah kepada masyarakat, maka dikemas dengan berat 10 kilogram dan harga per sak mencapai Rp 92 ribu, lebih murah dari ukuran 50 kilogram yang dibanderol Rp 440 ribu. Sementara harga eceran Rp 9.200 per kilogram.

Namun, ia mengakui pula memang tidak sempat mencantumkan label produksi dalam kemasan baru tersebut. Dikarenakan Perum Bulog sendiri sudah memiliki label resmi, yakni “Beras Kita” dan masih menunggu pengiriman kemasan resmi dari Bulog.

“Kalau kami mau nunggu sampai datang kemasan resmi, tidak stabil harga ini,” tegasnya. 

Sayangnya, beras tersebut terlanjur didistribusikan ke RPK. Hingga beberapa hari lalu polisi mendapatkan penjualan beras tersebut di salah satu lokasi penjualan RPK. Setelah diselidiki, ternyata berasal dari gudang Bulog.

“Di Sebengkok terdapat RPK yang mendistribusikan sehingga saat itu pihak Reskrim Polres Tarakan menganggapnya itu sebagai pelanggaran,” bebernya.   

Deny mengaku sebanyak 45 ton beras bulog tanpa kemasan memang sudah terdistribusi ke RPK. Lima sak di antaranya masing-masing disita polisi sebagai barang bukti. Namun, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan label sementara terhadap beras yang masih ada sambil menunggu kemasan resmi dari Perum Bulog.

Hanya saja, Deny mengungkapkan ada miskomunikasi antara polisi dengan pihaknya terkait teguran yang dilayangkan polisi. Menurut Deny, kedatangan polisi ke kantornya tidak memberitahukan adanya temuan tersebut, melainkan hanya meminta data jumlah beras yang disalurkan.

Namun, pihaknya tidak mau lagi mempermasalahkan hal itu. Ia hanya berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, menilai apa yang dilakukan Bulog Tarakan perlu dimaklumi karena memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

“Itu kan tidak semua orang bisa beli dengan kemasan 50 kilogram. Saya kira Bulog itu ingin memudahkan masyarakat agar bisa membeli dengan 10 kilogram,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:55

Pertamina Tunggu SK Pembentukan Pokja

TARAKAN – PT Pertamina EP masih berupaya menyelesaikan persoalan aset yang hingga kini belum tuntas.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:49

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN – Tragedi terbaliknya SB Rejeki Baru Kharisma, Selasa (25/7) lalu, akan ditindaklanjuti…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:46

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

TARAKAN – Sejak dipegang rektor baru, Prof Adri Patton, civitas akademika Universitas Borneo Tarakan…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:53

6 Bayi Lahir di Momen HUT RI

MELAHIRKAN bayi di momen yang bertepatan dengan peringatan HUT RI, mungkin menjadi impian banyak warga.…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:37

Bebas setelah 1,6 Tahun di Lapas

TARAKAN – Rhamadani tak mampu menyembunyikan rasa bahagiannya. Sebab, bertepatan dengan HUT ke-72…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:00

Antisipasi Pemadaman Listrik, RSUD Siapkan 4 Unit Genset

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan tidak khawatir lagi jika terjadi pemadaman listrik.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:56

14 Narapidana Terima Remisi Bebas

PERINGATAN hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi hari yang spesial bagi 14 narapidana di Lapas Tarakan.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:55

Bandar Sabu Dibekuk Polisi

TARAKAN - Zakaria alias Bambang (30), warga RT 3 Beringin Kelurahan Selumit, akhirnya diciduk pihak…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:01

Upah TKBM Segera Dibayar

TARAKAN – Persoalan antara buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Malundung dengan pemilik…

Senin, 14 Agustus 2017 12:56

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

TARAKAN - Seorang pemuda berinisial DD (17), harus berurusan dengan kepolisian. Dia terbukti menjadi…

Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan

Mau Antar Peti, Speedboat Hantam Pohon

Wali Kota Instruksikan Pengusaha Terlibat

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

Cegah Aksi Teror di HUT RI

Sabirin Coba Peruntungan di PDIP

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

Demokrat Siapkan Kader Jadi Wawali

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

Wawali PDKT ke Banteng Moncong Putih
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .