MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 18 Maret 2017 12:32
Kapolres Pastikan Tolak Penangguhan Jefri
AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit

PROKAL.CO, TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit, memastikan menolak permohonan penangguhan penahanan Jefri Gutarno, mantan bos Bais Hills dan Bais Cafe, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan jaminan bank.

Sebelumnya, penyidik Polres Tarakan juga sudah menolak permohonan Jefry setelah menerima saran pendapat dan telah mempelajari kasus tersebut.

“Kalau Penyidik sudah menolak, yah mau bagaimana lagi. Dan surat penagguhan penahanannya juga tentu sudah dipelajari dan dipikir matang-matang,” ungkap Dearystone Supit, Jumat (17/3).

Menurutnya, penangguhan penahanan yang dimohon dengan alasan penyakit yang dideritanya, tidak tepat. Sebab, pengobatan pun bisa dilakukan di rutan dengan mendatangkan dokter dari Polres Tarakan.

“Kan kalau sakit kita juga punya dokter. Atau kalau perlu dirawat nanti kita bawa ke rumah sakit dan dijaga polisi,” jelasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Yusuf, mengungkapkan kalau pihaknya sudah memeriksa riwayat rawat inap Jefry selama setahun. Hasilnya, tidak ditemukan rawat inap. Hanya rawat jalan saja. Karena itu pihaknya tidak merestui jika Jefry mendapat penangguhan penahanan. 

“Kalau mau rawat jalan, nanti kita periksakan ke dokter. Kemarin kan alasannya sakit, tapi riwayat medisnya saya baca hanya sampai 2015, kalau 2016 tidak ada. Kata keluarganya hanya rawat jalan tapi tidak dilampirkan dokter,” paparnya.

Sebelumnya, pengajuan surat penangguhan  penahanan yang dilayangkan Salahuddin, penasihat hukum Jefry, karena kondisi kliennya mulai drop pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Salahuddin yang ditemui beberapa hari lalu mengakui bahwa kliennya sempat dirawat di RS Pertamedika karena mengalami high hipertensi atau tekanan darah tinggi dan rendah kalium. Gejala-gejala tersebut kembali dirasakan kliennya saat ini sehingga butuh istirahat di rumah untuk memulihkan kembali kondisinya.

Di pihak lain, Direksi Bank MNC Zeinudin Jamaluddin membantah jika Jefry Gutarno tidak mengetahui istilah jaminan fidusia yang menjeratnya.

“Sebelum dan pada saat penandatangan fidusia ini, pihak notaris sudah menjelaskan apa saja yang berkaitan dengan akta. Pasti pak Jefri sudah tahu,” tegas Zeinuddin, Kamis (16/3).

Jefry justru dinilai memutarbalikkan fakta. Semestinya, Jefry sudah paham sebelum melakukan perjanjian. Sebab, Dia terbilang pengusaha berpengalaman di Tarakan.  

Zaeinuddin juga menyebutkan bahwa hutang Jefry bersama bunga dan dendanya sehak 2011 mencapai Rp 46 miliar. Pihaknya pun sudah pro aktif menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Namun, karena tidak ada itikad baik melunasinya, terpaksa dilaporkan ke polisi.

“Padahal jika Jefry punya niat baik, masih bisa ada keringanan pelunasan.  Yang penting dia ada niat untuk membayar, jadi kita bisa nego. Satu rupiah pun dia tidak pernah bicara itu dengan kita,” pungkasnya. (mrs/har)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:31

Penumpang ‘Mengular’ di Pintu Keberangkatan

TARAKAN – Antrean penumpang di pintu terminal keberangkatan Bandara Juwata Tarakan, terlihat mengular,…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Polisi Buru Pelaku Kejahatan di ATM

TARAKAN – Meski belum ada laporan dari warga terkait modus kejahatan di anjungan tunai mandiri…

Selasa, 23 Januari 2018 12:00

Petahana Masih Unggul

TARAKAN – Partai-partai politik telah memutuskan dukungannya kepada bakal calon yang akan bertarung…

Selasa, 23 Januari 2018 11:59

Isu Demo di KPK Dianggap Propaganda

TARAKAN – Pemberitaan sejumlah media daring (dalam jaringan) atau online terkait aksi demonstrasi…

Selasa, 23 Januari 2018 11:53

Anggaran Keamanan Disetujui Rp 3,8 M

TARAKAN – Anggaran pengamanan pilkada dipastikan Kapolres Tarakan AKBP Dearstone Supit bertambah…

Senin, 22 Januari 2018 12:02

Algaka Jadi Atensi BPRPD, Tak Berizin, Bakal Ditertibkan

TARAKAN – Alat peraga kampanye bakal calon wali kota dan wakil wali kota menjadi perhatian serius…

Senin, 22 Januari 2018 11:59

Waspada Tindak Kejahatan di ATM

TARAKAN – Warga Tarakan yang ingin melakukan transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) patut waspada.…

Senin, 22 Januari 2018 11:47

Wings Air Lirik Rute ke Malinau

TANJUNG SELOR – Maskapai penerbangan Wings Air direncanakan bakal menambah rute penerbangan di…

Senin, 22 Januari 2018 11:45

Umi-Mahrudin Tambah 6.927 KTP

TARAKAN - Komisi Pemilhan Umum (KPU) Tarakan menyatakan seluruh persyaratan dari bakal calon wali kota…

Senin, 22 Januari 2018 11:43

Laporan Santun Dianggap Tak Kuat, Sabirin Lanjutkan ke Bawaslu RI

TARAKAN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tarakan menghentikan proses penyidikan laporan…

Sering Mengamuk dan Meresahkan

JPO Jadi Tempat Berfoto

Kapal Pengangkut Barang Kandas, KSOP Turunkan Tim ke KTT

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

Konflik DPP Hanura Tak Pengaruhi KPU

Penyangga Rapuh, Rumah Ambruk

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

Polres Pantau Medsos dan Media Online

Warga Kembali Temukan Mortir Aktif, Daya Ledak hingga 1 Kilometer

KPU Pastikan Data Pemilih, Turunkan Petugas dari Rumah ke Rumah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .