MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 05 Desember 2018 09:27
Paman Garap Keponakan, Korban Ngaku Sudah 7 Kali
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur, kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bulungan. Seorang siswi SMP, Cantik (bukan nama sebenarnya), menjadi korban nafsu bejat pamannya yang berinisial R (40).

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui pejabat sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim), Aiptu Lince Karlinawati, mengungkapkan kejadian tersebut terjadi pada Oktober 2018. Di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur.

“Kasus ini terungkap setelah korban memberanikan diri untuk melapor ke polisi, belum lama ini. Polisi kemudian langsung mengamankan pelaku yang tak lain adalah paman korban,” ujar Lince, Selasa (4/12).

Dari keterangan yang diperoleh pihaknya dari korban, pelaku sudah 7 kali menggaulinya. Namun, pelaku mengaku baru dua kali. “Kejadian itu bermula ketika pelaku memaksa untuk memenuhi nafsunya saat di rumah hanya tinggal mereka berdua. Korban saat itu berada dalam tekanan sehingga tidak bisa berbuat apa-apa, meski berusaha untuk menolak keinginan nafsu bejat pamannya itu,” ungkap Lince.

Saat itu pun, lanjut Lince, korban sempat menyilangkan kakinya untuk menghalangi hasrat sang paman. “Ketika itu korban akan mandi pagi untuk persiapan ke sekolah. Sedangkan istri pelaku sedang keluar rumah untuk berbelanja,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar Undang-Undang Perlindungan Anak. Namun, kata Lince, pelaku sempat meminta agar perbuatan bejatnya diselesaikan secara kekeluargaan. Karena sebelumnya, anak pelaku yang kini sudah duduk di bangku SMA pun pernah menjadi korban pencabulan oleh seseorang. Tapi tidak berlanjut ke ranah hukum.

“Keinginan itu tidak dipenuhi. Kami tidak bisa mengikuti permintaan tersebut.   Pelaku telah melakukan tindak pidana terhadap anak di bawah umur,” tegas Lince.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 sub Pasal 82 UU 35/2014 yang merupakan perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…

Senin, 10 Desember 2018 09:58

Sembilan Kali Penyelundupan Kepiting Digagalkan

TANJUNG SELOR – Bisnis ilegal kepiting bertelur, masih sulit dihentikan.…

Minggu, 09 Desember 2018 11:32

Sembilan Titik Rawan Laka

TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara memetakan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:07

Dua OPD Pemprov Naik Status

TANJUNG SELOR – Terjadi perubahan tipe organisasi perangkat daerah (OPD)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:05

Sembilan Peserta SKB Tak Hadir

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov…

Minggu, 09 Desember 2018 11:03

Kaltara Di-deadline 14 Desember

TANJUNG SELOR – Pembahasan APBD Kaltara 2019 telah difasilitasi Direktorat…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:35

Intensitas Hujan Masih Normal

INTENSITAS hujan di Bulungan terus mengalami peningkatan. Namun, menurut data…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:31

9.743 Peserta Tunggak Iuran BPJS

TANJUNG SELOR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bulungan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:14

APBD Kaltara Difasilitasi Kemendagri

TANJUNG SELOR – Penetapan bersama APBD Kaltara 2019 yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .