MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:43
Temuan Beras Tanpa Label, Bulog Akui Ada Kelalaian
NAMA BARU: Beras dari Divre Bulog Tarakan yang dikemas dengan berat 10 kilogram.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Sub (Kasub) Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan Deny Hasanuddin angkat bicara terkait temuan pihak kepolisian terkait kemasan beras tanpa label produksi.

Diakuinya, beras tersebut memang milik Bulog yang dikemas masing-masing 10 kilogram, dari awalnya 50 kilogram. Beras itu kemudian didistribusikan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai mitra kerja Bulog untuk dijual ke masyarakat. 

“Kemasan kami yang ada di gudang adalah 50 kilogram. Didistribusikan ke RPK menjadi kemasan 10 kilogram,” jelasnya, Kamis (19/5).

Ia pun mengakui hal itu sengaja dilakukan. Selain karena adanya permintaan dari masyarakat, juga untuk menindaklanjuti program stabilisasi pangan yang digagas Presiden Jokowi untuk menstabilisasi harga pasar, terutama beras dan gula pasir, termasuk juga minyak goreng.

Karena itu, guna menyiasati harga murah kepada masyarakat, maka dikemas dengan berat 10 kilogram dan harga per sak mencapai Rp 92 ribu, lebih murah dari ukuran 50 kilogram yang dibanderol Rp 440 ribu. Sementara harga eceran Rp 9.200 per kilogram.

Namun, ia mengakui pula memang tidak sempat mencantumkan label produksi dalam kemasan baru tersebut. Dikarenakan Perum Bulog sendiri sudah memiliki label resmi, yakni “Beras Kita” dan masih menunggu pengiriman kemasan resmi dari Bulog.

“Kalau kami mau nunggu sampai datang kemasan resmi, tidak stabil harga ini,” tegasnya. 

Sayangnya, beras tersebut terlanjur didistribusikan ke RPK. Hingga beberapa hari lalu polisi mendapatkan penjualan beras tersebut di salah satu lokasi penjualan RPK. Setelah diselidiki, ternyata berasal dari gudang Bulog.

“Di Sebengkok terdapat RPK yang mendistribusikan sehingga saat itu pihak Reskrim Polres Tarakan menganggapnya itu sebagai pelanggaran,” bebernya.   

Deny mengaku sebanyak 45 ton beras bulog tanpa kemasan memang sudah terdistribusi ke RPK. Lima sak di antaranya masing-masing disita polisi sebagai barang bukti. Namun, pihaknya sudah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memberikan label sementara terhadap beras yang masih ada sambil menunggu kemasan resmi dari Perum Bulog.

Hanya saja, Deny mengungkapkan ada miskomunikasi antara polisi dengan pihaknya terkait teguran yang dilayangkan polisi. Menurut Deny, kedatangan polisi ke kantornya tidak memberitahukan adanya temuan tersebut, melainkan hanya meminta data jumlah beras yang disalurkan.

Namun, pihaknya tidak mau lagi mempermasalahkan hal itu. Ia hanya berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik karena semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, menilai apa yang dilakukan Bulog Tarakan perlu dimaklumi karena memang dilakukan untuk kepentingan masyarakat.

“Itu kan tidak semua orang bisa beli dengan kemasan 50 kilogram. Saya kira Bulog itu ingin memudahkan masyarakat agar bisa membeli dengan 10 kilogram,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:39

Avanza Hantam Tiang Listrik

TARAKAN – Sabtu (27/5) pagi, warga Jalan Markoni dikejutkan suara hantaman keras di jalan raya.…

Minggu, 28 Mei 2017 12:34

Tetap Beroperasi, Pemilik Rumah Biliar Alasan Tak Diberi Surat

TARAKAN – Selain rumah karaoke atau tempat hiburan malam lainnya yang dilarang beroperasi selama…

Minggu, 28 Mei 2017 12:24

Aliansi Garuda Tagih Janji PLN

TARAKAN – Pemadaman listrik bergilir karena kurangnya pasokan gas untuk pembangkit PLN Unit Layanan…

Sabtu, 27 Mei 2017 11:00

Tarakan Rawan Jadi Pintu Masuk Penyakit

TARAKAN – Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:59

Usaha Hiburan Wajib Tutup

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melarang Tempat Hiburan Malam (THM) beroperasi selama bulan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:58

Sambut Ramadan dengan Pawai Tarhib

MALINAU – Meski sempat dilanda banjir, tidak menyurutkan semangat umat muslim di Malinau menyambut…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:54

Demokrat Siapkan Tim Survei

TARAKAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kota Tarakan telah mempersiapkan tahapan survei…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:50

Antisipasi Pedagang “Nakal” Diskes Bakal Periksa Makanan Berbuka Puasa

TARAKAN – Sudah menjadi tradisi di setiap Ramadan banyak warga menjadi penjual makanan dan minuman…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:44

Jika Diharuskan, Badrun Siap Melakukan Komunikasi Politik

TARAKAN – Berkas enam bakal calon (balon) kepala daerah yang telah mendaftar di Partai Kebangkitan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:42

Tigor Pede Hanya Daftar di Golkar

TARAKAN – Figur-figur yang menyatakan maju pada Pilkada Tarakan, telah resmi mendaftar di partai-partai…

Gaji 13 dan 14 Tunggu Juknis

Baru Satu Desa Manfaatkan Siskeudes

Perampok Tambak Kembali Beraksi

13 Anggota Polisi Terjaring Razia

Avanza Hantam Tiang Listrik

Terdakwa Videotron Dituntut 3 Tahun

Napi Lapas Tarakan Bersimbah Darah

Usaha Hiburan Wajib Tutup

Tetap Beroperasi, Pemilik Rumah Biliar Alasan Tak Diberi Surat

CONTOH TAK BAIK..!! Instansi Pemerintah Dibangun di WKP
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .