MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 14 November 2018 12:32
Kaltara Jadi Perhatian Menteri PPPA
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kalimantan Utara termasuk provinsi yang mendapatkan perhatian serius dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Karena kekerasan terhadap anak dan perempuan di provinsi ke-34 ini dinilai masih cukup tinggi.

Menteri PPPA Yohana Susana Yembise mengatakan, kasus women trafficking atau perdagangan perempuan, serta pelecehan seksual terhadap anak menjadi salah satu alasannya, karena Kaltara merupakan daerah perbatasan.

“Kasus-kasus perempuan dan anaknya sudah termasuk cukup tinggi juga. Saya tadi lihat data-datanya. Dan, kasus pelecehan seksual terhadap anak masih cukup tinggi juga,” ujar Yohana usai menghadiri wisuda XX Universitas Borneo Tarakan di gedung tenis indoor Telaga Keramat, Selasa (13/11).

Berdasarkan data yang diperolehnya, kekerasan terhadap perempuan di Kaltara mencapai 88 kasus. Sementara, untuk kasus kekerasan anak mencapai 79 kasus. Kasus ini sudah terlaporkan dan telah selesai disidangkan.

Yohana memprediksi angka ini akan terus bertambah, karena kasus kekerasan perempuan dan anak seperti fenomena gunung es. Terlihat biasa-biasa saja dari luar, namun kondisi buruk justru dialami perempuan dan anak.

Dikatakan, sangat diperlukan partisipasi seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, serta mampu meningkatkan pendidikan, kesejahteraan dan perlindungan kepada anak dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi yang merendahkan harkat dan martabat.

Pemerintah pusat sebenarnya sudah mengambil sikap tegas terhadap pelaku kekerasan perempuan dan anak. Dengan menerbitkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Perlindungan Anak. Hukumannya sangat tegas, terutama terhadap kasus kejahatan seksual. Pelaku bisa diganjar tembak mati, hukuman seumur hidup, suntikan kebiri, pemasangan chip di tubuh pelaku hingga pengumuman identitas pelaku ke publik, apabila sampai membuat anak-anak meninggal dunia, cacat atau ditulari penyakit berbahaya akibat ulahnya. 

“Saya mengharapkan supaya kerja sama kita semua, termasuk media membantu kami juga dengan semua masyarakat. Kita berusaha melindungi anak-anak kita, tidak boleh ada kekerasan, terutama kejahatan seksual,” ujarnya.

Anggota Komisi XII DPR RI, Ari Yusnita mendukung upaya Kementerian PPPA memberantas kekerasan perempuan dan anak di Indonesia. Misal, dengan program kota layak anak. Menurutnya, program tersebut cukup bagus. Hanya saja perlu disesuaikan dengan kondisi daerah. Di Kaltara, program ini cocok untuk Tarakan dan Nunukan.

“Kalau Tarakan ini kan penduduk terbesar nomor satu. Kalau di Nunukan karena dia dekat dengan perbatasan. Makanya cocok sekali dilakukan kota layak anak,” ujarnya.

Upaya ini juga harus didukung seluruh komponen, baik pemerintah daerah, stakeholder terkait maupun masyarakat. Ari juga mendorong pemerintah daerah berperan aktif mengusulkan program-program ke pusat untuk mendapatkan bantuan anggaran. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 11:15

Perbaikan Jalan Lestari Belum Pasti

TARAKAN – Warga atau pengendara yang kerap melintas di Jalan…

Selasa, 18 Desember 2018 11:04

118.821 KTP-el Dibakar

TARAKAN – Kartu tanda penduduk yang telah invalid atau tidak…

Selasa, 18 Desember 2018 10:57

Embung Bengawan Suplai 100 Liter/Detik

TARAKAN – Masyarakat di Kecamatan Tarakan Utara segera menikmati distribusi…

Senin, 17 Desember 2018 12:59

Lubang Jadi Penghias Jalan Lestari

TARAKAN – Pengendara yang melintas di Jalan Lestari sekitar RT…

Senin, 17 Desember 2018 12:54

Iuran JKN-PBI Bakal Naik

TARAKAN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memikirkan rencana…

Senin, 17 Desember 2018 12:52

PGE Seriusi Pembangunan PLTS

TARAKAN – Rencana PT Patra Global Energy berinvestasi di Tarakan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:47

Paripurna HUT Tarakan Ditunda

TARAKAN – Pelaksanaan rapat paripurna istimewa yang masuk rangkaian peringatan…

Minggu, 16 Desember 2018 11:35

Taman Berkampung Diusik Tangan Jahil

TARAKAN – Upaya pemerintah daerah mempercantik wajah kota, kerap berhadapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:47

WOW BANYAK BANGET..!! Tunggakan Peserta JKN Capai Rp 31 M

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:45

Pengelolaan TPS3R Diserahkan ke Masyarakat

TARAKAN – Pembangunan tempat pengolahan sampah reuse reduce recycle (TPS3R)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .