MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 16 Maret 2017 12:42
Angkut CPO dan Sawit Harus Ditimbang
TIDAK SESUAI ATURAN: Angkutan kelapa sawit yang melebihi tonase dianggap penyebab kerusakan jalan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan mengimbau agar angkutan kelapa sawit dan CPO (crude palm oil) yang melintas di jalan umum menimbang terlebih dulu beban angkutannya. Sebab, selama ini banyak angkutan sawit yang melintas di jalan umum melebihi tonese.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bulungan, Mulyono, mengatakan, angkutan CPO seharusnya menaati aturan. Sebab, dari pantauan di lapangan, masih banyak angkutan CPO yang melintas di jalan umum di Bulungan melibihi kapasitas jalan. Sehingga membuat jalan cepat rusak karena tidak sesuai dengan kekuatan jalan.

“Seharusnya untuk jalan kelas tiga seperti Jalan Jelarai muatan tidak boleh lebih dari 8 ton. Ini diatur dalam Peraturan Gubernur Kaltim,” kata Mulyono, Rabu (15/3).

Sejauh ini pihaknya masih berpatokan pada Perda Kaltim Nomor 3 Tahun 2012 tentang Penyelengaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk angkutan Kelapa Sawit dan Batu Bara.

Salah satu solusi agar angkutan CPO tidak melebihi kapasitas jalan, harus ditimbang lebih dulu. Namun persoalannya, di daerah ini belum ada jembatan timbang.

“Karena itu kita sarankan perusahaan menimbang dulu. Jangan sampai menyalahi aturan,” ujarnya.

Menurutnya, jika perusahaan sudah memiliki ribuan hektar kebun sawit, sudah seharusnya memiliki jalan sendiri. Sehingga tidak menggunakan jalan umum. “Tidak bisa terus menerus mengangkut kelapa sawit atau CPO melalui jalan umum. Seharusnya sudah ada jalan sendiri,” lanjutnya.

Jika masih melebihi kapasitas jalan, maka akan diberikan sanksi administrasi. Seperti surat peringatan, paksaan dan diberhentikan sebelum masuk jalan umum.

“Sanksi tersebut seharusnya sudah diketahui perusahaan yang memili lahan kelapa sawit di Bulungan,” ujarnya.

Selama ini pihaknya hanya meberikan imbauan kepada perusahaan. Ia berharap agar segera dibuat aturan mengenai persoalan ini. Sehingga pihaknya bisa menertibkan hal tersebut. (*/zis/har)

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan mengimbau agar angkutan kelapa sawit dan CPO (crude palm oil) yang melintas di jalan umum menimbang terlebih dulu beban angkutannya. Sebab, selama ini banyak angkutan sawit yang melintas di jalan umum melebihi tonese.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bulungan, Mulyono, mengatakan, angkutan CPO seharusnya menaati aturan. Sebab, dari pantauan di lapangan, masih banyak angkutan CPO yang melintas di jalan umum di Bulungan melibihi kapasitas jalan. Sehingga membuat jalan cepat rusak karena tidak sesuai dengan kekuatan jalan.

“Seharusnya untuk jalan kelas tiga seperti Jalan Jelarai muatan tidak boleh lebih dari 8 ton. Ini diatur dalam Peraturan Gubernur Kaltim,” kata Mulyono, Rabu (15/3).

Sejauh ini pihaknya masih berpatokan pada Perda Kaltim Nomor 3 Tahun 2012 tentang Penyelengaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk angkutan Kelapa Sawit dan Batu Bara.

Salah satu solusi agar angkutan CPO tidak melebihi kapasitas jalan, harus ditimbang lebih dulu. Namun persoalannya, di daerah ini belum ada jembatan timbang.

“Karena itu kita sarankan perusahaan menimbang dulu. Jangan sampai menyalahi aturan,” ujarnya.

Menurutnya, jika perusahaan sudah memiliki ribuan hektar kebun sawit, sudah seharusnya memiliki jalan sendiri. Sehingga tidak menggunakan jalan umum. “Tidak bisa terus menerus mengangkut kelapa sawit atau CPO melalui jalan umum. Seharusnya sudah ada jalan sendiri,” lanjutnya.

Jika masih melebihi kapasitas jalan, maka akan diberikan sanksi administrasi. Seperti surat peringatan, paksaan dan diberhentikan sebelum masuk jalan umum.

“Sanksi tersebut seharusnya sudah diketahui perusahaan yang memili lahan kelapa sawit di Bulungan,” ujarnya.

Selama ini pihaknya hanya meberikan imbauan kepada perusahaan. Ia berharap agar segera dibuat aturan mengenai persoalan ini. Sehingga pihaknya bisa menertibkan hal tersebut. (*/zis/har)


BACA JUGA

Selasa, 15 Mei 2018 12:52

Wanti-Wanti Kenaikan Harga Tiket Pesawat

TARAKAN – Dalam rangka menjaga inflasi Kalimantan Utara tetap stabil saat puasa, serta menjelang…

Minggu, 13 Mei 2018 01:08

Jelang Ramadan, Elpiji 3 Kg Langka

TANJUNG SELOR - Menjelang Ramadan, gas elpiji 3 kilogram (kg) di Kabupaten Bulungan mengalami kelangkaan…

Jumat, 11 Mei 2018 13:43

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Siap Bantu Operasi Pasar

TANJUNG SELOR - Stok beras yang tersedia di gudang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) di Jalan Jelarai,…

Jumat, 11 Mei 2018 13:40

Harga Semen Bakal Seragam

TARAKAN – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop) Tarakan Tajuddin…

Kamis, 10 Mei 2018 14:28

ADUH..ADUH..!! Gimana Nih, Harga TBS Terus Anjlok

TANJUNG SELOR – Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus terjadi di Kalimantan…

Kamis, 10 Mei 2018 14:14

Pasokan Elpiji Melon Berkurang

TANJUNG SELOR - Ketersediaan tabung gas elpiji 3 kilogram mengalami kekosongan dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 09 Mei 2018 16:49

Banyak Penunggak Pajak di Tarakan dan Nunukan

TARAKAN – Potensi pendapatan negara melalui sektor pajak di Kaltara Tarakan dan Nunukan sangat…

Selasa, 08 Mei 2018 13:49

Pelaku UMKM Harus Kreatif

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah…

Senin, 07 Mei 2018 13:22

HIDUP TAMBAH SUSAH..!! Harga Kebutuhan Pokok Perlahan Melonjak

TARAKAN - Jelang Ramadan harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar di Kota Tarakan mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 13:01

Masih Stagnan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus menggenjot program food estate yang dicanangkan sejak 2011…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .