MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 21 April 2017 12:07
Buka Isolasi Krayan, Segmen Malinau-Binuang Diusul Rp 224,9 M

Risalah Singkat Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2017 (2)

BAHAS PEMBANGUNAN: Gubernur Dr H Irianto Lambrie menyampaikan program-program strategis di Musrenbang Regional Kalimantan.

PROKAL.CO, Setelah sekilas memaparkan wajah Kalimantan yang menjanjikan, Koordinator Forum Kerja Sama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) sekaligus Gubernur Kalimantan Utara  (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie pun melontarkan barisan kalimat untuk menggambarkan kebutuhan Kalimantan tahun depan.

 

EDY SURATMAN, Humas

 

DI atas mimbar, Irianto menyebutkan target pembangunan wilayah Kalimantan 2018 yang disepakati forum, ditetapkan sesuai kondisi dan kemampuan daerah. Kaltara sendiri pada 2018, menargetkan tingkat pertumbuhan ekonomi 4,19 persen, tingkat pengangguran 4,81 persen, dan tingkat pengangguran 4,60 persen.

Berdasarkan target pembangunan yang dicanangkan pada Rencana Kerja Pembangunan (RKP) 2018 itu, maka diintegrasikanlah usulan program pembangunan di Pulau Kalimantan menjadi dua fokus prioritas regional. Yakni fokus infrastruktur konektivitas dan pemberdayaan energi terbarukan.

“Fokus utama konektivitas adalah menyambungkan Sebatik (Kaltara) dengan Sambas, Kalbar (Kalimantan Barat),” ungkap Irianto.

Dipaparkan Irianto, usulan program dan kegiatan infrastruktur 2018 meliputi peningkatan pelabuhan fery di Sebatik dan Nunukan dengan estimasi pembiayaan masing-masing Rp 5 miliar, dan jembatan Nunukan-Tinabasan dan Simenggaris panjang 6 kilometer dan lebar 12 meter, dimana untuk tahap I estimasi pembiayaannya Rp 50 miliar.

“Pulau Tinabasan merupakan salah satu dari 12 titik gelar pasukan TNI (Tentara Nasional Indonesia) di Kaltara,” jelas Irianto.

Usulan lainnya adalah pembangunan lintas selatan ruas Penajam-Balikpapan sepanjang 45,93 kilometer, dengan estimasi pembiayaan Rp 546 miliar; pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut dengan daratan Kalimantan di Kabupatan Tanahbumbu dan Kabupaten Kotabaru, (Rp 3,5 triliun); pembangunan Jembatan Panda trase Tabukan-Dadahup (Rp 350 miliar); pembangunan ruas jalan batas Kalbar-Tumbang Sanamang-Tumbang Hiran-Tumbang Samba sepanjang 203 kilometer dan sepanjang 168 kilometer missing link (Rp 389 miliar); pembangunan jalan trans Kalimantan lintas tengah ruas Nanga Pinoh-batas Kalimantan Tengah (Kalteng) 100 kilometer (Rp 130 miliar); pembangunan jalan paralel perbatasan ruas Ng Erak-batas Kalimantan Timur (Kaltim) 105 kilometer (Rp 136,5 miliar).

Lalu, pembangunan jalan segmen batas Kalbar-Tiong Ohang-Long Pahangai-Long Boh sepanjang 224 kilometer, estimasi biaya Rp 332 miliar; pembangunan jalan Tering-Long Bagun-Long Pahangai 261 kilometer serta Jembatan Sei Rata (Rp 230 miliar); pembangunan segmen Langap-Long Kemuat sepanjang 24,38 kilometer (Rp 31,7 miliar); segmen Long Nawang-Long Pujungan sepanjang 123,08 kilometer (Rp 160 miliar); dan segmen Malinau-Binuang, kondisi 173 kilometer jalan tanah, 20 kilometer beraspal (Rp 224,9 miliar).

“Segmen Malinau-Binuang merupakan segmen penentu, bagi terbukanya isolasi masyarakat Krayan dengan dunia luar. Selama ini masyarakat perbatasan berhubungan dengan dunia luar menggunakan angkutan udara, sehingga berdampak pada tingginya biaya hidup di Krayan. Disini banyak sungai namun belum ada Jembatan,” jelasnya.

Fokus infrastruktur lainnya, adalah pembangunan terminal. Yakni, Terminal Tanjung Selor (tipe A), Terminal Samarinda (tipe A), Terminal Banjarmasin (tipe A), dan Terminal A Singkawang. Masing-masing diestimasikan menelan dana Rp 50 miliar. Ada juga Terminal Barang Ekspor-Impor dengan estimasi Rp 100 miliar di Singkawang. “Tanjung Selor sebagai Ibukota Kaltara  belum memiliki terminal. Terminal ini sangat bermanfaat saat jalan Transkalimantan sudah terhubung dan berfungsi, terutama arus penumpang dari Sebatik menuju Samarinda dan Balikpapan,” ulas Irianto.

Forum juga mengusulkan pembangunan Pelabuhan Pidada (Kaltara) dengan estimasi biaya Rp 50 miliar, Pelabuhan Maloy (Kaltim) Rp 248 miliar, Pelabuhan Palaran dan Kariangau (Kaltim) Rp 100 miliar, Deep Sea Port Mekar Putih-Kalimantan Selatan (Kalsel) Rp 350 miliar, dan Deep Sea Port Kijing (Kalbar) Rp 50 miliar. Lalu Bandar Udara (Bandara), di antaranya pengembangan Bandara Juwata Tarakan, Bandara Tanjung Harapan (Bulungan), dan Bandara Nunukan yang kesemuanya di Kaltara. Adapula kegiatan pembangunan Bandara Samarinda Baru senilai Rp 95 miliar, peningkatan Bandara Tjilik Riwut Rp 25 miliar, peningkatan Bandara Syamsudin Noor Rp 25 miliar, pembangunan Bandara Singkawang Rp 25 miliar dan Bandara Sukadana Rp 25 miliar.

Fokus infrastruktur selanjutnya, adalah kereta api (KA). Disini diusulkan pembangunan jalur KA di Kaltim, yang meliputi jalur Samarinda-Bontang-Sangatta (145,475 kilometer), Balikpapan-Samarinda (89,228 kilometer) dan Tanjung (Kalimantan Selatan)-Tanah Grogot-Balikpapan (233,781 kilometer). Di Kalsel, diusulkan pembangunan jalur KA ruas Tanjung-Tanah Grogot-Balikpapan, Tanjung-Banjarmasin, Banjarmasin-Pelaihari-Batakan dan Pelaihari-Batulicin-Tanah Grogot, serta Palangkaraya-Banjarmasin.

Untuk Kalteng, diusulkan pembangunan jalur KA Puruk Cahu-Batanjung  (425 kilometer), Palangkaraya-Pulang Pisang-Kuala Kapuas-Marabahan-Banjarmasin, dan Palangkaraya-Nanga Bulik. Sementara di Kalbar, diusulkan pembangunan jalur KA Pontianak-Mempawah-Singkawang-Sambas-Aruk, dan Pontianak-Landak-Sanggau. (*/bersambung)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:00

UPTD Akan Dievaluasi

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara, utamanya Biro Organisasi berharap setiap badan atau dinas di…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:59

Progres PLTA Sungai Kayan Dipercepat

JAKARTA – Sebagai pendukung investasi, upaya percepatan realisasi pembangunan pembangkit listrik…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:56

Yakinkan KEIN, Kaltara Mendapat Pujian

Setelah bertemu dengan Daewoo Group, salah satu perusahaan asal Korea Selatan (Korsel), Gubernur Kalimantan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:16

Diskominfo Gelar Pelatihan SPSE Versi 4

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara menggelar pelatihan aplikasi…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:15

31 Oktober Kartu SIM Wajib Daftar Ulang Pakai KTP dan KK

TANJUNG SELOR – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengeluarkan peraturan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:12

Pemohon Beasiswa Kaltara Cerdas Capai 4 Ribu

TANJUNG SELOR – Berkas bantuan beasiswa melalui program beasiswa Kaltara Cerdas yang masuk ke…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:11

Daewoo Group Lirik Potensi Kaltara

Di usia yang terbilang muda, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus berusaha berlari agar percepatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:09

Tes SKB Tunggu Keputusan Panselnas

JAKARTA – Dengan menggunakan rasio peserta yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan formasi…

Senin, 16 Oktober 2017 10:00

KEIN Akan Berikan Rekomendasi ke Presiden

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie berharap Kawasan Industri dan…

Senin, 16 Oktober 2017 09:57

Minta Dukungan DOB, Gubernur Temui OSO

JAKARTA – Meski diketahui pemerintah sampai sekarang masih menutup keran untuk pembentukan daerah…

Minta Dukungan DOB, Gubernur Temui OSO

31 Oktober Kartu SIM Wajib Daftar Ulang Pakai KTP dan KK

Pemohon Beasiswa Kaltara Cerdas Capai 4 Ribu

KEIN Akan Berikan Rekomendasi ke Presiden

Pemprov Dukung Keberadaan Abuwintara

Daewoo Group Lirik Potensi Kaltara

Tiongkok Siap Dorong Percepatan Pembangunan di Kaltara

Diskominfo Gelar Pelatihan SPSE Versi 4

Daewoo Group Berminat Bangun Cold Storage

Ketua Ketua DPD RI, Perjuangkan Usulan DOB
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .