MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 18 Maret 2017 12:32
Kapolres Pastikan Tolak Penangguhan Jefri
AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit

PROKAL.CO, TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Michael Hence Royke Supit, memastikan menolak permohonan penangguhan penahanan Jefri Gutarno, mantan bos Bais Hills dan Bais Cafe, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan jaminan bank.

Sebelumnya, penyidik Polres Tarakan juga sudah menolak permohonan Jefry setelah menerima saran pendapat dan telah mempelajari kasus tersebut.

“Kalau Penyidik sudah menolak, yah mau bagaimana lagi. Dan surat penagguhan penahanannya juga tentu sudah dipelajari dan dipikir matang-matang,” ungkap Dearystone Supit, Jumat (17/3).

Menurutnya, penangguhan penahanan yang dimohon dengan alasan penyakit yang dideritanya, tidak tepat. Sebab, pengobatan pun bisa dilakukan di rutan dengan mendatangkan dokter dari Polres Tarakan.

“Kan kalau sakit kita juga punya dokter. Atau kalau perlu dirawat nanti kita bawa ke rumah sakit dan dijaga polisi,” jelasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Yusuf, mengungkapkan kalau pihaknya sudah memeriksa riwayat rawat inap Jefry selama setahun. Hasilnya, tidak ditemukan rawat inap. Hanya rawat jalan saja. Karena itu pihaknya tidak merestui jika Jefry mendapat penangguhan penahanan. 

“Kalau mau rawat jalan, nanti kita periksakan ke dokter. Kemarin kan alasannya sakit, tapi riwayat medisnya saya baca hanya sampai 2015, kalau 2016 tidak ada. Kata keluarganya hanya rawat jalan tapi tidak dilampirkan dokter,” paparnya.

Sebelumnya, pengajuan surat penangguhan  penahanan yang dilayangkan Salahuddin, penasihat hukum Jefry, karena kondisi kliennya mulai drop pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Salahuddin yang ditemui beberapa hari lalu mengakui bahwa kliennya sempat dirawat di RS Pertamedika karena mengalami high hipertensi atau tekanan darah tinggi dan rendah kalium. Gejala-gejala tersebut kembali dirasakan kliennya saat ini sehingga butuh istirahat di rumah untuk memulihkan kembali kondisinya.

Di pihak lain, Direksi Bank MNC Zeinudin Jamaluddin membantah jika Jefry Gutarno tidak mengetahui istilah jaminan fidusia yang menjeratnya.

“Sebelum dan pada saat penandatangan fidusia ini, pihak notaris sudah menjelaskan apa saja yang berkaitan dengan akta. Pasti pak Jefri sudah tahu,” tegas Zeinuddin, Kamis (16/3).

Jefry justru dinilai memutarbalikkan fakta. Semestinya, Jefry sudah paham sebelum melakukan perjanjian. Sebab, Dia terbilang pengusaha berpengalaman di Tarakan.  

Zaeinuddin juga menyebutkan bahwa hutang Jefry bersama bunga dan dendanya sehak 2011 mencapai Rp 46 miliar. Pihaknya pun sudah pro aktif menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Namun, karena tidak ada itikad baik melunasinya, terpaksa dilaporkan ke polisi.

“Padahal jika Jefry punya niat baik, masih bisa ada keringanan pelunasan.  Yang penting dia ada niat untuk membayar, jadi kita bisa nego. Satu rupiah pun dia tidak pernah bicara itu dengan kita,” pungkasnya. (mrs/har)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 12:34

Ketinggian Gelombang Mulai Normal

CUACA buruk yang sempat melanda wilayah Kaltara pada pekan lalu, mulai berangsur normal. Namun, hujan…

Selasa, 24 Oktober 2017 12:30

Kaltara Masuk Sasaran Mentan

TARAKAN – Kalimantan Utara kembali mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Bumi Benuanta…

Selasa, 24 Oktober 2017 12:23

Jalan Bhayangkara Rusak Parah

TARAKAN – Pengendara yang melintas di Jalan Bhayangkara harus berhati-hati. Pasalnya, kondisi…

Senin, 23 Oktober 2017 11:38

Pipa Bocor Langsung Diperbaiki

TARAKAN – Pipa bocor di Perum Griya Persemaian langsung ditangani jajaran PDAM Tirta Alam Tarakan.…

Senin, 23 Oktober 2017 11:33

Tarakan Kota Taman

TARAKAN – Julukan ‘Kota Taman’ pantas disematkan untuk Tarakan. Pasalnya, di sejumlah…

Senin, 23 Oktober 2017 11:30

Disdik Yakin Bus Sekolah Sesuai Jadwal

TARAKAN – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan Thajuddin Noor menyatakan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:29

UMP Ditarget 1 November

TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja Kaltara segera membahas upah minimum provinsi (UMP) 2018. Ditargetkan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:27

Satu Toko Obat Terancam Ditutup

TARAKAN – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tarakan Subono Samsudi menegaskan penjualan obat dengan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:07

Kelurahan Disatroni Rampok Bersenjata

TARAKAN – Kelurahan Juata Permai disatroni kawanan rampok bersenjata Sabtu (21/10) dini hari,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:41

Tarakan Dapat Tambahan 5 Ribu Jargas

TARAKAN - Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas)  Kementerian Energi dan Sumber…

Pembangunan Akuarium Dikebut

Waspada Cuaca Buruk

Kelurahan Disatroni Rampok Bersenjata

Tanaman Hidroponik Jadi Buruan

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

UMP Ditarget 1 November

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah

Pelajar Jadi Pecandu Rokok

Reklamasi Terhambat Hujan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .