MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 17 Mei 2017 13:40
Gula dan LPG Tak Sesuai HET, Disperindagkop Minta Warga Melapor
MONITORING HARGA: Disperindagkop Kaltara memonitoring harga barang kebutuhan pokok ke beberapa toko di Tanjung Selor, Selasa (16/5).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara mulai melakukan pengawasan, Selasa (16/5).

Tak hanya memastikan ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung Selor, tim monitoring Disperindagkop Kaltara pun melakukan pengecekan ke sejumlah toko yang menjual barang-barang kebutuhan pokok.

Dari hasil pengawasan tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Konsumen Disperindagkop Kaltara Septi Yustina mengaku masih ada pemilik toko yang menjual barang di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami masih temukan harga gula dijua di atas HET. Alasannya karena untuk biaya angkut dari Pulau Jawa ke Tanjung Selor cukup tinggi sehingga dijual rata-rata Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu,” jelas Septi.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan HET gula Rp 12.500 per kilogram. Selain gula, pemerintah juga telah menetapkan HET minyak goreng dalam kemasan dan daging beku. Untuk minyak goreng ditetapkan Rp 11 ribu per liter dan daging beku Rp 80 ribu per kilogram.

“Besok (hari ini) perlu dilakukan rapat untuk mengatasi masalah harga gula yang dijual di atas HET. Semisal menyiasati dengan mengambil dari Bulog,” ujarnya.

Selain memantau harga kebutuhan pokok, pihaknya juga memantau ketersediaan LPG (baca: elpiji) 3 kg di agen dan pangkalan. Diakui Septi ada beberapa pengecer yang mendapatkan LPG dari pangkalan dan menjual kembali di atas HET Rp 23 ribu. Padahal, kata dia, pangkalan tidak diperkenankan menjual LPG ke pengecer.

“Ada beberapa pangkalan yang menjual Rp 32 ribu sampai Rp 35 ribu per tabung. Meski dengan mengambil sendiri ke agen yang telah ditunjuk. Kenaikan harga LPG itu karena pangkalan menyesuaikan dengan biaya angkut yang melalui jalur darat,” ungkapnya.

Namun, pihaknya masih memberi toleransi. Apabila masih ditemukan pangkalan menjual ke pengecer dengan harga tak sesuai HET, maka akan ditindaklanjuti ke kepolisian. “Kalau ada pangkalan-pangkalan yang menjual di atas harga Rp 23 ribu, itu akan dikenakan sanksi. Bisa berupa pencabutan izin atau disita barangnya,” tegasnya.

Dia juga meminta warga melapor ketika ada pihak yang menjual LPG 3 kg di atas HET. Pihaknya segera menindaklanjuti laporan warga.

Sementara itu, salah seorang pedagang ayam di Pasar Induk Tanjung Selor, mengaku harga ayam terus turun. Pasalnya, pasokan ayam terus bertambah. Sementara pembeli sepi. “Hari ini (kemarin) harga daging ayam per kilonya Rp 37 ribu. Sebelumnya sempat Rp 40 ribu per kilo. Untuk besok harganya turun lagi Rp 35 per kilo,” ujarnya. (uno/*/ams/fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 12:59

Sempurnakan Pergub PTSP dengan Perda

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara dalam jangka panjang bakal menjadi daerah tujuan investasi di…

Selasa, 16 Januari 2018 10:56

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara pada triwulan III pada 2017 lalu menjadi…

Senin, 15 Januari 2018 11:56

Distributor Pupuk Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi…

Senin, 15 Januari 2018 11:45

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

TANJUNG SELOR – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)…

Senin, 15 Januari 2018 11:38

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.…

Minggu, 14 Januari 2018 13:40

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

TANJUNG SELOR – Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara…

Minggu, 14 Januari 2018 13:35

Harga Cabai Naik

TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:33

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

TANJUNG SELOR – Skema [enyaluran dana desa yang sebelumnya dibagi dalam dua tahap, mulai tahun…

Rabu, 10 Januari 2018 11:35

Kementan Lirik Potensi Kaltara

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian…

Selasa, 09 Januari 2018 12:32

Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen

TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting…

Kapasitas Gudang Minim

Tarakan Jadi Pilot Project Gerakan Non Tunai

HET Beras Dicuekin Pedagang

Buka Tiga Sumur di Bunyu

Masyarakat Perlu Ubah Pola Pikir

4.268 KPM Terima Bansos Rastra

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

Sektor Pertambangan Masih Jadi Andalan

Hyundai Paling Aktif, DPMPTSP Tunggu Laporan Kegiatan Lima Investor

Kebutuhan Cabai hingga 1,5 Ton
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .