MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 04 November 2018 14:50
Awasi Pemberlakuan Upah Minimum
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 8,03 persen tahun depan. Rencana kenaikan itu telah ditetapkan 1 November lalu.

Koordinator Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kalimantan Utara, Yulius mengatakan, penetapan UMP tentunya mengacu pada Undang-Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan dan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 107 tentang Dewan Pengupahan.

“Kita bersyukur tahun ini keberadaan dewan pengupahan Provinsi Kaltara sudah bekerja dengan baik, perwakilan pimpinan serikat buruh yang ada di Kaltara bersama perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah menyepakati kenaikan UMP 2019 mendatang,” ungkapnya, Sabtu (3/11).

Lanjutnya, kenaikan UMP di Kaltara telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah 78/2015. Di Pasal 44 ayat (2), kata dia, formula perhitungannya dilakukan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Gubernur menetapkan UMP telah sesuai dengan hasil rekomendasi dewan pengupahan provinsi. Nah, dengan ditetapkannya perhitungan ini menempatkan Kaltara di posisi 10 besar UMP se-Indonesia,” ujarnya.

Setelah UMP ditetapkan naik, yakni dari Rp 2,5 juta naik menjadi Rp 2,7 juta, pihaknya akan melakukan pengawasan, apalagi di tahun sebelumnya masih banyak perusahaan yang tidak mematuhi aturan kenaikan UMP yang sudah di sepakati oleh dewan pengupahan, yang notabene diisi oleh perwakilan pengusaha dalam hal ini Apindo dan buruh diwakili oleh serikat buruh atau serikat pekerja.

“Setelah ini juga akan ditetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK). Kami akan mengawasi penerapan atau pelaksanaannya, apalagi banyak perusahaan sering mengakali upah minimum yang sudah disepakati oleh dewan pengupahan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja Disnakertrans Kaltara, Asnawi mengungkapkan, besaran UMP mengacu pada Inpres Nomor 9/2013 tentang Penetapan Kebijakan Upah Minimum Dalam Rangka Keberlangsungan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan Pekerja.

“Ini dilakukan agar terpenuhinya kebutuhan hidup tenaga kerja yang disesuaikan kebutuhan hidup layak dan inflasi periode September tahun lalu hingga periode September tahun berjalan,” ujarnya. (*/isa/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 02:22

Gubernur Tegaskan Proyek Ini Desember Harus Selesai

TARAKAN – Menjelang akhir 2018, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menyempatkan waktu melakukan…

Kamis, 15 November 2018 10:33

Tambahan Jargas Sesuaikan Anggaran

TARAKAN – Dua program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk warga Tarakan,…

Kamis, 15 November 2018 10:15

Usul PLTS ke Wamen ESDM

TARAKAN – Kesempatan bertemu Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Arcandra Tahar,…

Rabu, 14 November 2018 12:35

Gubernur Jamin Ada Bagi Hasil

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima aset yang sebelumnya dikelola…

Rabu, 14 November 2018 12:32

Kaltara Jadi Perhatian Menteri PPPA

TARAKAN – Kalimantan Utara termasuk provinsi yang mendapatkan perhatian serius dari Kementerian…

Rabu, 14 November 2018 12:30

BNNP Waspadai Momentum Pergantian Tahun

TARAKAN – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara Brigjen Pol Ery Nursatari…

Selasa, 13 November 2018 11:30

Wajib Miliki Rekomendasi DPPP

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan mengeluarkan lagi sedikitnya 300…

Selasa, 13 November 2018 11:23

Kejar Target Pengesahan APBD

TARAKAN – Draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD…

Sabtu, 10 November 2018 14:54

Potensi PAD dari SBW Tak Bisa Tergarap

TARAKAN – Sejak beberapa tahun belakangan, usaha sarang burung walet (SBW) rumahan mulai menjamur…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami penurunan drastis di tahun ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .