MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:43
Temuan Beras Tanpa Label, Bulog Akui Ada Kelalaian
NAMA BARU: Beras dari Divre Bulog Tarakan yang dikemas dengan berat 10 kilogram.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Sub (Kasub) Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan Deny Hasanuddin angkat bicara terkait temuan pihak kepolisian terkait kemasan beras tanpa label produksi.

Diakuinya, beras tersebut memang milik Bulog yang dikemas masing-masing 10 kilogram, dari awalnya 50 kilogram. Beras itu kemudian didistribusikan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra kerja Bulog untuk dijual ke masyarakat. 

“Kemasan kami yang ada di gudang adalah 50 kilogram. Didistribusikan ke RPK menjadi kemasan 10 kilogram,” jelasnya, Kamis (19/5).

Ia pun mengakui hal itu sengaja dilakukan. Selain karena adanya permintaan dari masyarakat, juga untuk menindaklanjuti program stabilisasi pangan yang digagas Presiden Jokowi untuk menstabilisasi harga pasar, terutama beras dan gula pasir, termasuk juga minyak goreng.

Karena itu, guna menyiasati harga murah kepada masyarakat, maka dikemas dengan berat 10 kilogram dan harga per sak mencapai Rp 92 ribu, lebih murah dari ukuran 50 kilogram yang dibanderol Rp 440 ribu. Sementara harga eceran Rp 9.200 per kilogram.

Namun, ia mengakui pula memang tidak sempat mencantumkan label produksi dalam kemasan baru tersebut. Dikarenakan Perum Bulog sendiri sudah memiliki label resmi, yakni “Beras Kita” dan masih menunggu pengiriman kemasan resmi dari Bulog.

“Kalau kami mau nunggu sampai datang kemasan resmi, tidak stabil harga ini,” tegasnya. 

Sayangnya, beras tersebut terlanjur didistribusikan ke RPK. Hingga beberapa hari lalu polisi mendapatkan penjualan beras tersebut di salah satu lokasi penjualan RPK. Setelah diselidiki, ternyata berasal dari gudang Bulog.

“Di Sebengkok terdapat RPK yang mendistribusikan sehingga saat itu pihak Reskrim Polres Tarakan menganggapnya itu sebagai pelanggaran,” bebernya.   

Deny mengaku sebanyak 45 ton beras bulog tanpa kemasan memang sudah terdistribusi ke RPK. Lima sak di antaranya masing-masing disita polisi sebagai barang bukti. Namun, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan label sementara terhadap beras yang masih ada sambil menunggu kemasan resmi dari Perum Bulog.

Hanya saja, Deny mengungkapkan ada miskomunikasi antara polisi dengan pihaknya terkait teguran yang dilayangkan polisi. Menurut Deny, kedatangan polisi ke kantornya tidak memberitahukan adanya temuan tersebut, melainkan hanya meminta data jumlah beras yang disalurkan.

Namun, pihaknya tidak mau lagi mempermasalahkan hal itu. Ia hanya berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, menilai apa yang dilakukan Bulog Tarakan perlu dimaklumi karena memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

“Itu kan tidak semua orang bisa beli dengan kemasan 50 kilogram. Saya kira Bulog itu ingin memudahkan masyarakat agar bisa membeli dengan 10 kilogram,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:54

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

TARAKAN – Malam Lebaran dipastikan jumlah kendaraan di sejumlah titik mengalami kepadatan. Untuk…

Jumat, 23 Juni 2017 12:42

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

TARAKAN – Masyarakat yang ingin merayakan malam takbiran di di Taman Berlabuh, harus bersabar.…

Jumat, 23 Juni 2017 12:41

Siagakan 4 Dokter Umum di UGD

TARAKAN – Antisipasi membeludaknya pasien atau adanya kejadian-kejadian yang membutuhkan penanganan…

Jumat, 23 Juni 2017 12:40

Baznas Sebut Ada Penurunan

TARAKAN – Penerimaan zakat diakui Ketua Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan Syamsi…

Kamis, 22 Juni 2017 13:31

Penjual Air Ditemukan Tergantung

NUNUKAN – Polikarpus Dhae (35), warga Jalan Iskandar Muda Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat,…

Kamis, 22 Juni 2017 13:22

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

TARAKAN – Buka puasa bersama yang digelar Khairul, yang merupakan salah satu figur bakal calon…

Rabu, 21 Juni 2017 13:59

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

TARAKAN – Peringatan yang disampaikan Ketua BPK Perwakilan Kaltara Tornando Saifullah kepada kepala…

Senin, 19 Juni 2017 12:43

Terlibat Narkoba, Kalapas Tegaskan Pecat

SETELAH beberapa kali terungkap narkoba yang berasal dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 19 Juni 2017 12:42

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

TANJUNG SELOR – Lima patok perbatasan di Krayan, Kabupaten Nunukan yang sebelumnya dikabarkan…

Minggu, 18 Juni 2017 13:05

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

TARAKAN – Tiga nelayan yang sempat dilaporkan hilang, beberapa hari lalu, yakni Adi, Hamdan dan…

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

Kejari Kejar Kasus Dugaan Korupsi yang Menyeret Anggota DPRD Tarakan

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

Sadar Bahaya, Warga Serahkan Senpi Rakitan

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

Penjual Air Ditemukan Tergantung

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

Wakapolres Tegaskan Tak Ada Unsur Pungli
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .