MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 04 Desember 2018 10:48
PAD Cekak Gara-Gara Aturan Pusat

Retribusi Menara Telekomunikasi Terpaksa Direvisi

POTENSI PAD: Pemkot Tarakan terpaksa merevisi perda untuk memungut retribusi menara telekomunikasi.

PROKAL.CO, TARAKAN – Retribusi menara telekomunikasi menjadi salah satu item pendapatan yang tidak tergali secara maksimal di tahun ini. Yang akhirnya memengaruhi target pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan.

Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Retribusi Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, khususnya retribusi menara yang belum bisa diterapkan, menjadi penyebabnya.

Kepala Seksi Telekomunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tarakan, Sugiatmoko mengatakan bahwa perda tersebut masih perlu perubahan, karena ada kekeliruan dalam perhitungan indeks variabel untuk menentukan retribusi menara telekomunikasi seperti yang diatur oleh Menteri Keuangan.

Menurut Sugiatmoko, perda tersebut sebenarnya sudah disahkan oleh Pemkot Tarakan dan sempat disosialisasikan ke pemilik menara telekomunikasi. Namun, mereka justru keberatan terkait perhitungan indeks dan menyurati ke asosiasi yang mewadahi.

Atas dasar itu, lanjut Sugiatmoko, asosiasi kemudian menyurati Kementerian Keuangan agar dapat menginstruksikan kepada pemerintah daerah guna mengubah perda menara telekomunikasi yang sudah ditetapkan.

Sugiatmoko menyebut bukan hanya Pemkot Tarakan yang keliru dalam perda retribusi menara telekomunikasi. Ada 32 daerah yang bernasib sama dan harus mengubah perda yang sudah disetujui.

Atas instruksi tersebut, pihaknya menyusun lagi rancangan perda perubahan retribusi menara telekomunikasi dan telah diajukan ke Bagian Hukum Pemkot Tarakan untuk mengubah indeks variabel di perda yang keliru. Karena sedang dalam proses perubahan itulah sehingga perda tersebut belum bisa dimaksimalkan keberadaannya oleh Pemkot Tarakan.

Menurut Sugiatmoko, potensi PAD dari retribusi menara jika mengikuti Perda 1/2012, khususnya retribusi menara telekomunikasi dengan menggunakan perhitungan indeks variabel yang lama, sebenarnya menjanjikan. Dengan jumlah 150 tower telekomunikasi, Tarakan bisa mendapatkan pemasukan sekitar Rp 1,5 miliar per tahun.

Namun, dengan perhitungan indeks variabel yang baru dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan dan diadopsi dalam penerapan Perda Nomor 5/2017 tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 1/2012 tentang Retribusi Jasa Umum, potensi PAD dari sektor retribusi menara menurun. Pemkot Tarakan hanya bisa mendapatkan penghasilan di bawah Rp 1 miliar.

“Setelah dilakukan revisi pertama dapatnya Rp 655 juta. Dengan yang baru turun lagi menjadi Rp 325 juta. Karena indeksnya kecil betul,” ujar Sugiatmoko, Senin (3/12).

Jika dirincikan lebih detail lagi, Sugiatmoko memperkirakan nilai retribusi setiap menara telekomunikasi hanya Rp 2,5 juta per tahun. Meskipun perubahan perda retribusi menara telekomunikasi dalam proses perubahan, pihaknya tetap menjadikan retribusi sebelumnya sebagai kewajiban yang harus dibayar oleh pengusaha telekomunikasi, karena sudah dianggap oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai piutang.

“Saya tetap jalan. Mereka menunggu perda yang disahkan baru mau bayar, karena mengikuti permenkeu,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 10:06

Loh Kenapa Bah...?? Tarakan Dicoret dari Jatah Jargas

TARAKAN – Warga yang belum masuk daftar pemasangan jaringan gas…

Rabu, 12 Desember 2018 09:59

Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan…

Rabu, 12 Desember 2018 09:56

Rencana Penutupan Lokalisasi, Pemkot Di-deadline hingga Akhir Tahun

TARAKAN – Belum ada tanda-tanda akan ditutupnya lokalisasi di Tarakan,…

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .