MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:43
Temuan Beras Tanpa Label, Bulog Akui Ada Kelalaian
NAMA BARU: Beras dari Divre Bulog Tarakan yang dikemas dengan berat 10 kilogram.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Sub (Kasub) Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan Deny Hasanuddin angkat bicara terkait temuan pihak kepolisian terkait kemasan beras tanpa label produksi.

Diakuinya, beras tersebut memang milik Bulog yang dikemas masing-masing 10 kilogram, dari awalnya 50 kilogram. Beras itu kemudian didistribusikan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra kerja Bulog untuk dijual ke masyarakat. 

“Kemasan kami yang ada di gudang adalah 50 kilogram. Didistribusikan ke RPK menjadi kemasan 10 kilogram,” jelasnya, Kamis (19/5).

Ia pun mengakui hal itu sengaja dilakukan. Selain karena adanya permintaan dari masyarakat, juga untuk menindaklanjuti program stabilisasi pangan yang digagas Presiden Jokowi untuk menstabilisasi harga pasar, terutama beras dan gula pasir, termasuk juga minyak goreng.

Karena itu, guna menyiasati harga murah kepada masyarakat, maka dikemas dengan berat 10 kilogram dan harga per sak mencapai Rp 92 ribu, lebih murah dari ukuran 50 kilogram yang dibanderol Rp 440 ribu. Sementara harga eceran Rp 9.200 per kilogram.

Namun, ia mengakui pula memang tidak sempat mencantumkan label produksi dalam kemasan baru tersebut. Dikarenakan Perum Bulog sendiri sudah memiliki label resmi, yakni “Beras Kita” dan masih menunggu pengiriman kemasan resmi dari Bulog.

“Kalau kami mau nunggu sampai datang kemasan resmi, tidak stabil harga ini,” tegasnya. 

Sayangnya, beras tersebut terlanjur didistribusikan ke RPK. Hingga beberapa hari lalu polisi mendapatkan penjualan beras tersebut di salah satu lokasi penjualan RPK. Setelah diselidiki, ternyata berasal dari gudang Bulog.

“Di Sebengkok terdapat RPK yang mendistribusikan sehingga saat itu pihak Reskrim Polres Tarakan menganggapnya itu sebagai pelanggaran,” bebernya.   

Deny mengaku sebanyak 45 ton beras bulog tanpa kemasan memang sudah terdistribusi ke RPK. Lima sak di antaranya masing-masing disita polisi sebagai barang bukti. Namun, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan label sementara terhadap beras yang masih ada sambil menunggu kemasan resmi dari Perum Bulog.

Hanya saja, Deny mengungkapkan ada miskomunikasi antara polisi dengan pihaknya terkait teguran yang dilayangkan polisi. Menurut Deny, kedatangan polisi ke kantornya tidak memberitahukan adanya temuan tersebut, melainkan hanya meminta data jumlah beras yang disalurkan.

Namun, pihaknya tidak mau lagi mempermasalahkan hal itu. Ia hanya berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, menilai apa yang dilakukan Bulog Tarakan perlu dimaklumi karena memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

“Itu kan tidak semua orang bisa beli dengan kemasan 50 kilogram. Saya kira Bulog itu ingin memudahkan masyarakat agar bisa membeli dengan 10 kilogram,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 11:05

Pelaksanaan MTQ Utamakan Syiar

TARAKAN – Musabaqah Tilawatir Quran (MTQ) tingkat provinsi pada tahun ini akan dilaksanakan di…

Sabtu, 21 April 2018 10:59

Rp 15 M untuk Jaringan Air Bersih

TARAKAN – Selain penambahan sejumlah embung sebagai tempat menampung air yang dikelola Perusahaan…

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Waspada, Pelaku Curanmor Keliaran

TARAKAN – Warga harus memastikan bahwa sepeda motor yang diparkir dalam kondisi aman. Setidaknya,…

Jumat, 20 April 2018 14:04

Studio XXI Masih Lama

TARAKAN – Rencana hadirnya Studio XXI di Grand Tarakan Mall (GTM), ditunggu-tunggu warga. Terutama,…

Jumat, 20 April 2018 13:50

DKP Tawarkan 10 Jenis Alat Tangkap

TARAKAN – Jaring milenium ternyata belum sepenuhnya menjadi pilihan utama pengganti pukat hela…

Jumat, 20 April 2018 13:48

Jumlah DPT Pilwali Berkurang

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan menetapkan daftar pemilih pilkada tahun ini melalui rapat…

Jumat, 20 April 2018 13:46

Tiba-Tiba Menghilang, Ditemukan Mengapung

TARAKAN – Ahmad Yani, warga RT 12 Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur yang keberadaannya…

Kamis, 19 April 2018 13:41

Pengamat Lihat Celah Kebangkrutan

TARAKAN – Akademisi dari Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan, Hariyadi Hamid, menilai…

Kamis, 19 April 2018 13:37

Penyaluran BPNT Telah Siap

TARAKAN – Dalam rangka menyukseskan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) kepada warga Tarakan,…

Rabu, 18 April 2018 14:01

Maling ‘Dihadiahi’ Timah Panas

TARAKAN – Seorang pria berinisial HM tidak hanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .