MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Rabu, 05 Desember 2018 09:23
DLH Terima Empat Aduan

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara, berbagai sektor, seperti pertambangan, perkebunan dan sektor lainnya. Atensi pemerintah pusat maupun daerah, bahwa setiap perusahaan khususnya yang menghasilkan limbah harus mematuhi standar prosedur. 

Khususnya bagi perusahaan yang limbahnya berpotensi mencemari dan kerusakan lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang melakukan pembinaan terhadap masalah lingkungan, terus mengawasi. Terlebih dengan dikeluarkannya Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Proper Tahun 2017/2018, beberapa bulan lalu. Alhasil, masih ada perusahaan yang mendapat nilai merah.

Kepala Bidang Penataan dan Pentaatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup DLH Kaltara Marni Karim menjelaskan, yang dapat nilai merah sudah dilakukan pembinaan. Bahkan telah dilakukan penilaian tahap 1 (P1) dan ada perubahan. Perubahan itu, semisal sudah mempunyai TPS dan IPAL. 

"Selama tahun ini ada empat aduan yang masuk ke kami, terkait adanya pencemaran lingkungan," ucapnya, kemarin (4/12).

Rata-rata aduan yang masuk dari penyampaian masyarakat, yakni adanya tanggul jebol di perusahaan tambang, seperti di Kabupaten Malinau. Termasuk yang sempat mencuat, juga terjadi di Malinau. Mengakibatkan pencemaran terhadap air sungai. Jumlah laporan ada empat yang masuk di DLH, meski ada juga yang langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Menurutnya, empat aduan itu kebanyakan merupakan perusahaan tambang. Potensi pencemaran lingkungan yang paling terlihat langsung berupa tambang batu bara. Sehingga tidak heran aduan paling banyak dari masyarakat didominasi pertambangan, dibanding perkebunan dan perusahaan lainnya. 

"Tapi potensi pelanggaran semua sektor perusahaan sama. Meski tambang paling menonjol dimata masyarakat," imbuhnya. Menerima aduan tersebut, DLH langsung menindaklanjuti dengan memberikan sanksi berupa paksaan pemerintah. 

Paksaan yang dimaksud agar perusahaan bertindak cepat terhadap kelalaian. Kaltara memiliki kondisi topografi yang dikelilingi banyak sungai, membuat risiko pencemaran terhadap lingkungan sebagian besar di perairan. 

Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk memantau kualitas air sungai. Khususnya aliran yang didalamnya terdapat perusahaan yang beroperasi. "Sejauh ini kami belum temukan resiko atau dampak pencemaran yang parah sampai memakan korban jiwa," bebernya.

Namun, lanjutnya, mempertimbangkan risiko pencemaran yang bisa saja terjadi. DLH mewacanakan adanya prasarana yang cukup memadai bagi setiap perusahaan, agar aktivitas di sungai berkurang. Semisal, bongkar muat tambang yang di sungai, bisa saja terjadi kelalaian. DLH pun telah mengumpulkan sejumlah perusahaan untuk membahas persoalan sarana dan prasarana ini. (uno/fen)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 09:58

Siapkan Perda Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Langkah cepat diambil Pemkab dan DPRD Bulungan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:55

16 Raperda Tertunda

KELANJUTAN pembahasan 11 rancangan peraturan daerah (Raperda) usulan Pemprov Kaltara…

Selasa, 11 Desember 2018 10:26

Jumlah Printer KTP-el Belum Ideal

TANJUNG SELOR – Jumlah printer untuk pencetakan KTP-el di Dinas…

Selasa, 11 Desember 2018 10:00

DPTHP-2 Bertambah 64 Pemilih

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah usai…

Selasa, 11 Desember 2018 09:55

Realisasi DAK Capai 90,7 Persen

TANJUNG SELOR – Pencairan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan…

Senin, 10 Desember 2018 12:57

Sertifikasi Nelayan Tersisa 1 Persen

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mendapatkan kuota sebanyak 600 nelayan…

Senin, 10 Desember 2018 12:48

Tahun Depan Bertambah

KABUPATEN Bulungan akan kembali kedatangan warga transmigrasi pada tahun depan.…

Senin, 10 Desember 2018 12:46

Waspada Diabetes Melitus

PENYAKIT diabetes melitus perlu diwaspadai masyarakat. Karena menurut Ketua Ikatan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:30

Tim Saber Pungli ‘Bidik’ Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:26

Penghargaan Tak Berbanding Lurus dengan Kondisi Pasar

TANJUNG SELOR – Penghargaan Pasar Tertib Ukur diperoleh Kabupaten Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .