MANAGED BY:
MINGGU
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 12:11
Pejabat Bulog Tarakan Diperiksa Polisi
BARANG BUKTI: Beras Bulog yang bersaling kemasan diamankan Polres Tarakan, Rabu (17/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Jajaran Polres Tarakan memeriksa sejumlah pejabat Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan, Rabu (17/5). Persoalannya, pihak kepolisian menemukan beras Bulog dalam kemasan tanpa label.

Menurut Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim AKP Yusuf Chiorul, beras dalam kemasan tanpa label itu justru didapat di gudang Bulog Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Perbuatan ini dinilai telah melanggar Undang–Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan dengan memeriksa orang-orang yang bertanggung jawab di gudang Bulog maupun pengambil kebijakan guna mencari tersangka dalam kasus ini.

“Ancamannya pidananya sesuai UU Perlindungan Konsumen kurang lebih 5 tahun, dendanya Rp miliar. Tersangkanya belum tahu kami, nanti lihat penyidikan,” ujar Yusuf.

Dikatakan, beras yang awalnya berada dalam kemasan 50 kilogram berlabel Bulog dan ada kemasan produksinya itu, kemudian kemas ulang dengan plastik bening yang masing-masing beratnya 10 kilogram.

Sebenarnya, lanjut Yusuf, sudah ada 45 ton beras tanpa label tersebut beredar di pasaran yang didistribusikan ke distributor dalam dua tahap. Pertama 40 ton dan kedua 5 ton.

Dia juga mengaku sudah menegur jajaran Bulog Tarakan untuk menarik beras tersebut saat pendistribusian pertama sebanyak 40 ton, Jumat (12/5) lalu. Namun, bukannya menarik, justru mengedarkan lagi 5 ton pada Senin (22/5).

Karena tidak mengindahkan teguran polisi, dirinya pun memerintahkan jajarannya untuk mengamankan barang bukti yang masih ada di gudang Bulog, dan ditindaklanjuti dengan penyidikan yang berlangsung hingga kemarin.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mengemas ulang tersebut dilakukan agar lebih mudah dijual ke masyarakat.  Namun, caranya dinilai melanggar aturan. “Bulog ini sudah berubah jadi BUMN. Untuk mengejar profit caranya salah. Tidak ada aturan kebijakan disuruh untuk kemasan seperti itu, karena ini tidak ada label produksinya sama sekali,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya langsung mencegah sejak awal agar tidak terulang lagi kesalahan yang sama. Pencegahan ini juga dimaksudkan agar beras tanpa dalam kemasan tanpa label tidak disalahgunakan oknum lain dengan mencampur beras lain atau dioplos.

Sementara itu, pejabat di lingkungan Bulog Tarakan yang ditemui wartawan, enggan berkomentar panjang. “Ini masih penyidikan,” singkat salah seorang pejabat Bulog Tarakan yang enggan disebutkan identitasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:54

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

TARAKAN – Malam Lebaran dipastikan jumlah kendaraan di sejumlah titik mengalami kepadatan. Untuk…

Jumat, 23 Juni 2017 12:42

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

TARAKAN – Masyarakat yang ingin merayakan malam takbiran di di Taman Berlabuh, harus bersabar.…

Jumat, 23 Juni 2017 12:41

Siagakan 4 Dokter Umum di UGD

TARAKAN – Antisipasi membeludaknya pasien atau adanya kejadian-kejadian yang membutuhkan penanganan…

Jumat, 23 Juni 2017 12:40

Baznas Sebut Ada Penurunan

TARAKAN – Penerimaan zakat diakui Ketua Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan Syamsi…

Kamis, 22 Juni 2017 13:31

Penjual Air Ditemukan Tergantung

NUNUKAN – Polikarpus Dhae (35), warga Jalan Iskandar Muda Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat,…

Kamis, 22 Juni 2017 13:22

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

TARAKAN – Buka puasa bersama yang digelar Khairul, yang merupakan salah satu figur bakal calon…

Rabu, 21 Juni 2017 13:59

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

TARAKAN – Peringatan yang disampaikan Ketua BPK Perwakilan Kaltara Tornando Saifullah kepada kepala…

Senin, 19 Juni 2017 12:43

Terlibat Narkoba, Kalapas Tegaskan Pecat

SETELAH beberapa kali terungkap narkoba yang berasal dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Senin, 19 Juni 2017 12:42

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

TANJUNG SELOR – Lima patok perbatasan di Krayan, Kabupaten Nunukan yang sebelumnya dikabarkan…

Minggu, 18 Juni 2017 13:05

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

TARAKAN – Tiga nelayan yang sempat dilaporkan hilang, beberapa hari lalu, yakni Adi, Hamdan dan…

Tim Verifikasi Temukan Patok Perbatasan

Wali Kota Janji Tuntaskan sebelum 60 Hari

Kejari Kejar Kasus Dugaan Korupsi yang Menyeret Anggota DPRD Tarakan

Terlantar di Laut, Tiga Nelayan Ditemukan Selamat

Sadar Bahaya, Warga Serahkan Senpi Rakitan

JSK “Merapat” ke Khairul, Tegaskan Hanya Silaturahmi

Pemkot Tutup Taman Berlabuh

Penjual Air Ditemukan Tergantung

Satlantas Antisipasi Macet di Jalan Sudirman

Wakapolres Tegaskan Tak Ada Unsur Pungli
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .