MANAGED BY:
SABTU
22 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 17 Mei 2017 13:40
Gula dan LPG Tak Sesuai HET, Disperindagkop Minta Warga Melapor
MONITORING HARGA: Disperindagkop Kaltara memonitoring harga barang kebutuhan pokok ke beberapa toko di Tanjung Selor, Selasa (16/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara mulai melakukan pengawasan, Selasa (16/5).

Tak hanya memastikan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, tim monitoring Disperindagkop Kaltara pun melakukan pengecekan ke sejumlah toko yang menjual barang-barang kebutuhan pokok.

Dari hasil pengawasan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen Disperindagkop Kaltara Septi Yustina mengaku masih ada pemilik toko yang menjual barang di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami masih temukan harga gula dijua di atas HET. Alasannya karena untuk biaya angkut dari Pulau Jawa ke Tanjung Selor cukup tinggi sehingga dijual rata-rata Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu,” jelas Septi.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan HET gula Rp 12.500 per kilogram. Selain gula, pemerintah juga telah menetapkan HET minyak goreng dalam kemasan dan daging beku. Untuk minyak goreng ditetapkan Rp 11 ribu per liter dan daging beku Rp 80 ribu per kilogram.

“Besok (hari ini) perlu dilakukan rapat untuk mengatasi masalah harga gula yang dijual di atas HET. Semisal menyiasati dengan mengambil dari Bulog,” ujarnya.

Selain memantau harga kebutuhan pokok, pihaknya juga memantau ketersediaan LPG (baca: elpiji) 3 kg di agen dan pangkalan. Diakui Septi ada beberapa pengecer yang mendapatkan LPG dari pangkalan dan menjual kembali di atas HET Rp 23 ribu. Padahal, kata dia, pangkalan tidak diperkenankan menjual LPG ke pengecer.

“Ada beberapa pangkalan yang menjual Rp 32 ribu sampai Rp 35 ribu per tabung. Meski dengan mengambil sendiri ke agen yang telah ditunjuk. Kenaikan harga LPG itu karena pangkalan menyesuaikan dengan biaya angkut yang melalui jalur darat,” ungkapnya.

Namun, pihaknya masih memberi toleransi. Apabila masih ditemukan pangkalan menjual ke pengecer dengan harga tak sesuai HET, maka akan ditindaklanjuti ke kepolisian. “Kalau ada pangkalan-pangkalan yang menjual di atas harga Rp 23 ribu, itu akan dikenakan sanksi. Bisa berupa pencabutan izin atau disita barangnya,” tegasnya.

Dia juga meminta warga melapor ketika ada pihak yang menjual LPG 3 kg di atas HET. Pihaknya segera menindaklanjuti laporan warga.

Sementara itu, salah seorang pedagang ayam di Pasar Induk Tanjung Selor, mengaku harga ayam terus turun. Pasalnya, pasokan ayam terus bertambah. Sementara pembeli sepi. “Hari ini (kemarin) harga daging ayam per kilonya Rp 37 ribu. Sebelumnya sempat Rp 40 ribu per kilo. Untuk besok harganya turun lagi Rp 35 per kilo,” ujarnya. (uno/*/ams/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 Juli 2017 11:37

Buku Tulis Laris Manis

TANJUNG SELOR – Tak hanya seragam sekolah yang harus disiapkan para orangtua untuk anak-anak di…

Minggu, 09 Juli 2017 13:25

Harga Bawang Merah Bikin Perih

TANJUNG SELOR – Harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor hingga kemarin (8/7), rata-rata…

Jumat, 07 Juli 2017 13:09

Warga Berburu Seragam Sekolah

TANJUNG SELOR – Usai libur Lebaran Idulfitri, sejumlah warga kembali disibukkan dengan persiapan…

Jumat, 07 Juli 2017 12:59

Dorong Kaltara Desak Pemerintah Pusat

TANJUNG SELOR - Kerusakan jalan nasional yang menghubungkan Kaltim-Kaltara, tepatnya ruas Bulungan-Berau…

Rabu, 05 Juli 2017 11:03

Tarif Transportasi Penyebab Inflasi

TANJUNG SELOR – Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, indeks harga konsumen (IHK) mengalami…

Rabu, 05 Juli 2017 10:58

Ekspor lewat Udara Tinggal Kenangan, Pengusaha Pilih Jalur Laut

TANJUNG SELOR – Gebrakan Pemprov Kaltara membuka peluang kepada pengusaha atau eksportir untuk…

Selasa, 04 Juli 2017 12:40

Fiskal Negara Diprediksi Melemah, Pemprov Genjot PAD

TANJUNG SELOR – Prediksi kapasitas fiskal negara pada 2018 mendatang dikatakan Gubernur Kaltara…

Minggu, 02 Juli 2017 13:04

Libur Lebaran Jadi Berkah Jasa Penyewaan Ban

TANJUNG SELOR – Ramainya masyarakat yang berkunjung ke Pantai Kelapa Desa Mangkupadi, Kecamatan…

Minggu, 02 Juli 2017 13:00

Bulog Tak Punya Gudang Khusus Daging

TANJUNG SELOR – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) turut mendukung langkah Kementerian Perdagangan…

Sabtu, 01 Juli 2017 12:55

Kulit Ketupat ‘Diburu’ Masyarakat

TARAKAN – Setelah Lebaran Idulfitri, tradisi sebagian masyarakat Indonesia, terutama masyarakat…

Tidak Dilibatkan, Pengusaha Rental Kecewa

Momen STQ Picu Inflasi di Tarakan

Dewan Desak UMSK Ditetapkan

Tak Beroperasi, Karyawan MMKU Dirumahkan

Tiga Perusahaan Dilaporkan ke Disnaker

Rutin Bayar Iuran Tetap dan Royalti

Lunasi Pajak setelah Disandera, Kanwil DJP Kaltimtara Bidik 16 Penunggak Pajak
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .