MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 17 Maret 2017 12:30
Verifikasi Perusahan Media, Wartawan Harus Uji Kompetensi

Upaya Dewan Pers Mendorong Kinerja Jurnalis yang Profesional

HADIRI ACARA: Ketua Dewan Pers Yosep Ari Prasetyo saat berkunjung ke Tarakan, Rabu (15/3).

PROKAL.CO, Seiring perkembangan zaman, perusahaan media dituntut meningkatkan profesionalitasnya dalam menjalankan peran. Termasuk meningkatkan kemampuan wartawan.

 

MUHAMMAD RAJABSYAH, Tarakan

 

DEWAN Pers sebagai salah satu lembaga yang mengawasi kinerja media, sedang dalam proses memilah mana media yang profesional dan tidak sebagai salah satu upaya menghadapi berita palsu atau hoax. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan verifikasi terhadap seluruh media.

 

Ketua Dewan Pers Yosep Ari Prasetyo mengungkapkan, hingga kini baru ada 77 media yang sudah terverifikasi dari puluhan ribu media yang tersebar di Indonesia baik cetak, televisi hingga media online.

 

Verifikasi ini dimaksudkan untuk mengecek empat komitmen perusahaan media sebagai syarat bahwa media tersebut benar-benar menjalankan perannya sebagai media yang profesional.

 

“Misalnya, apakah wartawannya digaji sesuai dengan UMP atau tidak sesuai Peraturan Dewan Pers,” ujarnya saat kunjungan ke Tarakan, Rabu (15/3).

 

Selain jaminan kesejahteraan terhadap karyawan atau wartawan, perusahaan media juga harus memiliki lembaga yang jelas, dituntut memperhatikan keselamatan wartawan, serta taat kepada kode etik jurnalistik yang belaku.

 

Menurut Yosep, verifikasi sebenarnya merupakan tindak lanjut dari Komitmen Palembang 2010 yang disepakati 18 media grup. Namun, baru bisa direalisasikan pada Hari Pers Nasional 2016 di Maluku dengan mengumumkan 77 perusahaan media yang lolos verifikasi.

 

Bagaimana dengan media yang belum terverifikasi? Yosep menegaskan tidak perlu khawatir karena kegiatan verifikasi masih terus berlanjut. Pihaknya juga menggandeng sejumlah organisasi media untuk mempercepat verifikasi seperti Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) dan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) guna membantu melakukan verifikasi terhadap media di daerah.

 

Namun, Yosep juga mengingatkan kepada perusahaan media agar lebih teliti dalam melakukan proses verifikasi. Sebab, sudah terjadi pada salah satu perusahaan media yang membayar kepada oknum organisasi media untuk mengurus verifikasinya. Padahal, Yosep menegaskan verifikasi tidak dipungut sepeser pun biaya.

 

Akibatnya, hingga kini pihaknya belum mengeluarkan sertifikat hasil verifikasi bagi perusahaan media tersebut. Pihaknya pun sudah menegur oknum organisasi media yang melakukan pungutan agar tidak mengulangi hal serupa.

 

“Tidak boleh ada pungutan,” tegasnya.

 

Yosep mengakui masih ada banyak berkas yang berada di meja kerjanya untuk di periksa. Bahkan media yang baru hadir pun diberi kesempatan untuk diverifikasi. Berdasarkan data Dewan Pers saat ini, terdapat lebih dari 2 ribu media cetak dan 43 ribu media online yang tersebar di Indonesia.

 

Sebenarnya, untuk verifikasi tidak butuh waktu lama. Bahkan, terkadang hanya butuh satu hari untuk menyelesaikan verifiksi satu media. Namun yang ditemukan pihaknya di lapangan justru sering kali media kurang lengkap berkasnya saat proses verifikasi.

 

“Padahal yang diperiksa hanya tiga berkas dokumen saja,” sebutnya.

 

Yosep juga mengungkapkan, upaya menjadikan perusahaan media lebih profesional tidak hanya ditunjang dengan sertifikasi, tapi juga kemampuan wartawan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.

 

Karena itu, perusahaan media juga diwajibkan untuk menguji kemampuan wartawan dengan mengikuti uji kompetensi. Karena ke depan Dewan Pers akan menerapkan uji kompetensi untuk memudahkan wartawan dalam mendapatkan akses wawancara dengan narasumber, terutama informasi pemerintahan.

 

“Untuk mengangkses ke tempat-tempat pemerintahan, kantor-kantor, nanti akan ditanya (uji kompetensi, Red) itu,” paparnya.

 

Yosep mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa pemerintah daerah yang menerapkan kebijakan tersebut. Terutama di kota-kota besar seperti Pemprov DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:41

Tarakan Dapat Tambahan 5 Ribu Jargas

TARAKAN - Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas)  Kementerian Energi dan Sumber…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:34

Pemkot Tambah Ruang Publik

SATU lagi ruang publik bisa menjadi alternatif warga Tarakan untuk bersantai atau berolahraga. Yakni,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:19

Pelajar Jadi Pecandu Rokok

TARAKAN – Merokok di tempat umum dengan mengenakan pakaian sekolah, seperti sudah menjadi hal…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:42

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah

TARAKAN – Empat unit bus sekolah yang dioperasikan Pemkot Tarakan, masih belum mencukupi. Karena…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:32

Reklamasi Terhambat Hujan

PROYEK reklamasi menambah luas area peti kemas di Pelabuhan Malundung sudah mencapai 70 persen. Manager…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:28

Mahasiswa Tuntut Perbaikan Jalan Gunung Amal

TARAKAN – Kondisi Jalan Gunung Amal, terutama di lokasi tanjakan hingga di depan gereja yang kurang…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:25

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

TARAKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan sempat menunda…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:33

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

TARAKAN – Lapangan tenis outdoor di kompleks sport center kondisinya tidak hanya memprihatinkan.…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:23

Pembangunan Akuarium Dikebut

TARAKAN – Warga atau wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Kawasan Konservasi Mangrove…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:19

Cantumkan Nama Ibu Kandung Hoax

KEPALA Seksi Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Tarakan Ardiansyah menegaskan, registrasi ulang…

Pembangunan Akuarium Dikebut

Waspada Cuaca Buruk

Uji Coba Alat Tangkap Tak Memuaskan

Desak RSUD Mantri Raga Segera Dioperasikan

Tanaman Hidroponik Jadi Buruan

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

Wali Kota Bantah PBI Tak Tepat Sasaran

Program Sejuta Rumah Terus Dikembangkan

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .