MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 17 Mei 2017 13:40
Gula dan LPG Tak Sesuai HET, Disperindagkop Minta Warga Melapor
MONITORING HARGA: Disperindagkop Kaltara memonitoring harga barang kebutuhan pokok ke beberapa toko di Tanjung Selor, Selasa (16/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara mulai melakukan pengawasan, Selasa (16/5).

Tak hanya memastikan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, tim monitoring Disperindagkop Kaltara pun melakukan pengecekan ke sejumlah toko yang menjual barang-barang kebutuhan pokok.

Dari hasil pengawasan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen Disperindagkop Kaltara Septi Yustina mengaku masih ada pemilik toko yang menjual barang di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami masih temukan harga gula dijua di atas HET. Alasannya karena untuk biaya angkut dari Pulau Jawa ke Tanjung Selor cukup tinggi sehingga dijual rata-rata Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu,” jelas Septi.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan HET gula Rp 12.500 per kilogram. Selain gula, pemerintah juga telah menetapkan HET minyak goreng dalam kemasan dan daging beku. Untuk minyak goreng ditetapkan Rp 11 ribu per liter dan daging beku Rp 80 ribu per kilogram.

“Besok (hari ini) perlu dilakukan rapat untuk mengatasi masalah harga gula yang dijual di atas HET. Semisal menyiasati dengan mengambil dari Bulog,” ujarnya.

Selain memantau harga kebutuhan pokok, pihaknya juga memantau ketersediaan LPG (baca: elpiji) 3 kg di agen dan pangkalan. Diakui Septi ada beberapa pengecer yang mendapatkan LPG dari pangkalan dan menjual kembali di atas HET Rp 23 ribu. Padahal, kata dia, pangkalan tidak diperkenankan menjual LPG ke pengecer.

“Ada beberapa pangkalan yang menjual Rp 32 ribu sampai Rp 35 ribu per tabung. Meski dengan mengambil sendiri ke agen yang telah ditunjuk. Kenaikan harga LPG itu karena pangkalan menyesuaikan dengan biaya angkut yang melalui jalur darat,” ungkapnya.

Namun, pihaknya masih memberi toleransi. Apabila masih ditemukan pangkalan menjual ke pengecer dengan harga tak sesuai HET, maka akan ditindaklanjuti ke kepolisian. “Kalau ada pangkalan-pangkalan yang menjual di atas harga Rp 23 ribu, itu akan dikenakan sanksi. Bisa berupa pencabutan izin atau disita barangnya,” tegasnya.

Dia juga meminta warga melapor ketika ada pihak yang menjual LPG 3 kg di atas HET. Pihaknya segera menindaklanjuti laporan warga.

Sementara itu, salah seorang pedagang ayam di Pasar Induk Tanjung Selor, mengaku harga ayam terus turun. Pasalnya, pasokan ayam terus bertambah. Sementara pembeli sepi. “Hari ini (kemarin) harga daging ayam per kilonya Rp 37 ribu. Sebelumnya sempat Rp 40 ribu per kilo. Untuk besok harganya turun lagi Rp 35 per kilo,” ujarnya. (uno/*/ams/fen)


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:12

Harus Siapkan Petani Andal dan Peralatan Untuk Kembangkan Beras Krayan

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda Indonesia, memiliki potensi di…

Minggu, 05 November 2017 13:28

BPS Kesulitan Hitung Inflasi

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan kesulitan menghitung pertumbuhan inflasi…

Sabtu, 04 November 2017 12:47

BI Fokus ke Perbatasan

TARAKAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara sudah menyuplai puluhan miliar rupiah ke daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:42

UMK Naik, Pengusaha Hotel Sesuaikan Tarif

TARAKAN – Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan 2018 baru ditetapkan 21 November mendatang. Namun, Dinas…

Sabtu, 04 November 2017 12:40

Tambah Penyertaan Modal Tahun Depan

KEBERADAAN perbankan di Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak keuntungan bagi pemerintah daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:37

Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Geliat perekonomian di Kalimantan Utara diprediksi bakal terus tumbuh di tahun-tahun…

Jumat, 03 November 2017 11:59

Retribusi Jasa Usaha Dibayar Setahun

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Jumat, 03 November 2017 11:41

Elpiji 3 Kg Langka

TANJUNG SELOR – Kelangkaan elpiji 3 kilogram kembali terjadi di Tanjung Selor. Sejumlah warga…

Kamis, 02 November 2017 13:31

UMK Tarakan Diprediksi Naik

TARAKAN – Menyusul telah ditetapkannya upah minimum provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp 2.559.903 atau…

Senin, 30 Oktober 2017 09:41

LPDBK Gelontorkan Rp 50 M

LEMBAGA Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDBK-UMKM) bakal menggelontorkan…

Desa Binai Bakal Jadi Kampung Jagung

Uang Pecahan Kecil Paling Dicari

UMK Tarakan Dipastikan Naik

IKM Wajib Kantongi Sertifikat Halal
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .