MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 12:11
Pejabat Bulog Tarakan Diperiksa Polisi
BARANG BUKTI: Beras Bulog yang bersaling kemasan diamankan Polres Tarakan, Rabu (17/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Jajaran Polres Tarakan memeriksa sejumlah pejabat Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan, Rabu (17/5). Persoalannya, pihak kepolisian menemukan beras Bulog dalam kemasan tanpa label.

Menurut Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim AKP Yusuf Chiorul, beras dalam kemasan tanpa label itu justru didapat di gudang Bulog Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Perbuatan ini dinilai telah melanggar Undang–Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan dengan memeriksa orang-orang yang bertanggung jawab di gudang Bulog maupun pengambil kebijakan guna mencari tersangka dalam kasus ini.

“Ancamannya pidananya sesuai UU Perlindungan Konsumen kurang lebih 5 tahun, dendanya Rp miliar. Tersangkanya belum tahu kami, nanti lihat penyidikan,” ujar Yusuf.

Dikatakan, beras yang awalnya berada dalam kemasan 50 kilogram berlabel Bulog dan ada kemasan produksinya itu, kemudian kemas ulang dengan plastik bening yang masing-masing beratnya 10 kilogram.

Sebenarnya, lanjut Yusuf, sudah ada 45 ton beras tanpa label tersebut beredar di pasaran yang didistribusikan ke distributor dalam dua tahap. Pertama 40 ton dan kedua 5 ton.

Dia juga mengaku sudah menegur jajaran Bulog Tarakan untuk menarik beras tersebut saat pendistribusian pertama sebanyak 40 ton, Jumat (12/5) lalu. Namun, bukannya menarik, justru mengedarkan lagi 5 ton pada Senin (22/5).

Karena tidak mengindahkan teguran polisi, dirinya pun memerintahkan jajarannya untuk mengamankan barang bukti yang masih ada di gudang Bulog, dan ditindaklanjuti dengan penyidikan yang berlangsung hingga kemarin.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mengemas ulang tersebut dilakukan agar lebih mudah dijual ke masyarakat.  Namun, caranya dinilai melanggar aturan. “Bulog ini sudah berubah jadi BUMN. Untuk mengejar profit caranya salah. Tidak ada aturan kebijakan disuruh untuk kemasan seperti itu, karena ini tidak ada label produksinya sama sekali,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya langsung mencegah sejak awal agar tidak terulang lagi kesalahan yang sama. Pencegahan ini juga dimaksudkan agar beras tanpa dalam kemasan tanpa label tidak disalahgunakan oknum lain dengan mencampur beras lain atau dioplos.

Sementara itu, pejabat di lingkungan Bulog Tarakan yang ditemui wartawan, enggan berkomentar panjang. “Ini masih penyidikan,” singkat salah seorang pejabat Bulog Tarakan yang enggan disebutkan identitasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:55

Pertamina Tunggu SK Pembentukan Pokja

TARAKAN – PT Pertamina EP masih berupaya menyelesaikan persoalan aset yang hingga kini belum tuntas.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:49

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN – Tragedi terbaliknya SB Rejeki Baru Kharisma, Selasa (25/7) lalu, akan ditindaklanjuti…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:46

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

TARAKAN – Sejak dipegang rektor baru, Prof Adri Patton, civitas akademika Universitas Borneo Tarakan…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:53

6 Bayi Lahir di Momen HUT RI

MELAHIRKAN bayi di momen yang bertepatan dengan peringatan HUT RI, mungkin menjadi impian banyak warga.…

Jumat, 18 Agustus 2017 12:37

Bebas setelah 1,6 Tahun di Lapas

TARAKAN – Rhamadani tak mampu menyembunyikan rasa bahagiannya. Sebab, bertepatan dengan HUT ke-72…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:00

Antisipasi Pemadaman Listrik, RSUD Siapkan 4 Unit Genset

TARAKAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan tidak khawatir lagi jika terjadi pemadaman listrik.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:56

14 Narapidana Terima Remisi Bebas

PERINGATAN hari kemerdekaan tahun ini akan menjadi hari yang spesial bagi 14 narapidana di Lapas Tarakan.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:55

Bandar Sabu Dibekuk Polisi

TARAKAN - Zakaria alias Bambang (30), warga RT 3 Beringin Kelurahan Selumit, akhirnya diciduk pihak…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:01

Upah TKBM Segera Dibayar

TARAKAN – Persoalan antara buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Malundung dengan pemilik…

Senin, 14 Agustus 2017 12:56

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

TARAKAN - Seorang pemuda berinisial DD (17), harus berurusan dengan kepolisian. Dia terbukti menjadi…

Kemenkes Janji Tingkatkan Layanan di Perbatasan

Mau Antar Peti, Speedboat Hantam Pohon

Wali Kota Instruksikan Pengusaha Terlibat

Rumah Ditinggal, Uang Digasak Maling

Cegah Aksi Teror di HUT RI

Sabirin Coba Peruntungan di PDIP

Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

Demokrat Siapkan Kader Jadi Wawali

UBT Ubah Kebijakan Biaya UKT

Wawali PDKT ke Banteng Moncong Putih
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .