MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 05 Mei 2017 13:34
Waspada Teror Pencabulan, Dua Bocah SD Nyaris Jadi Korban
PERINGATAN: Postingan yang diunggah salah satu pengguna facebook Baslianto Malewa, tentang percobaan pencabulan, Kamis (4/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Orangtua khususnya yang memiliki anak di bawah umur patut waspada dan mengawasi ketat aktivitas anak-anaknya. Dua pelajar SD di Kota Tarakan nyaris menjadi korban pencabulan pria tak dikenal. Hal itu diketahui melalui postingan warga di media sosial facebook.

Seperti yang diunggah Abdul Karim, tentang percoban pencabulan pada Selasa (2/5) lalu. Isinya memperingatkan orangtua agar waspada karena seseorang tak dikenal menggunakan sepeda motor berwarna merah hitam mengejar anak SD di Jalan Swarga, samping Lapas RT 3 Kelurahan Karang Balik.

Postingan serupa juga diunggah Kamis (4/5) kemarin oleh pengguna facebook bernama Baslianto Malewa. Dalam postingannya, ia menilis “Tadi pagi ada kejadian penculikan anak di depan sekolah SD/SMP Muhamadiah. Untung si Murid tersebut memberontak dan teriak minta tolong dan akhirnya si korban selamat dan si pelaku lari. Tidak diketahui ciri-ciri si pelaku, kini menjadi saksi adalah CCTV pak RT,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi ke pemilik akun Abdul Karim, ia membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan calon korbannya adalah teman anaknya. Kejadian itu berlangsung pada Selasa (2/5), sekira pukul 06.30 Wita. Korban berinisial OP (7) sempat datang ke rumahnya dengan nafas yang tidak beraturan.

“Kebetulan OP ini tetangga saya juga. Cuma beda RT. Saya di RT 3, OP ini di RT 4. Biasanya OP memang datang ke rumah. Sekalian saya antar ke sekolah sama anak saya. Mereka sekolah kelas 1 SD, kebetulan jauh makanya sekalian saya antar,” papar Karim, kemarin (4/5).

“Waktu Selasa pagi itu OP tidak tahu kalau libur karena hari Sabtu, OP izin tidak sekolah. Pas turun sekolah itu lah sampai di rumah saya, dia sambil ngos-ngosan dan nangis. Katanya dikejar om-om,” sambungnya.

OP lalu bercerita bahwa tidak jauh dari rumah Karim ada orang menggunakan sepeda motor warna merah dan hitam yang mendekat dan menawarkan diri untuk mengantarkan ke sekolah.

Karena tidak kenal, OP lantas menolak ajakan pria tersebut. Namun, si pria tetap ngotot akan mengantar hingga akhirnya OP memilih untuk lari. Beruntung OP mengerti kondisi daerah tersebut sehingga bisa kabur dari kejaran pria itu.

Sementara itu, kasus kedua terjadi di Ketua RT 7 Kelurahan Selumit dengan korban berinisial SF. Ardiansyah, saksi mata, mengaku memang sempat mendengarkan suara orang minta tolong.

“Saya kira anak-anak sekolah mainan saja sama temannya. Jadi saya keluar melihat, tapi masuk lagi ke rumah. Saya sempat tanya ke SF,” ujarnya.

Dari keterangan teman korban berinsial RM, ketika itu SF hendak ke sekolah mengikuti ujian akhir sekira pukul 07.00 Kamis (4/5). RM di depan bersama seorang temannya sementara SF berjarak sekitar 10 meter di belakangnya.

Ketika mendekati sekolah ada seorang pria yang seperti menunggu seseorang duduk di atas motor. Saat itu kondisi jalan memang sepi karena masih pagi.

Pria berperawakan muda, tinggi dan gondrong ini mengendarai motor matic hitam. Ia pura-pura menanyakan tentang seorang wanita menggunakan jilbab. Namun, RM menolak dan langsung meninggalkan pelaku. Namun saat itu SF yang berada di belakang RM malah singgah dan meladeni pria tersebut. “Melihat gelagat tidak baik dari pria tersebut, mereka langsung lari,” tandasnya. (mrs/har)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:48

Terduga Teroris Dikenal Tertutup

TARAKAN - Tertangkapnya terduga teroris berinisial AS, beberapa hari lalu, masih menjadi tanda tanya…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:03

Dukung Penutupan Lokalisasi

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan hanya tinggal menunggu aksi dari Dinas Sosial Kalimantan Utara…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:02

Ditinggal ke Sekolah, Rumah Disatroni Maling

TARAKAN – Pesan Bang Napi bahwa kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:00

Warga Filipina Diproses Imigrasi

TARAKAN – Lima warga negara asal Filipina yang terdampar di Pulau Bunyu, Bulungan, beberapa hari…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:58

Ngaku Bawa Bom, Penumpang Lion Diamankan Petugas Avsec

TARAKAN – Bercanda bukan sesuatu yang dilarang. Namun, harus pula disesuaikan dengan situasi dan…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:57

Sempat Disegel, Selesai secara Kekeluargaan

TARAKAN – Pembayaran pembangunan gedung baru di SMKN 2 Tarakan yang belum diselesaikan, memantik…

Jumat, 18 Mei 2018 14:36

Perbaiki Kerusakan Jalan di 37 Titik

TARAKAN - Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan, Maudi memastikan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:34

Jalan Peningki Laid Berhias Lubang

TARAKAN – Perbaikan ruas jalan yang dilakukan Pemkot Tarakan, masih belum menuntaskan jalan rusak…

Jumat, 18 Mei 2018 14:33

Ojek Online Tak Diatur Permenhub

TARAKAN – Beroperasinya transportasi umum dalam jaringan (daring) atau online kendaraan roda dua…

Jumat, 18 Mei 2018 14:27

Warga Diimbau Tetap Tenang

TERTANGKAPNYA seseorang yang melakukan teror lewat video 2 menit 50 detik, Pemkot Tarakan langsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .