MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 20 Maret 2017 13:28
Warga Berinisiatif Bangun Jembatan dengan Cara Swadaya

Ketika Infrastruktur Tak Kunjung Dibangun Pemerintah

HASIL SWADAYA: Jembatan yang dibangun warga Kelurahan Mamburungan Timur ini tanpa menggunakan dana dari pemerintah daerah.

PROKAL.CO, Didasari kurangnya perhatian dari Pemerintah Kota Tarakan, warga RT 15 dan sekitarnya di Kelurahan Mamburungan Timur membuat jembatan permanen dengan biaya swadaya.

 

MUHAMMAD RAJABSYAH, Tarakan

 

JEMBATAN dengan lebar 6 meter dan panjang 11 meter di wilayah sudah hampir rampung pembangunannya. Kondisi fisiknya juga jauh lebih baik dengan konstruksi beton. Sebelumnya, jembatan di wilayah itu menggunakan kayu.

Pekerjaan selanjutnya tinggal mempercantik kondisi jembatan saja. Seperti merampungkan siring di sekitarnya agar lebih kokoh saat menahan kendaraan yang melintas. Selain itu, juga akan dilakukan pengerasan tanah agar lebih padat saat dilewati kendaraan.

Dahari, warga setempat, mengungkapkan tidak ada kendala berarti dalam pembangunan fasilitas umum ini, hanya tergantung cuaca saja karena menyangkut pengangkutan material yang dibutuhkan ke lokasi jembatan.

“Kan tinggal siringnya aja yang belum kelar. Kalau dalam satu dua hari ini tidak hujan, masuk lagi batu pecahnya,” ujarnya, kepada Bulungan Post, Minggu (19/3).

Kebaradaan jembatan tersebut sangat vital untuk memudahkan aktivitas masyarakat setempat. Terutama masyarakat di RT 15 dan RT 14 yang sebelumnya dibatasi Sungai Sengingitan.

Misal, di RT 14 ada sekolah Ibnu Abbas yang siswanya juga berasal dari warga RT 15. Sehingga jembatan tersebut memudahkan warga untuk mengantar anaknya ke sekolah. Atau sebaliknya warga RT 14 yang ingin bertemu keluarga dan kerabatnya di RT sebelah.

Berdirinya jembatan tersebut tentu saja membutuhkan pengorbanan, terutama materi. Menurut Ketua RT 15 Habusan, butuh dana hingga Rp 1,5 miliar untuk merampungkannya. Namun sejauh ini tidak ada campur tangan pemerintah daerah. Pembangunan jembatan murni dari sumbangan dan jerih payah warga menyelesaikannya.

“Kami kumpul semua tokoh-tokoh (masyarakat) di sini. Awal rencana kami hanya ganti kayu, berhubung support dari masyarakat antusias mau membantu, kami hitung-hitung anggaran cukup lumayan juga sumbangannya, akhirnya kami berinisiatif untuk buat permanen,” paparnya.

Sumbangan warga, kata Habusan, tidak hanya dana, tapi juga berbentuk material untuk keperluan pembangunan seperti semen dan besi. Ada yang rela mengeluarkan dana hingga puluhan juta rupiah demi terealisasinya pembangunan jembatan. Sedangkan untuk pengerjaannya dilakukan kerja bakti oleh masyarakat sekitar.

Menurut Habusan, warga sebenarnya sudah berkali-kali menyampaikan ke pemerintah untuk rehab jembatan setelah rusak parah pada 2015 lalu. Namun, tak kunjung mendapat respons. Hanya janji-janji yang didapatkan.

Jembatan di wilayah itu sebelumnya pernah diperbaiki pemerintah daerah pada 2014 lalu. Namun, masih menggunakan kayu. Jembatan pun kembali mengalami kerusakan pada 2015.

Baru empat bulan yang lalu masyarakat setempat mulai membangun dengan dana swadaya setelah bosan dengan janji-janji pemerintah yang sudah disampaikan melalui musrembang.

“Terus terang saja kami kecewa terhadap pemerintah dengan janji-janji yang tidak ada realisasinya. Sedangkan ini kan fasilitas umum. Mulai 2014 kami tunggu, tapi sampai sekarang tidak ada realisasinya,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan masih banyak fasilitas umum di wilayahnya yang butuh sentuhan pemerintah daerah. Seperti jalan-jalan setapak yang butuh semenisasi untuk memudahkan akses masyarakat.

“Mudah-mudahan pemerintah dapat memperhatikan kami di sini, karena jalan rusak berat. Sebetulnya kami di sini membutuhkan jalan dan drainase,” ujarnya. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Jumat, 17 November 2017 12:56

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

TANJUNG SELOR – Pendaftar Pemprov CPNS tahun ini yang tidak lolos verifikasi berkas maupun seleksi…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .