MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 18 April 2017 10:17
YANG MINAT MERAPAT..!! di Kaltara Masih Perlu Banyak Dokter Spesialis

Di RSUD Tarakan Hanya 14 Orang

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Jumlah dokter spesialis di seluruh rumah sakit pelat merah di Kaltara masih terbatas. Salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Tipe B Tarakan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kaltara Arief Rakhman, menyebutkan jumlah dokter di RSUD Tarakan 36 orang, terdiri dari dokter umum dan spesialis.

Jumlah itu dinilai belum cukup. Terutama pelayanan dokter spesialis dasar seperti pelayanan medik spesialis penyakit dalam, spesialis kesehatan anak, spesialis bedah, dan spesialis kandungan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kaltara per Maret 2017, jumlah tenaga medis dan nonmedis di RSUD Tarakan sekitar 249 orang. Dari jumlah itu, hanya ada 14 dokter spesialis, 20 dokter umum dan 2 dokter gigi.

Sementara menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56/2014 tentang Klarifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, untuk SDM rumah sakit tipe B idealnya memiliki dokter spesialis 3 orang setiap jenis pelayanan medik spesialis dasar. Tapi di RSUD Tarakan ada yang belum mencukupi.

“Untuk spesialis dasar ini saja masih kurang. Tapi bukan berarti pelayanan tidak jalan. Dokternya ada, hanya belum mencukupi sesuai dengan Permenkes (56/2014) itu,” kata Arief kepada media ini, Senin (17/4).

Berdasarkan data yang ada, jumlah dokter 4 pelayanan spesialis dasar di rumah sakit terbesar di Kaltara ini, hanya ada 1 orang untuk masing-masing spesialis.

Belum lengkapnya keberadaan dokter spesialis di RSUD Tarakan, kata dia, bukan karena pihak RS tidak melakukan rekrutmen. Permasalahannya ketika dilakukan rekrutmen, posisi yang diperlukan kadang-kadang tidak ada yang melamar. Sebab, mayoritas dokter juga biasanya memilih daerah penempatan.

“Kalau nggak sesuai dengan Permenkes, mungkin permasalahnnya ada di rekrutmen. Saat perekrutan, dokter kadang-kadang juga memilih. Tapi kalau di RSUD Tarakan ini tinggal menambah beberapa orang saja,” jelasnya.

Dikatakannya, pemerintah kabupaten/kota punya kewajiban memenuhi semua kebutuhan tenaga dokter yang diperlukan. Sementara pemerintah provinsi hanya melakukan pembinaan. “Penyediaan itu kebijakan masing-masing daerah. Apalagi RS Tarakan sudah mandiri, jadi punya kebijakan sendiri untuk merekrut,” lanjutnya.

Ditambahkan, selain merekrut tenaga yang dibutuhkan, juga diperlukan upaya bagaimana dokter bisa bertahan bertugas di daerah. Sebab, biasanya dokter akan betah jika tempat bertugas nyaman bagi mereka. “Kalau tempat bertugasnnya bagus mereka bertahan. Misal, ada yang buka praktik, itu biasanya bertahan,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:21

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi

TANJUNG SELOR – Selama delapan hari tes SKD CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dalam setiap…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

TARAKAN – Warga Jalan Nipah Indah RT 17 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan, Selasa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:36

Regulasi Jadi Sorotan Pengusaha, BI Akan Fasilitasi

Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di sisi…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Tak Lengkap, Tetap Diterima, 19 Parpol Terdata di KPU Bulungan

TANJUNG SELOR – Hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan sebagai peserta pemilu 2019,…

Lebih 1.000 Peserta SKD Gagal, TWK Jadi yang Tersulit

Peserta SKD CPNS Berguguran, Ishak Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

Antrean Kendaraan Padati SPBU

Kadisdik ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Uji Kualitas Air Embun dengan Ikan

Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .