MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 15 Maret 2017 12:23
Nunukan Dapat Jatah 2 Dokter Spesialis
Rachmadi

PROKAL.CO, PEMERINTAH kabupaten/kota lain di Kalimantan Utara (Kaltara) harus bersabar. Sebab, jatah program dokter spesialis bertugas di daerah selama satu tahun hanya diperoleh Kabupaten Nunukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara Rachmadi menyebutkan, dokter spesialis yang diberikan Kementerian Kesehatan berjumlah dua orang, yakni spesialis penyakit dalam dan anestesi.

“Mereka mulai tugas terhitung 1 April,” ujarnya, Selasa (14/3).

Dia juga mengatakan, sebelumnya Pemkab Nunukan menyampaikan usulan. Lalu Kementerian Kesehatan menyurvei ke rumah sakit di kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia itu, baik peralatan kesehatan, operasional dan fasilitas penunjang lainnya.

Selanjutnya, kata dia, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Kemenkes. Bila sudah ada kesepakatan dan persetujuan, maka pemerintah daerah berkomitmen dalam pemenuhan fasilitas yang dipergunakan dokter spesialis.

“Dokter spesialis yang bertugas di daerah tidak diperbolehkan buka praktik di luar tugas, karena sesuai izin dari Kemenkes,” jelasnya.

Mengenai tunjangan yang diberikan dari pemerintah pusat untuk dokter spesialis sekitar Rp 22 juta hingga Rp 30 juta. Namun, lanjutnya, tunjangan tersebut di luar operasional dan fasilitas yang dipenuhi pemerintah daerah.

Terkait jatah yang hanya diberikan kepada Nunukan, Rachmadi mengatakan, Diskes kabupaten dan kota harus mengajukan melalui website Kementerian Kesehatan. Bagi kabupaten dan kota yang belum mengajukan, dirinya menyarankan agar mengajukan usulan untuk periode kedua pada Juni mendatang.

Disebutkannya, dokter spesialis yang bertugas di daerah diambil dari tiga universitas, yakni Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, dan Universitas Gadjah Mada Jogjakarta.

“Karena Kaltara masuk dalam regional tengah bersama Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Jawa Tengah,” ungkapnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 14:21

Residivis Pencurian Kembali Diringkus

TARAKAN – Seorang pria berinisial SN, harus kembali menjalani hari-harinya di dalam penjara. Pria…

Kamis, 26 April 2018 13:52

Tower Telekomunikasi Terkendala Listrik

TARAKAN – Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Diskominfo Kalimantan Utara Muhammad Sirih…

Rabu, 25 April 2018 13:48

Penduduk Miskin Bertambah, Indikator Paling Besar Dipengaruhi Pendatang

TARAKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kalimantan Utara pada 2017…

Rabu, 25 April 2018 13:05

Taman Jadi Arena Balapan

TARAKAN – Ulah oknum-oknum usil melakukan perbuatan yang tidak sepantasnya di fasilitas umum,…

Rabu, 25 April 2018 13:02

624 Warga Nyaris Tak Masuk DPT

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan melakukan rapat pleno perbaikan daftar pemilih tetap…

Selasa, 24 April 2018 12:42

Fasilitas Taman Berlabuh Dirusak

TARAKAN – Taman Berlabuh yang dibangun pemerintah pusat di tepi laut sekitar kawasan Jembatan…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Lima Berkas Balon DPD Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Pemilihan DPR, DPRD dan DPD yang akan dilaksanakan pada tahun depan, tahapannya…

Selasa, 24 April 2018 12:32

UNBK di Tarakan Sempat Terganggu

TARAKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Tarakan, Senin (23/4), sempat…

Selasa, 24 April 2018 12:28

Dua Kelurahan Rawan Pelanggaran Pilkada

TARAKAN – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tarakan mewanti-wanti sejumlah kawasan yang…

Senin, 23 April 2018 10:47

Pengendara Tak Patuhi Lampu Penyeberangan

TARAKAN – Keberadaan traffic light atau lampu lalu lintas penyeberangan bagi pejalan kaki yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .