MANAGED BY:
SABTU
17 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 03 November 2018 13:48
Tuntut Hukuman Setimpal

Aksi Bela Kalimat Tauhid

AKSI BELA TAUHID: Massa menggelar aksi damai di depan GTM, Jumat (2/11).

PROKAL.CO, TARAKAN – Aksi bela kalimat Tauhid juga dilakukan umat Islam di Tarakan, Jumat (2/11). Ini merupakan tindak lanjut dari kekecewaan terhadap insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang terjadi di Garut, Jawa Barat pada peringatan Hari Santri Nasional, Senin (22/10) lalu.

Ratusan massa melakukan longmarch dari halaman Masjid Al-Ma’arif, Kelurahan Selumit menuju Grand Tarakan Mall, sekira pukul 14.00 Wita, dengan menggunakan dan membawa atribut bertuliskan kalimat Tauhid. Ada juga massa yang membawa bendera merah putih.

Aksi berjalan damai dan tidak mangganggu lalu lintas. Sesampainya di GTM, massa hanya berorasi selama beberapa menit untuk menyampaikan tuntutan, lalu membubarkan diri dengan berjalan secara tertib menuju tempat berkumpul semula.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan menyebut ada raturan personel gabungan TNI/Polri yang diturunkan mengawasi aksi tersebut. “Kita mengamankan kurang lebih 300 personel,” ujarnya.

Massa sendiri meminta kepada Polri agar memproses hukum pelaku pembakaran bendera Tauhid. Sebab, menurut Julian, peserta aksi, perlakuan hukum terhadap pelaku pembakaran kalimat Tauhid dan pembawa bendera sangat timpang.

Sementara, menurut penilaiannya, cara yang dilakukan pelaku berpotensi memecah belah umat Islam di Indonesia. Karena itu, perlu diberikan ganjaran yang setimpal.

“Kalau kita dari aliansi umat Islam jelas. Di sini kami menitikberatkan bagaimana pelaku pembakaran kalimat Tauhid dihukum dengan seberat-beratnya,” tegasnya.

Julian juga menegaskan bahwa bendera yang dibakar bertuliskan kalimat Tauhid, tidak ada menuliskan kalimat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang telah dilarang pemerintah.

Terkait aksi pembakaran bendera Tauhid, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit mengimbau seluruh umat Islam untuk mematuhi kesepakatan yang dicapai antara pemerintah pusat dan pimpinan organisasi masyarakat Islam.

Dia juga meminta masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai persoalan ini bisa memecah belah umat. Karena bisa berpotensi masuknya ancaman dari luar negeri.

Menurutnya, sejak dulu sudah ada komitmen bahwa Pancasila menjadi dasar negara dan tidak ada tawar-menawar lagi. “Kita harus satu, karena kalau kita tidak bersatu, wah ini negara-negara luar senang untuk menghancurkan negara kita,” ujarnya. 

Namun, dia menegaskan bahwa dirinya tidak mempersoalkan digelarnya aksi bela Tauhid, karena menjadi hak setiap warga negara bebas menyampaikan pendapat yang dilindungi undang-undang. (mrs/fen)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 10:33

Tambahan Jargas Sesuaikan Anggaran

TARAKAN – Dua program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk warga Tarakan,…

Kamis, 15 November 2018 10:15

Usul PLTS ke Wamen ESDM

TARAKAN – Kesempatan bertemu Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Arcandra Tahar,…

Rabu, 14 November 2018 12:35

Gubernur Jamin Ada Bagi Hasil

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menerima aset yang sebelumnya dikelola…

Rabu, 14 November 2018 12:30

BNNP Waspadai Momentum Pergantian Tahun

TARAKAN – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara Brigjen Pol Ery Nursatari…

Selasa, 13 November 2018 11:23

Kejar Target Pengesahan APBD

TARAKAN – Draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APBD…

Sabtu, 10 November 2018 14:46

Kasus DBD Turun, MD Naik

TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Tarakan mengalami penurunan drastis di tahun ini…

Selasa, 06 November 2018 14:42

TNI AL Jajaki Pembangunan Hanggar

TARAKAN – Penambahan fasilitas pendukung akan dilakukan TNI AL di Tarakan. Salah satu fasilitas…

Senin, 05 November 2018 12:29

Tawarkan Warga Tarakan Ikut Program Transmigrasi

TARAKAN – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara Andi Muhammad Santiaji…

Minggu, 04 November 2018 14:50

Awasi Pemberlakuan Upah Minimum

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah memutuskan untuk menaikkan upah minimum…

Minggu, 04 November 2018 14:31

Tingkatkan Infrastruktur Dukung BUMDes

BADAN usaha milik desa (BUMDes) terus tumbuh, belakangan ini . Data yang dimiliki Dinas Pemberdayaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .