MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 05 Mei 2017 13:34
Waspada Teror Pencabulan, Dua Bocah SD Nyaris Jadi Korban
PERINGATAN: Postingan yang diunggah salah satu pengguna facebook Baslianto Malewa, tentang percobaan pencabulan, Kamis (4/5).

PROKAL.CO, TARAKAN – Orangtua khususnya yang memiliki anak di bawah umur patut waspada dan mengawasi ketat aktivitas anak-anaknya. Dua pelajar SD di Kota Tarakan nyaris menjadi korban pencabulan pria tak dikenal. Hal itu diketahui melalui postingan warga di media sosial facebook.

Seperti yang diunggah Abdul Karim, tentang percoban pencabulan pada Selasa (2/5) lalu. Isinya memperingatkan orangtua agar waspada karena seseorang tak dikenal menggunakan sepeda motor berwarna merah hitam mengejar anak SD di Jalan Swarga, samping Lapas RT 3 Kelurahan Karang Balik.

Postingan serupa juga diunggah Kamis (4/5) kemarin oleh pengguna facebook bernama Baslianto Malewa. Dalam postingannya, ia menilis “Tadi pagi ada kejadian penculikan anak di depan sekolah SD/SMP Muhamadiah. Untung si Murid tersebut memberontak dan teriak minta tolong dan akhirnya si korban selamat dan si pelaku lari. Tidak diketahui ciri-ciri si pelaku, kini menjadi saksi adalah CCTV pak RT,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi ke pemilik akun Abdul Karim, ia membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan calon korbannya adalah teman anaknya. Kejadian itu berlangsung pada Selasa (2/5), sekira pukul 06.30 Wita. Korban berinisial OP (7) sempat datang ke rumahnya dengan nafas yang tidak beraturan.

“Kebetulan OP ini tetangga saya juga. Cuma beda RT. Saya di RT 3, OP ini di RT 4. Biasanya OP memang datang ke rumah. Sekalian saya antar ke sekolah sama anak saya. Mereka sekolah kelas 1 SD, kebetulan jauh makanya sekalian saya antar,” papar Karim, kemarin (4/5).

“Waktu Selasa pagi itu OP tidak tahu kalau libur karena hari Sabtu, OP izin tidak sekolah. Pas turun sekolah itu lah sampai di rumah saya, dia sambil ngos-ngosan dan nangis. Katanya dikejar om-om,” sambungnya.

OP lalu bercerita bahwa tidak jauh dari rumah Karim ada orang menggunakan sepeda motor warna merah dan hitam yang mendekat dan menawarkan diri untuk mengantarkan ke sekolah.

Karena tidak kenal, OP lantas menolak ajakan pria tersebut. Namun, si pria tetap ngotot akan mengantar hingga akhirnya OP memilih untuk lari. Beruntung OP mengerti kondisi daerah tersebut sehingga bisa kabur dari kejaran pria itu.

Sementara itu, kasus kedua terjadi di Ketua RT 7 Kelurahan Selumit dengan korban berinisial SF. Ardiansyah, saksi mata, mengaku memang sempat mendengarkan suara orang minta tolong.

“Saya kira anak-anak sekolah mainan saja sama temannya. Jadi saya keluar melihat, tapi masuk lagi ke rumah. Saya sempat tanya ke SF,” ujarnya.

Dari keterangan teman korban berinsial RM, ketika itu SF hendak ke sekolah mengikuti ujian akhir sekira pukul 07.00 Kamis (4/5). RM di depan bersama seorang temannya sementara SF berjarak sekitar 10 meter di belakangnya.

Ketika mendekati sekolah ada seorang pria yang seperti menunggu seseorang duduk di atas motor. Saat itu kondisi jalan memang sepi karena masih pagi.

Pria berperawakan muda, tinggi dan gondrong ini mengendarai motor matic hitam. Ia pura-pura menanyakan tentang seorang wanita menggunakan jilbab. Namun, RM menolak dan langsung meninggalkan pelaku. Namun saat itu SF yang berada di belakang RM malah singgah dan meladeni pria tersebut. “Melihat gelagat tidak baik dari pria tersebut, mereka langsung lari,” tandasnya. (mrs/har)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 14:10

Digerebek saat Siapkan Paket Sabu

TARAKAN – Lama menjadi incaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan karena…

Rabu, 21 Februari 2018 14:04

Merasa Ditipu, 12 Warga asal Sorong Kabur

TARAKAN – Sebanyak 12 orang warga asal Sorong, Papua Barat jadi korban penipuan perusahaan kelapa…

Rabu, 21 Februari 2018 13:56

Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama…

Rabu, 21 Februari 2018 13:54

Panwaslu Minta Keterangan Saksi, Hariyadi: Bisa Mengancam Elektabilitas Pasangan Nomor 4

TARAKAN – Keterlibatan dua kepala dinas di lingkungan Pemkot Tarakan yang berfoto bersama calon…

Selasa, 20 Februari 2018 11:57

Target Lebih Banyak Serap Pencaker

TARAKAN – Pelaksanaan job fair yang dilakukan Pemkot Tarakan dengan melibatkan beberapa perusahaan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:54

Ngaku Guru Tari, Embat Anting-Anting Pelajar

TARAKAN – Orangtua yang memakaikan anak-anaknya perhiasan emas, harus waspada. Kemarin (19/2),…

Selasa, 20 Februari 2018 11:38

BKPPD Tunggu Hasil Panwaslu

BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tarakan juga telah mendapatkan informasi adanya…

Selasa, 20 Februari 2018 11:36

Dua Kadis Acungkan Salam Khas Paslon, Terancam Kena Sanksi Pidana

TARAKAN – Sanksi yang bisa diterima dua kepala dinas di Pemkot Tarakan berinisial BS dan SW cukup…

Senin, 19 Februari 2018 12:33

Internet Putus Gara-Gara Longsor

TARAKAN – Jaringan internet lagi-lagi dikeluhkan warga Kalimantan Utara sejak beberapa hari terakhir.…

Senin, 19 Februari 2018 11:05

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

TARAKAN – Setelah mengikuti deklarasi tolak money politic dan politisasi SARA pada Rabu (14/2)…

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

Belum Temukan Pelanggaran

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

Internet Putus Gara-Gara Longsor

Warga Filipina Diproses Imigrasi

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

Target Lebih Banyak Serap Pencaker

Ngaku Guru Tari, Embat Anting-Anting Pelajar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .