MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 19 Maret 2017 11:53
Dilema Angkutan Kelapa Sawit
MONSTER JALAN: Truk sawit melintas di jalan Trans Kalimantan poros Tanjung Selor-Tanjung Palas.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Ketua Komisi II DPRD Kaltara Ibnu Saud, juga mengakui salah satu faktor kerusakan ruas jalan antardaerah di wilayah Kaltara akibat aktivitas angkutan kelapa sawit dan kendaraan berat lainnya yang tak sesuai kelas jalan.

“Kalau mau jujur, bobot kendaraan dan muatan sawit sudah melebihi beban jalan. Kelas jalan kita ini belum mampu dilalui kendaraan berat. Angkutan sawit itu bisa 12 ton. Sementara kelas jalan kita 6 ton. Pasti 3 bulan (jalan) hancur,” ujarnya, Jumat (17/3).

Menurut dia, sebenarnya regulasi larangan melintas bagi kendaraan angkutan sawit dan tambang di jalan umum bisa diterapkan di Kaltara. Sama seperti yang diterapkan di beberapa daerah seperti Kaltim. Namun, hal ini menjadi dilema pemerintah. Sebab, saat ini tidak ada jalan alternatif untuk angkutan sawit.

“Kalau kita melarang, mereka lewat mana. Sementara kelapa sawit ini hajat hidup orang banyak. Masyarakat yang punya kebun plasma atau individu juga harus menjual sawitnya,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, jika mengharuskan perusahaan membangun jalan sendiri, juga sangat sulit. Sebab, perusahan sawit atau batu bara di Kaltara jumlahnya cukup banyak.

“Misalnya ada 10 perusahaan sawit, masa mereka buat jalan masing-masing,” ujarnya.

“Jadi, kalau sekarang opsinya belum ada, jalannya cuma itu. Karena belum ada jalan alternatif, mungkin untuk sementara tidak masalah melintas di jalan umum,” sambungnya.

Namun, ke depan tetap perlu dipikirkan bagaimana membangun infrastruktur untuk angkutan sawit ini. Sehingga tidak melalui jalan lingkungan atau kawasan perkantoran. Seperti poros Bulungan-Malinau. Karena ke depan, jalan itu akan jadi kawasan perkantoran pemerintah.

“Sebenanrya tidak ada masalah pemerintah membuat jalan. Kan dapat hasil melalui pajak. Jadi wajar negara menyediakan fasilitas,” sebutnya.

Selain itu, dikatakannya, sebelum membuat regulasi larangan melintas bagi kendaraan, kelas jalan harus diperjelas mana yang bisa dilewati angkutan sawit dan yang tidak boleh.

Ia juga sepakat jika pemerintah membangun jembatan timbang untuk membatasi beban angkutan truk sawit dan lainnya. “Jembatan timbang juga harus ada. Masa kita mau main kira-kira. Kecuali truk kosong, pasti bobotnya di bawah 6 ton,” tandasnya. (har/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 12:25

Balas Jasa hingga Terpisah untuk Selamanya

Kisah inspiratif kakek bernama Ahmad dan perempuan paruh baya, Windy (39) yang tak ada hubungan keluarga,…

Selasa, 24 Oktober 2017 12:22

2018, Bulungan Minim Pembangunan

TANJUNG SELOR – Defisit anggaran bakal terus menyelimuti Pemkab Bulungan. Besaran APBD 2018 mendatang…

Selasa, 24 Oktober 2017 12:20

Polisi Kesulitan Tindak Pengetap

TANJUNG SELOR – Harapan masyarakat agar pihak kepolisian menindak para pengetap yang menyebabkan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Perda BUMD Mendesak Disahkan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengharapkan agar DPRD Kaltara bisa melakukan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:20

Mucil, Penjual Bentol Bakal Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Lama tak mendapat tindakan tegas dari aparat keamanan, penjual bensin botol (bentol)…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:05

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:04

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS Pemprov Kaltara sudah…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:59

Diskon 50 Persen untuk Dhuafa, Siapkan Layanan Kesehatan

Untuk memberikan manfaat kepada umat, Baznas Kaltara berinisiatif mendirikan dua layanan, yakni Baznas…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:58

Kapolres Warning Kapolsek

TANJUNG SELOR – Berurusan dengan aparat kepolisian bisa saja dialami aparatur desa apabila salah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

Berawal dari Keprihatinan, Masih Butuh Penyempurnaan

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

Pelabuhan Feri Bunyu Masuk RIPN, Bakal Dianggarkan Rp 110 M dari APBN

Setelah Verifikasi, Lanjut Monitoring

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .