MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 15 April 2017 13:14
Niatkan Berjilbab saat Penempatan Tugas

Mengenal Para Polwan Berjilbab di Polres Bulungan: Bripda Chotijah Puspa R (1)

ANGGUN: Mengenakan jilbab saat menjalankan tugas tidak membuat Chotijah Puspa merasa terganggu.

PROKAL.CO, Polri telah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk memberikan kebebasan bagi Polwan (polisi wanita) yang ingin mengenakan jilbab dalam menjalankan tugasnya. Keputusan ini tentu disambut baik oleh para polwan. Tak terkecuali bagi polwan yang bertugas Di Polres Bulungan.

 

PURWANTO, Tanjung Selor

 

SK POLRI yang terbaru Nomor 245/III/2015 yang ditandatangani 25 Maret 2015 lalu, memperbolehkan polwan mengenakan jilbab saat bertugas. Keputusan itu pun tentu disambut positif oleh para polwan yang berjilbab. Salah satunya Bripda Chotijah Puspa R, polwan yang bertugas di Polres Bulungan. Bagi alumni SMA 3 Purwokerto ini, mengenakan jilbab sudah diniatkannya begitu mendapatkan penempatan tugas di satuan Polres Bulungan. Dara berusia 22 tahun ini bertugas di bidang kedokteran dan kesehatan Polres Bulungan, di bawah naungan Kabag Sumber Daya Manusia.  

Lulus di bangku SMA tahun 2013 silam, Chotijah -biasa dipanggil, memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto. Namun, sayang kuliah yang dijalani tidak selesai. Dara kelahiran Banyumas 6 Agustus 1995, merasakan bangku kuliah hingga semester 5.

Putusnya kuliah Chotijah karena ingin mendaftar menjagi polwan pada tahun 2014 lalu. Menjadi polwan merupakan keinginan diri sendiri yang sudah lama diimpikannya. Ia memutuskan masuk menjadi bagian Korps Polri karena tidak ingin merepotkan orangtuanya. Tahun itu, Chotijah merantau bersama sang kakak ke Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur.

Pengumuman penerimaan Brigadir Muda diketahui Chotijah di Polda Kaltim. Jumlah pendaftar diakui Chotijah cukup banyak, dari berbagai daerah dan tentunya persaingan ketat. Beruntung bagi alumni SMP 7 Purwokerto ini, menjadi salah satu yang dinyatakan lulus dari 48 polwan dan mengikuti pendidikan pada tahun 2015.

Kemudian Chotijah menjalani masa pendidikan selama 7 bulan. Masa pendidikan dimulai Agustus 2015 hingga Februari 2016. Pendidikan merupakan masa yang paling syarat pengalaman. Suka maupun duka dijalani si bungsu dari dua bersaudara ini. Suka yang dirasakan bisa mendapatkan kenalan baru di lingkungan pendidikan.

Dukanya, tentu harus berjauhan dari orangtua. Untuk komunikasi pun sulit, meskipun ada waktu yang diberikan. “Selama dua bulan pertama masa pendidikan, kami tidak diperkenankan pegang handphone. Jadi tidak bisa memberikan kabar ke orangtua,” tuturnya, saat berbincang-bincang dengan media ini.

Selama dua bulan itu pula, Chotijah menjalani pendidikan berupa fisik dan mental. Selepas dua bulan, pendidikan berlanjut di bidang akademik. Bahkan diberikan waktu untuk pesiar sekadar jalan-jalan. Hanya itu waktu yang dipergunakan Chotijah untuk menghubungi orangtuanya.

Selama menjalani pendidikan, Chotijah tidak menggenakan jilbab. Bahkan awal penempatan tugas di Polres Bulungan, ia tidak mengenakan jilbab. Diakuinya, tidak terlalu banyak mengenal kondisi Kabupaten Bulungan. Setelah masa orientasi di Polres Bulungan selama tiga bulan, Chotijah awalnya menempati Sabhara bersama rekan-rekan lainnya.

Tak berselang lama, keluar surat perintah penempatan di bidang kedokteran dan kesehatan Polres Bulungan. Mendapat kepastian tempat itulah, Chotijah memantapkan diri mengenakan jilbab sampai sekarang.

Bertugas di bidang kedokteran dan kesehatan, banyak hal yang ditanganinya. Diantaranya perawatan bagi anggota Polres Bulungan, tahanan di rutan hingga pembuatan surat kesehatan bagi yang ingin mengurus SIM. Penempatan tugas itu pada 16 Maret 2017.

Dengan adanya SK Polri, Chotijah merasa senang karena memang sudah menjadi keinginan untuk tetap berjilbab. “Saya tidak merasa terganggu dalam menjalankan tugas, meski pakai jilbab,” kata dara yang miliki hobi olahraga bola voli ini.

Berhasil menjadi bagian dari Polres Bulungan, anak pasangan Abdul Rahman dan Nella Puspitta dapat membuat bangga kedua orangtuanya. Karena sudah merasakan suka duka menjalani pendidikan, Ia pun berpesan bagi yang ingin masuk Polri, agar persiapkan diri sejak dini. Termasuk dari segi kesehatan, fisik dan mental. (*/har/bersambung)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:21

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi

TANJUNG SELOR – Selama delapan hari tes SKD CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dalam setiap…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

TARAKAN – Warga Jalan Nipah Indah RT 17 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan, Selasa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Tak Lengkap, Tetap Diterima, 19 Parpol Terdata di KPU Bulungan

TANJUNG SELOR – Hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan sebagai peserta pemilu 2019,…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:41

Lawan Teroris dengan Pemahaman

TARAKAN – Ancaman terorisme masih menjadi isu nasional yang menarik untuk dibahas. Seperti yang…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:39

Tersangka SFH Perankan 45 Adegan

TARAKAN - Kasus penemuan bayi dalam freezer yang sempat menghebohkan warga Tarakan pada 2 Agustus lalu,…

Lebih 1.000 Peserta SKD Gagal, TWK Jadi yang Tersulit

Peserta SKD CPNS Berguguran, Ishak Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

Antrean Kendaraan Padati SPBU

Kadisdik ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Uji Kualitas Air Embun dengan Ikan

Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .