MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 12:11
Pejabat Bulog Tarakan Diperiksa Polisi
BARANG BUKTI: Beras Bulog yang bersaling kemasan diamankan Polres Tarakan, Rabu (17/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Jajaran Polres Tarakan memeriksa sejumlah pejabat Badan Urusan Logistik (Bulog) Tarakan, Rabu (17/5). Persoalannya, pihak kepolisian menemukan beras Bulog dalam kemasan tanpa label.

Menurut Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim AKP Yusuf Chiorul, beras dalam kemasan tanpa label itu justru didapat di gudang Bulog Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Lingkas Ujung.

Perbuatan ini dinilai telah melanggar Undang–Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan dengan memeriksa orang-orang yang bertanggung jawab di gudang Bulog maupun pengambil kebijakan guna mencari tersangka dalam kasus ini.

“Ancamannya pidananya sesuai UU Perlindungan Konsumen kurang lebih 5 tahun, dendanya Rp miliar. Tersangkanya belum tahu kami, nanti lihat penyidikan,” ujar Yusuf.

Dikatakan, beras yang awalnya berada dalam kemasan 50 kilogram berlabel Bulog dan ada kemasan produksinya itu, kemudian kemas ulang dengan plastik bening yang masing-masing beratnya 10 kilogram.

Sebenarnya, lanjut Yusuf, sudah ada 45 ton beras tanpa label tersebut beredar di pasaran yang didistribusikan ke distributor dalam dua tahap. Pertama 40 ton dan kedua 5 ton.

Dia juga mengaku sudah menegur jajaran Bulog Tarakan untuk menarik beras tersebut saat pendistribusian pertama sebanyak 40 ton, Jumat (12/5) lalu. Namun, bukannya menarik, justru mengedarkan lagi 5 ton pada Senin (22/5).

Karena tidak mengindahkan teguran polisi, dirinya pun memerintahkan jajarannya untuk mengamankan barang bukti yang masih ada di gudang Bulog, dan ditindaklanjuti dengan penyidikan yang berlangsung hingga kemarin.

Dari hasil pemeriksaan sementara, mengemas ulang tersebut dilakukan agar lebih mudah dijual ke masyarakat.  Namun, caranya dinilai melanggar aturan. “Bulog ini sudah berubah jadi BUMN. Untuk mengejar profit caranya salah. Tidak ada aturan kebijakan disuruh untuk kemasan seperti itu, karena ini tidak ada label produksinya sama sekali,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya langsung mencegah sejak awal agar tidak terulang lagi kesalahan yang sama. Pencegahan ini juga dimaksudkan agar beras tanpa dalam kemasan tanpa label tidak disalahgunakan oknum lain dengan mencampur beras lain atau dioplos.

Sementara itu, pejabat di lingkungan Bulog Tarakan yang ditemui wartawan, enggan berkomentar panjang. “Ini masih penyidikan,” singkat salah seorang pejabat Bulog Tarakan yang enggan disebutkan identitasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 14:03

Warga Filipina Diproses Imigrasi

TARAKAN – Lima nelayan asal Filipina yang berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing selama…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:01

Belum Temukan Pelanggaran

TAHAPAN Pilkada Tarakan telah memasuki masa kampanye sejak Kamis (15/2). Di hari pertama kampanye itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:58

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

TARAKAN – Persoalan utang, tidak luput dari perhatian Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:58

Target Tarakan Bebas Sampah

TARAKAN – Dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari, Kepala Dinas…

Kamis, 15 Februari 2018 13:06

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

TARAKAN - Peraturan daerah (Perda) yang dikeluarkan Pemkot Tarakan tentang kenaikan tarif parkir telah…

Kamis, 15 Februari 2018 12:57

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

TARAKAN - Mulai Kamis (15/2), Khaeruddin Arief Hidayat akan memulai tugas perdananya sebagai Pelaksana…

Kamis, 15 Februari 2018 12:47

Panwaslu Incar Stiker Paslon

STIKER pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota yang menempel di mobil pribadi atau angkutan…

Rabu, 14 Februari 2018 14:23

Nomor 3 Dianggap Berkah

TARAKAN - Dari hasil rapat pleno terbuka KPU Tarakan terkait pencabutan nomor urut pasangan calon wali…

Rabu, 14 Februari 2018 14:18

OKE Berharap Hoki dengan Nomor Urut 2

TARAKAN – Setelah ditetapkan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota oleh Komisi Pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 14:15

UMI: Nomor Satu Mudah Diingat

TARAKAN – Menjadi satu-satunya calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan atau…

UMI: Nomor Satu Mudah Diingat

Warna-Warni Kampung Pelangi di Pesisir Tarakan

ADUH-ADUH..!! Lihat Nih, Jalan ke Objek Wisata Tambal Sulam

Sanksi Pemecatan untuk Oknum Petugas Avsec

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

Jalan Rusak Makan Korban

Yakin Lolos Jadi Peserta Pilkada

Petugas Avsec Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

Nomor 3 Dianggap Berkah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .