MANAGED BY:
JUMAT
28 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 13:34
Tak Kesulitan Makanan Halal, Biaya Sebulan Hanya Rp 800 Ribu

Dari Perbatasan ke Negeri Tirai Bambu

DARI PERBATASAN: Azroy, mahasiswa asal Sebatik yang kuliah di Jiangsu, Tiongkok.

PROKAL.CO, Kuliah gratis di Tiongkok atau China, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Azroy, remaja asal Sebatik, Kabupaten Nunukan kini telah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi bergensi di Jiangsu.

 

RAHMAT EFENDI, Tanjung Selor

 

“ASSALAMUALAIKUM Wr Wb.... saya Azroy dari Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Saya adalah salah satu penerima beasiswa dari ITCC (Indonesia Tionghoa Cultur Center) tahun 2016,” sapanya melalui pesan di WhatsApp yang dikirimkan Andre So, koordinator ITCC kepada Bulungan Post, Senin (15/5).

Sebenarnya, tidak hanya Azroy, sudah puluhan lulusan SMA sederajat di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan yang melanjutkan pendidikan ke Negeri Tirai Bambu itu. Ini tidak lepas dari peran Dahlan Iskan, mantan Menteri Badan Udaha Milik Negara (BUMN) yang mendirikan ITCC.

ITCC pun telah bekerja sama dengan sejumlah kampus di sana. Di antaranya Yangzhou Polytehnic Institute, Jiangsu Institute of Commerce, Jiangsu Maritime Institute, Suzhou Institute of Commerce, Changsa Medical University, Capital Medical University, Yangtze University dan Hubei University of Sciences and Technology.

“Kalau saya sedang kuliah di salah satu kampus yang bergensi di Provinsi Jiangsu, mengambil jurusan international business,” ujar Azroy.

Dirinya pun mengisahkan tak pernah bermimpi sebelumnya bisa kuliah di luar negeri. Jangankan di luar negeri, untuk kuliah di Tanah Air pun dia mengaku tak pernah berharap, karena terlahir dari dari keluarga sederhana dalam perekonomian. Sementara biaya kuliah dipastikannya cukup mahal.

“Kebetulan ada beasiswa di China (Tiongkok), saya rasa ini kesempatan memanfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Dia pun akhirnya menjadi satu dari 530 lulusan SMA sederajat yang berangkat ke Tiongkok pada tahun lalu. Dari 530 orang yang berangkat, 180 di antarannya menempuh pendidikan dokter.

“Setelah saya kuliah di sini (Jiangsu, Tiongkok) saya dapat merasakan belajar berbahasa Mandarin dengan baik, karena dosen di sini sangat baik dan ramah. Saya pun mendapatkan teman baru dari luar negeri seperti Anggola, Laos, Rusia, Kazakhstan, Myanmar, dan Korea Selatan,” ujarnya.

Menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi yang sebelumnya tak pernah terlintas di benaknya, kini menjadi kenyataan dan kebanggaannya. Bahkan, dia pun mengaku tidak menemui banyak kendala selama berada di Tiongkok.

Untuk makan, misalnya. Meski berada di negara yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam, dia tidak kesulitan menemukan tempat makan berlabel halal. Bahkan, Azroy mengaku di kampusnya pun ada kantin yang menjual makanan halal. Begitu juga di sekitar kampusnya.

“Di sini juga ada masjid yang jaraknya tidak jauh. Untuk menuju ke masjid hanya butuh waktu 10-15 menit saja dengan menggunakan motor listrik yang di sewa 3 yuan dalam sejam atau setara dengan Rp 6.000,” ungkapnya.

Untuk biaya selama ini Tiongkok, Azroy mengaku tidak lagi berpikir dengan biaya kuliah dan indekos. Sebab, ITCC yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi menggratiskan biaya kuliah dan asrama.

“Orangtua saya tidak risau lagi dengan bayar SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) dan lain-lain, dan saya hanya menghabiskan 400 yuan dalam sebulan atau setara dengan Rp 800.000,” ujarnya.

Dia pun menyarankan bagi yang ingin mengikuti jejaknya kuliah di Tiongkok melalui ITCC, tak perlu takut. Sebab, program ITCC merupakan kesempatan berharga yang sayang untuk dilewatkan.

“Merantau bukan pilihan, tapi sukses tujuanku,” ujarnya memotivasi.

Sementara itu, Andre So, koordinator ITCC menyebutkan, tahun ini ada 400 kuota untuk 120 jurusan. Di antaranya jurusan desain, komputer, teknik mesin, ekonomi, farmasi dan perawat.

“Beban biaya selama di sana setiap bulan sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta,” sebutnya.

Sementara untuk biaya melengkapi persyaratan-persyaratan seperti pengurusan visa dan tiket ke Tiongkok, diperkirakannya Rp 7 jutaan. Selain itu, dia juga mengatakan, calon mahasiswa nantinya akan mengikuti pelatihan bahasa Mandarin di Banjarmasin, Kalsel. Biaya pelatihan maupun selama di Banjarmasin menjadi beban calon mahasiswa.

“Syarat lain tidak ada seleksi. Cukup lengkapi paspor, kartu keluarga, SKHU (surat keterangan hasil ujian), foto, dan surat keterangan sehat,” bebernya. (*)


BACA JUGA

Kamis, 27 Juli 2017 12:52

Dishub Terapkan Pelabuhan seperti Bandara

TARAKAN – Tragedi terbaliknya speedboat reguler SB Rejeki Baru Kharisma di perairan Tarakan, Selasa…

Kamis, 27 Juli 2017 12:49

Kaltara Hanya Dapat 1 Rumah Dokter

PROGRAM Kementerian Kesehatan menempatkan dokter spesialis di daerah, ditindaklanjuti Kementerian Pekerjaan…

Kamis, 27 Juli 2017 12:39

Ibu Kota Kaltara Gelap Gulita

TANJUNG SELOR – Warga Tanjung Selor terpaksa melalui malam dengan kondisi gelap gulita, Rabu (26/7)…

Kamis, 27 Juli 2017 12:36

Disperindagkop Tunggu Panggilan Ombudsman

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Selasa, 25 Juli 2017 15:40

Warga Desak Segera Tangkap Pelaku

DITEMUKANNYA Arif dalam keadaan sudah tidak bernyawa di perkebunan kelapa sawit, tidak hanya menimbulkan…

Selasa, 25 Juli 2017 15:04

Arif Ditemukan Tak Bernyawa, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

TANJUNG SELOR – Arif (16), pelajar SMK Negeri 3 yang dikabarkan hilang sejak Jumat (21/7), akhirnya…

Selasa, 25 Juli 2017 14:58

DOB Tanjung Selor Kurang 3 Syarat

TANJUNG SELOR – Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kota Tanjung Selor, ternyata masih kurang…

Selasa, 25 Juli 2017 14:51

Bangun Empat Bandara di Perbatasan

TANJUNG SELOR – Upaya membuka akses dengan pembangunan sarana dan prasarana terus diperjuangkan…

Selasa, 25 Juli 2017 13:40
BREAKING NEWS

INNALILLAHI, Speedboat Terbalik Telan Korban Jiwa

TARAKAN – Speedboat regular SB Rejeki Baru yang terbalik di perairan Tarakan, Selasa (25/7) pagi…

Selasa, 25 Juli 2017 12:08
BREAKING NEWS

Gara-Gara Speedboat Terbalik, Agenda PSSI pun Terancam Molor

TARAKAN - Tidak hanya DPC Partai Gerindra Tarakan yang terkena dampak dari terbaliknya SB Rejeki Baru,…

Waduh, 14 Warga Bulungan Positif HIV/AIDS

Warga Binai Hanya Andalkan Genset

Arif Ditemukan Tak Bernyawa, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

Bangun Kaltara dengan Proyek Perubahan

Warga Desak Segera Tangkap Pelaku

Speedboat Reguler Tarakan-Tanjung Selor Terbalik

PT MA Minta Sanksi Dipertimbangkan

INNALILLAHI, Speedboat Terbalik Telan Korban Jiwa

Penumpang Was-Was, Petugas Mendadak Wajibkan Life Jaket

DOB Tanjung Selor Kurang 3 Syarat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .