MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 13:34
Tak Kesulitan Makanan Halal, Biaya Sebulan Hanya Rp 800 Ribu

Dari Perbatasan ke Negeri Tirai Bambu

DARI PERBATASAN: Azroy, mahasiswa asal Sebatik yang kuliah di Jiangsu, Tiongkok.

PROKAL.CO, Kuliah gratis di Tiongkok atau China, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Azroy, remaja asal Sebatik, Kabupaten Nunukan kini telah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi bergensi di Jiangsu.

 

RAHMAT EFENDI, Tanjung Selor

 

“ASSALAMUALAIKUM Wr Wb.... saya Azroy dari Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Saya adalah salah satu penerima beasiswa dari ITCC (Indonesia Tionghoa Cultur Center) tahun 2016,” sapanya melalui pesan di WhatsApp yang dikirimkan Andre So, koordinator ITCC kepada Bulungan Post, Senin (15/5).

Sebenarnya, tidak hanya Azroy, sudah puluhan lulusan SMA sederajat di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan yang melanjutkan pendidikan ke Negeri Tirai Bambu itu. Ini tidak lepas dari peran Dahlan Iskan, mantan Menteri Badan Udaha Milik Negara (BUMN) yang mendirikan ITCC.

ITCC pun telah bekerja sama dengan sejumlah kampus di sana. Di antaranya Yangzhou Polytehnic Institute, Jiangsu Institute of Commerce, Jiangsu Maritime Institute, Suzhou Institute of Commerce, Changsa Medical University, Capital Medical University, Yangtze University dan Hubei University of Sciences and Technology.

“Kalau saya sedang kuliah di salah satu kampus yang bergensi di Provinsi Jiangsu, mengambil jurusan international business,” ujar Azroy.

Dirinya pun mengisahkan tak pernah bermimpi sebelumnya bisa kuliah di luar negeri. Jangankan di luar negeri, untuk kuliah di Tanah Air pun dia mengaku tak pernah berharap, karena terlahir dari dari keluarga sederhana dalam perekonomian. Sementara biaya kuliah dipastikannya cukup mahal.

“Kebetulan ada beasiswa di China (Tiongkok), saya rasa ini kesempatan memanfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Dia pun akhirnya menjadi satu dari 530 lulusan SMA sederajat yang berangkat ke Tiongkok pada tahun lalu. Dari 530 orang yang berangkat, 180 di antarannya menempuh pendidikan dokter.

“Setelah saya kuliah di sini (Jiangsu, Tiongkok) saya dapat merasakan belajar berbahasa Mandarin dengan baik, karena dosen di sini sangat baik dan ramah. Saya pun mendapatkan teman baru dari luar negeri seperti Anggola, Laos, Rusia, Kazakhstan, Myanmar, dan Korea Selatan,” ujarnya.

Menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi yang sebelumnya tak pernah terlintas di benaknya, kini menjadi kenyataan dan kebanggaannya. Bahkan, dia pun mengaku tidak menemui banyak kendala selama berada di Tiongkok.

Untuk makan, misalnya. Meski berada di negara yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam, dia tidak kesulitan menemukan tempat makan berlabel halal. Bahkan, Azroy mengaku di kampusnya pun ada kantin yang menjual makanan halal. Begitu juga di sekitar kampusnya.

“Di sini juga ada masjid yang jaraknya tidak jauh. Untuk menuju ke masjid hanya butuh waktu 10-15 menit saja dengan menggunakan motor listrik yang di sewa 3 yuan dalam sejam atau setara dengan Rp 6.000,” ungkapnya.

Untuk biaya selama ini Tiongkok, Azroy mengaku tidak lagi berpikir dengan biaya kuliah dan indekos. Sebab, ITCC yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi menggratiskan biaya kuliah dan asrama.

“Orangtua saya tidak risau lagi dengan bayar SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) dan lain-lain, dan saya hanya menghabiskan 400 yuan dalam sebulan atau setara dengan Rp 800.000,” ujarnya.

Dia pun menyarankan bagi yang ingin mengikuti jejaknya kuliah di Tiongkok melalui ITCC, tak perlu takut. Sebab, program ITCC merupakan kesempatan berharga yang sayang untuk dilewatkan.

“Merantau bukan pilihan, tapi sukses tujuanku,” ujarnya memotivasi.

Sementara itu, Andre So, koordinator ITCC menyebutkan, tahun ini ada 400 kuota untuk 120 jurusan. Di antaranya jurusan desain, komputer, teknik mesin, ekonomi, farmasi dan perawat.

“Beban biaya selama di sana setiap bulan sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta,” sebutnya.

Sementara untuk biaya melengkapi persyaratan-persyaratan seperti pengurusan visa dan tiket ke Tiongkok, diperkirakannya Rp 7 jutaan. Selain itu, dia juga mengatakan, calon mahasiswa nantinya akan mengikuti pelatihan bahasa Mandarin di Banjarmasin, Kalsel. Biaya pelatihan maupun selama di Banjarmasin menjadi beban calon mahasiswa.

“Syarat lain tidak ada seleksi. Cukup lengkapi paspor, kartu keluarga, SKHU (surat keterangan hasil ujian), foto, dan surat keterangan sehat,” bebernya. (*)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 10:42
BREAKING NEWS

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik

TARAKAN - Warga di Jalan Pulau Banda Kelurahan Kampung Satu, Rabu (13/12) dikagetkan bunyi seperti suara…

Selasa, 12 Desember 2017 12:22

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Hasil akhir penerimaan CPNS Pemprov Kaltara hingga kini belum dilakukan pengumuman.…

Selasa, 12 Desember 2017 12:20

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

TARAKAN – Pihak kepolisian kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus pembuangan janin di tepi…

Dua Kabupaten Lambat Serahkan LPj Dana Desa

Express Air Berminat Jadi Operator

Syarat Desa Harus Jelas

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .