MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 05 Desember 2018 09:29
Karena Ini, 13 Produk Kosmetik Disita

BPOM Akan Telusuri Pemasok

ILEGAL: Sejumlah produk kosmetik tanpa izin disita Badan POM di Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Tarakan menemukan beredarnya produk tanpa izin edar, serta tidak memenuhi ketentuan.

Belasan produk ilegal itu ditemukan dalam kegiatan penertiban kosmetika ilegal atau mengandung bahan berbahaya di sejumlah distributor kosmetik di Bumi Paguntaka.

“Jadi, kami turun dua kali. Yang pertama tanggal 29 November 2018 pada hari Kamis, kami melaksanakan pengawasan penertiban di delapan distributor kosmetik. Yang kedua pada hari ini (kemarin), di lima toko atau lima sarana yang menjual kosmetik,” ujar Kepala Kantor BPOM di Tarakan, Mustofa Anwari, Selasa (4/12).

“Dari hasil penertiban pasar tersebut, kami dapatkan beberapa kosmetik yang tidak mempunyai izin edar atau TIE (tanpa izin edar). Seharusnya, itu produk-produk yang beredar atau diperjualbelikan di Indonesia harus sudah teregistrasi dari Badan POM,” sambungnya.

Digelarnya kegiatan itu, menurut Mustofa, dalam rangka untuk menjamin bahwa produk yang dikonsumsi atau digunakan masyarakat mempunyai legalitas dan dijamin keamanan, mutu dan khasiatnya.

Dari hasil penertiban, ada 13 produk yang disita dengan nilai mencapai Rp 37.813.500. Jumlahnya mencapai 159 item, dengan jumlah barangnya mencapai 1.264 pcs. Sebagian besar produk yang disita berasal dari luar negeri. Di antaranya dari Malaysia dan Taiwan.

Namun, ada juga produk dari Indonesia yang memang dilarang untuk beredar. Karena itu, pihaknya menyita produk tersebut. Menurut Mustofa, pascapenertiban, pihaknya menahan seluruh produk yang disita dan menegaskan tidak boleh diperjualbelikan. Sebagai upaya pencegahan, pihaknya akan melakukan pembinaan kepada distrbitor maupun pemilik toko. 

Selain melakukan pembinaan, pihaknya akan intens berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lain dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat atau konsumen. Pihaknya juga akan menelusuri darimana pelaku usaha tersebut mendapatkan kosmetik.

“Akan kami telusuri sampai ke atasnya lagi. Yang mendrop (kosmetik, Red) ini siapa? Istilahnya otak intelektualnya lah yang mendistribusikan di sini (Tarakan),” tuturnya.

Mustofa menegaskan, aktor intelektualnya bisa dijerat pidana sesuai Undang-Undang 36/2009 tentang Kesehatan. Pada Pasal 197 disebutkan setiap orang yang dengan sengaja memproduksi dan atau mengedarkan produk ataupun sediaan farmasi termasuk kosmetik, dan atau alat kesehatan dapat dipidana maksimal 15 tahun penjara, ataupun denda Rp 1,5 miliar.  

Mustofa menjelaskan, izin edar sangat penting dalam kemasan suatu produk. Tanpa izin edar, pihaknya tidak menjamin kesehatannya. Misal, untuk jenis kosmetik pemutih, ada zat berbahaya yang harus dihindari, yakni mercury (HG).

“Imbauan kami kalau beli cek dulu kemasan, ada nomor izin edarnya enggak dari Badan POM,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil Menengah (Disdagkop dan UMKM) Tarakan Tajuddin Tuwo, tidak mau menanggapi dengan beredarnya produk kosmetik tanpa izin edar, karena kewenangan sudah beralih ke provinsi.

Namun, ia menegaskan mendukung upaya yang dilakukan pihak terkait dalam rangka menjamin keamanan kepada masyarakat. Pihaknya bahkan sudah melakukan sejak beberapa tahun lalu.

“Ya, harus didukung. Bahkan, dulu sebelum BPOM eksis melaksanakan, sering juga kami melaksanakan. Selalu kami melaksanakan pemantauan tentang barang-barang beredar di Tarakan,” ungkapnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…

Kamis, 06 Desember 2018 14:34

Kasus Fortunsius Bakal Ada Tersangka

TARAKAN – Penyelidikan terhadap tenggelamnya tugboat atau kapal penarik ponton…

Kamis, 06 Desember 2018 14:30

Jamin SK untuk Dapat Pinjaman Bank

TARAKAN – Bukan menjadi hal baru jika PNS di lingkungan…

Rabu, 05 Desember 2018 10:27

GIMANA NIH...!! Jumlah Kapal Patroli Belum Ideal

TARAKAN – Wilayah perairan Kalimantan Utara yang cukup luas dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .