MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 13:32
Kapal Tol Laut Tak Kunjung ke Kaltara
TERUS DIBENAHI: Pelabuhan Malundung Tarakan yang telah dilengkapi alat bongkar muat kontainer.

PROKAL.CO, TARAKAN – Pelabuhan Malundung di Tarakan yang merupakan pintu gerbang perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara), sejak beberapa tahun lalu terus dilengkapi fasilitas seperti alat bongkar muat peti kemas.

 

Namun sejauh ini, program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo belum dirasakan masyarakat Kaltara. Seperti diketahui, konsep tol laut ini dimaksudkan untuk menciptakan pelayaran tetap berjadwal (linier) mulai dari wilayah barat di Pelabuhan Belawan Medan hingga timur di Sorong, Papua dengan kapal kontainer berukuran lebih drai 3.000 TEU’s.

 

“Sampai sekarang belum disinggahi oleh kapal tol laut. Padahal fasilitas yang ada sudah sangat memadai,” ujar Manager Operasi Pelindo II Tarakan Edy Heriyanto, Jumat (17/3).

 

Dia menjelaskan, tol laut yang dimaksud adalah berupa kapal barang yang tidak bedanya dengan kapal-kapal pada umumnya. Bermuatan kontainer membawa barang-barang kebutuhan masyarakat. 

 

Hingga kini pihaknya tidak mengetahui persis alasan pemerintah pusat belum menjalankan program tersebut hingga ke Kaltara. Padahal, kata dia, fasilitas di Pelabuhan Malundung sudah dilengkapi dengan alat pendukung bongkar muat kontainer atau peti kemas yang canggih, serta tempat penumpukan peti kemas yang dapat menampung hingga ratusan.

 

“Saya tidak mengatakan tol laut ini tidak jalan, tetapi sampai saat ini kapal tol laut belum masuk ke sini,” ujarnya.

 

Di dalam konsep pembangunan konektivitas maritim dengan sebutan tol laut ini menempatkan 24 pelabuhan sebagai penopang program, yang terbagi menjadi dua klaster, terdiri dari 5 pelabuhan utama dan 19 pelabuhan penghubung.

 

Program ini memakai teori jaringan Hub-Spoke sebagai desain rute tol laut. Dimana Hub adalah pelabuhan utama dan Spoke adalah pelabuhan penghubung. Kapal tol laut ini dinilai dapat mempersingkat waktu pelayaran dari 28 hari menjadi 14 hari. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 15 April 2018 14:21

Disperindagkop Lirik Kerja Sama ITPC

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah…

Sabtu, 14 April 2018 14:41

Prioritaskan UMKM untuk Tekan Inflasi

TANJUNG SELOR – Upaya menyediakan fasilitas pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah…

Jumat, 13 April 2018 14:25

Realisasi PBB Masih Minim

TANJUNG SELOR – Realisasinya pajak bumi dan bangunan di triwulan I tahun ini yaitu Rp 109.116.168…

Jumat, 13 April 2018 14:16

BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok

TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot…

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Kamis, 12 April 2018 13:32

Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA)…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .