MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 13:34
Tak Kesulitan Makanan Halal, Biaya Sebulan Hanya Rp 800 Ribu

Dari Perbatasan ke Negeri Tirai Bambu

DARI PERBATASAN: Azroy, mahasiswa asal Sebatik yang kuliah di Jiangsu, Tiongkok.

PROKAL.CO, Kuliah gratis di Tiongkok atau China, bukan sesuatu yang tidak mungkin. Azroy, remaja asal Sebatik, Kabupaten Nunukan kini telah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi bergensi di Jiangsu.

 

RAHMAT EFENDI, Tanjung Selor

 

“ASSALAMUALAIKUM Wr Wb.... saya Azroy dari Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Saya adalah salah satu penerima beasiswa dari ITCC (Indonesia Tionghoa Cultur Center) tahun 2016,” sapanya melalui pesan di WhatsApp yang dikirimkan Andre So, koordinator ITCC kepada Bulungan Post, Senin (15/5).

Sebenarnya, tidak hanya Azroy, sudah puluhan lulusan SMA sederajat di daerah perbatasan Kabupaten Nunukan yang melanjutkan pendidikan ke Negeri Tirai Bambu itu. Ini tidak lepas dari peran Dahlan Iskan, mantan Menteri Badan Udaha Milik Negara (BUMN) yang mendirikan ITCC.

ITCC pun telah bekerja sama dengan sejumlah kampus di sana. Di antaranya Yangzhou Polytehnic Institute, Jiangsu Institute of Commerce, Jiangsu Maritime Institute, Suzhou Institute of Commerce, Changsa Medical University, Capital Medical University, Yangtze University dan Hubei University of Sciences and Technology.

“Kalau saya sedang kuliah di salah satu kampus yang bergensi di Provinsi Jiangsu, mengambil jurusan international business,” ujar Azroy.

Dirinya pun mengisahkan tak pernah bermimpi sebelumnya bisa kuliah di luar negeri. Jangankan di luar negeri, untuk kuliah di Tanah Air pun dia mengaku tak pernah berharap, karena terlahir dari dari keluarga sederhana dalam perekonomian. Sementara biaya kuliah dipastikannya cukup mahal.

“Kebetulan ada beasiswa di China (Tiongkok), saya rasa ini kesempatan memanfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Dia pun akhirnya menjadi satu dari 530 lulusan SMA sederajat yang berangkat ke Tiongkok pada tahun lalu. Dari 530 orang yang berangkat, 180 di antarannya menempuh pendidikan dokter.

“Setelah saya kuliah di sini (Jiangsu, Tiongkok) saya dapat merasakan belajar berbahasa Mandarin dengan baik, karena dosen di sini sangat baik dan ramah. Saya pun mendapatkan teman baru dari luar negeri seperti Anggola, Laos, Rusia, Kazakhstan, Myanmar, dan Korea Selatan,” ujarnya.

Menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi yang sebelumnya tak pernah terlintas di benaknya, kini menjadi kenyataan dan kebanggaannya. Bahkan, dia pun mengaku tidak menemui banyak kendala selama berada di Tiongkok.

Untuk makan, misalnya. Meski berada di negara yang mayoritas penduduknya bukan beragama Islam, dia tidak kesulitan menemukan tempat makan berlabel halal. Bahkan, Azroy mengaku di kampusnya pun ada kantin yang menjual makanan halal. Begitu juga di sekitar kampusnya.

“Di sini juga ada masjid yang jaraknya tidak jauh. Untuk menuju ke masjid hanya butuh waktu 10-15 menit saja dengan menggunakan motor listrik yang di sewa 3 yuan dalam sejam atau setara dengan Rp 6.000,” ungkapnya.

Untuk biaya selama ini Tiongkok, Azroy mengaku tidak lagi berpikir dengan biaya kuliah dan indekos. Sebab, ITCC yang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi menggratiskan biaya kuliah dan asrama.

“Orangtua saya tidak risau lagi dengan bayar SPP (sumbangan pembinaan pendidikan) dan lain-lain, dan saya hanya menghabiskan 400 yuan dalam sebulan atau setara dengan Rp 800.000,” ujarnya.

Dia pun menyarankan bagi yang ingin mengikuti jejaknya kuliah di Tiongkok melalui ITCC, tak perlu takut. Sebab, program ITCC merupakan kesempatan berharga yang sayang untuk dilewatkan.

“Merantau bukan pilihan, tapi sukses tujuanku,” ujarnya memotivasi.

Sementara itu, Andre So, koordinator ITCC menyebutkan, tahun ini ada 400 kuota untuk 120 jurusan. Di antaranya jurusan desain, komputer, teknik mesin, ekonomi, farmasi dan perawat.

“Beban biaya selama di sana setiap bulan sekitar Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta,” sebutnya.

Sementara untuk biaya melengkapi persyaratan-persyaratan seperti pengurusan visa dan tiket ke Tiongkok, diperkirakannya Rp 7 jutaan. Selain itu, dia juga mengatakan, calon mahasiswa nantinya akan mengikuti pelatihan bahasa Mandarin di Banjarmasin, Kalsel. Biaya pelatihan maupun selama di Banjarmasin menjadi beban calon mahasiswa.

“Syarat lain tidak ada seleksi. Cukup lengkapi paspor, kartu keluarga, SKHU (surat keterangan hasil ujian), foto, dan surat keterangan sehat,” bebernya. (*)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…

Selasa, 22 Mei 2018 16:31
BREAKING NEWS

Speedboat Tabrak Pohon, Korban Luka Parah, Satu Bayi Pingsan

TARAKAN - Kecelakaan speedboat kembali terjadi, kini giliran SB Harapan Baru keberangkatan pukul 12.00…

Selasa, 22 Mei 2018 14:51

Kasus Terduga Teroris Terus Dilidik

TANJUNG SELOR – Terduga teroris berinisial AS, berumur 22 tahun merupakan pemuda asal Bumi Paguntaka-sebutan…

Selasa, 22 Mei 2018 14:32

Pesawat Nurtanio Masih Uji Terbang

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara terus melakukan komunikasi sebagai tindaklanjut…

Selasa, 22 Mei 2018 14:12

Formasi CPNS di Sosmed Hoaks

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu, di media sosial sempat ramai beredar informasi bahwa kuota…

Senin, 21 Mei 2018 14:40

Temui Moeldoko, Gubernur Bahas Listrik

JAKARTA – Lobi-lobi di tingkat pusat agar mendapat dukungan pembangunan, gencar dilakukan Gubernur…

Senin, 21 Mei 2018 14:24

Perbaikan di Apau Kayan Butuh Dana Besar

TANJUNG SELOR – Membangun infrastruktur jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Apau…

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .